Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

52 Relawan PMI Pekalongan Siap Tanggap Cepat Pasca Pelatihan Basic Life Support

Lutfi Hanafi • Senin, 22 Desember 2025 | 22:38 WIB

FOTO BERSAMA - Usai menutup pelatihan Wawalkot Hj Balgis Diab berfoto Bersama peserta pelatihan Basic Life Support, pada Minggu sore (21/12/2025).
FOTO BERSAMA - Usai menutup pelatihan Wawalkot Hj Balgis Diab berfoto Bersama peserta pelatihan Basic Life Support, pada Minggu sore (21/12/2025).


RADARSEMARANG.ID, Pekalongan — Sebanyak 52 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan resmi menyelesaikan pelatihan Basic Life Support (BLS), yang dinilai mampu menguatkan kapasitas mereka dalam memberikan pertolongan pertama di berbagai situasi darurat.

Pelatihan ini ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab, pada Minggu sore (21/12/2025) di Kampus Institut Widya Pratama (Iwima), sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dan relawan dalam menghadapi kecelakaan atau bencana.

Baca Juga: Gerakan Ayah Ambil Rapor Dimulai, Wali Kota Pekalongan Turun Langsung

Pada kesempatan tersebut, Wawalkot Balgis Diab tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, tetapi juga harapan besar agar kemampuan yang baru diperoleh para relawan dapat diimplementasikan secara maksimal di lapangan.

Ia menegaskan, pelatihan Basic Life Support adalah bekal penting untuk memastikan respons relawan lebih tanggap, cepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi seperti kecelakaan lalu lintas, kondisi medis darurat, atau ketika tugas tanggap bencana perlu dijalankan dengan tepat.

Baca Juga: Perempuan di Pekalongan Ditemukan Tewas di Sungai Lodji, Saksi Mata Sempat Melihat Korban Lambaikan Tangan

“Dengan bekal pelatihan ini, saya berharap para relawan PMI mampu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menolong warga masyarakat yang membutuhkan pertolongan secara cepat dan tepat,” ujar Wawalkot Balgis.

Pelatihan kesiapsiagaan ini, menurut Wawalkot Balgis terasa semakin penting mengingat momentum akhir tahun yang kerap diwarnai perayaan Natal dan Tahun Baru, saat tingginya mobilitas warga rawan diikuti oleh peningkatan potensi kecelakaan maupun kejadian darurat lainnya.

Balgis menekankan bahwa relawan yang terlatih akan menjadi kekuatan vital dalam mendukung keamanan dan keselamatan masyarakat selama periode tersebut, sehingga berbagai kegiatan bisa berjalan lebih lancar dan kondusif.

Baca Juga: Petugas Damkar Pekalongan Digigit Ular Sanca 7 Meter, Alami 17 Luka Sobek di Tangan

Pada pelatihan kemarin, para relawan berseragam PMI menerima materi dan instruksi langsung dari pelatih. PMI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan antusias dan dedikasi tinggi demi kepentingan kemanusiaan di Kota Pekalongan.

Baca Juga: Bangun Tidur Dunia Sudah Tenggelam, Film The Great Flood Bikin Merinding

Selin materi teori, juga ada praktik yang diberikan kepada peserta. Yang mana, Basic Life Support mencakup teknik pertolongan pertama pada keadaan darurat medis seperti henti jantung, gangguan pernapasan, pendarahan hebat, hingga penanganan awal sebelum tenaga medis profesional tiba di lokasi kejadian.

Kemampuan seperti ini sangat krusial, terutama di wilayah yang rawan bencana atau pada kejadian tak terduga yang menuntut respons cepat.

Kegiatan pelatihan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian aksi PMI Kota Pekalongan dalam memperkuat jaringan relawan, meningkatkan koordinasi lintas instansi, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui pelatihan seperti BLS dan aktivitas sosial lainnya seperti donor darah, PMI berupaya memaksimalkan perannya sebagai lembaga kemanusiaan yang sigap, profesional, dan dekat dengan masyarakat. (han)

Editor : Baskoro Septiadi
#PELATIHAN #Tanggap #Kota Pekalongan #Basic Life Skill Training #Koordinasi #Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #palang merah indonesia (pmi) #Wawalkot Balgis #Pekalongan