Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perempuan di Pekalongan Ditemukan Tewas di Sungai Lodji, Saksi Mata Sempat Melihat Korban Lambaikan Tangan

Lutfi Hanafi • Senin, 22 Desember 2025 | 00:56 WIB

EVAKUASI - Tim gabungan saat evakaasi jenzah wanita diduga bunuh diri di sungai Lodji KOta Pekalongan, Minggu 921/12/2025).
EVAKUASI - Tim gabungan saat evakaasi jenzah wanita diduga bunuh diri di sungai Lodji KOta Pekalongan, Minggu 921/12/2025).


RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Sabtu pagi, (20/12/2025), Sungai Lodji di Kecamatan Pekalongan Utara mendadak menjadi pusat perhatian warga.

Di balik aliran air yang tampak tenang, tersembunyi sebuah peristiwa tragis yang diawali oleh lambaian tangan manusia dari tengah sungai.

Peristiwa kecelakaan air (laka air) itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.19 WIB. Dua orang saksi yang baru pulang dari pasar melihat sebuah mobil berhenti di atas jembatan Sungai Lodji.

Saat didekati, pengemudi mobil tersebut menyampaikan dugaan adanya orang tenggelam.

Baca JBaca Juga: Janji Ditepati! Denny Caknan Pasang WiFi Gratis di Pusat COD Ngawiuga: Sepekan, Samapta Polres Pemalang Tangani Percobaan Bunuh Diri hingga Anak Hilang

Para saksi kemudian menoleh ke arah sungai. Dari kejauhan, mereka melihat sebuah tangan melambai-lambai di permukaan air, sebelum akhirnya menghilang terseret arus.

Menyadari situasi darurat, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke PMI Kota Pekalongan.

Laporan warga itu menjadi awal dari operasi pencarian besar-besaran. Informasi diteruskan ke berbagai instansi terkait, termasuk unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, dan tim SAR lainnya.

Baca Juga: Wakapolri Turun Langsung ke Pamapta Polres Pemalang

Tak lama berselang, Tim SAR Gabungan dikerahkan ke lokasi. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Lodji yang memiliki kedalaman cukup ekstrim dan arus yang deras. Kondisi air sungai yang keruh turut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Seiring waktu berjalan, pencarian belum membuahkan hasil. Hingga Sabtu sore, korban belum ditemukan. Operasi kemanusiaan itu pun dilanjutkan hingga keesokan harinya.

Harapan sekaligus duka datang pada Minggu, (21/12/2025), dalam pembaruan laporan sekitar pukul 10.30 WIB, masyarakat menemukan sesosok jenazah mengapung di sungai, sekitar 100 meter ke arah timur dari titik awal korban diduga tenggelam.

Baca Juga: Pabrik Bangkit, Ribuan Buruh Pemalang Tersenyum Wong Hang Bersaudara Resmi Menjahit Harapan Baru

Sekitar pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dipindahkan ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Korban diketahui merupakan seorang perempuan berusia 41 tahun. Demi alasan etika dan kemanusiaan, identitas lengkap serta alamat korban tidak dipublikasikan.

Aparat masih mendalami latar belakang kejadian, termasuk dugaan korban menceburkan diri secara sengaja.

Dalam keterangannya, PMI Kota Pekalongan menyampaikan telah menjalankan seluruh prosedur penanganan secara maksimal.

Mulai dari menerima laporan awal, mendatangi lokasi kejadian, melakukan asesmen, koordinasi lintas instansi, hingga proses pemindahan korban ke rumah sakit.

PMI juga memobilisasi personil dari unsur pengurus, staf, KSR Unit Markas, serta KSR Unit Poltekkes. Selama proses penanganan, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

Sejumlah instansi terlibat dalam operasi kemanusiaan ini, di antaranya PMI Kota Pekalongan, USS Basarnas Pemalang, KP IX-1015 Ditpolairud Polda Jawa Tengah, BPBD Kota Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, Damkarmat Kota Pekalongan, serta unsur SAR lainnya.

Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, korban meninggal dunia akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Lebam mayat dan kondisi kulit yang melepuh mengindikasikan korban telah lama berada di dalam air.
 
Pihak kepolisian masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut. Namun, berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan hasil pemeriksaan awal, dugaan korban menceburkan diri secara sengaja menjadi salah satu fokus penyelidikan.
 
Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Miyardi, mengapresiasi peran masyarakat yang sigap melapor sehingga proses pencarian dapat segera dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat dan kerja keras seluruh tim SAR gabungan,” ujarnya.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kota Pekalongan #perempuan #Sungai Lodji #Polres Pekalongan Kota #Pekalongan #BUNUH DIRI #Sungai Loji