Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lewat Program BATIK, Kapolres Pekalongan Kota Jenguk Korban Ledakan Gas, Beri Santunan dan Pesan Keselamatan

Lutfi Hanafi • Kamis, 6 November 2025 | 16:12 WIB

 

BERSALAMAN - Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi bertemu perwakilan keluarga korban selamat kebakaran gas, pada Rabu (5/11/2025).
BERSALAMAN - Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi bertemu perwakilan keluarga korban selamat kebakaran gas, pada Rabu (5/11/2025).

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Suasana haru menyelimuti ruang perawatan Rumah Sakit Bendan, Rabu (6/11/2025) sore.

Di tengah suara alat medis yang berdenting pelan, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi tampak menyalami perwakilan keluarga korban selamat kebakaran akibat ledakan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program BATIK (Bersama Amanah, Tumbuhkan Infak Kamtibmas) — sebuah inisiatif sosial Polres Pekalongan Kota yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata dari kepolisian di tengah masyarakat.

 Baca Juga: Pekalongan Open Dancesport 2025, Ajang Bergengsi Para Penari Nasional Rebutkan Rp30 Juta

Dalam kunjungannya, Kapolres tidak datang sendiri. Ia didampingi jajaran pejabat utama dan tenaga medis dari RS Bendan. Selain memberikan tali asih dan bantuan kemanusiaan, Kapolres juga menyampaikan doa dan harapan agar para korban segera pulih.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga kepedulian. Polres Pekalongan Kota ingin hadir memberi manfaat bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar AKBP Riki Yariandi dengan nada empati.

 Baca Juga: Inovasi Humas Digital, Wali Kota Aaf Raih Penghargaan Nasional Top GPR Award 2025

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang telah merespons cepat penanganan korban. 

“Terima kasih kepada RS Bendan yang sigap menangani korban. Semoga korban selamat bisa segera sembuh dan beraktivitas seperti semula,” tambahnya.

Kapolres juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan gas LPG di rumah tangga.

“Jika mencium bau gas, segera matikan sumber api dan buka ventilasi udara. Jangan menyalakan peralatan listrik, karena satu percikan kecil bisa memicu ledakan,” tegasnya.

 Baca Juga: Inovasi Humas Digital, Wali Kota Aaf Raih Penghargaan Nasional Top GPR Award 2025

Pesan itu menjadi penting mengingat peristiwa tragis di Buaran Kradenan menelan korban jiwa. Sebuah kamar kos di Gang 1 RT 04 RW 01, Kelurahan Buaran Kradenan, hangus terbakar pada Minggu (2/11/2025) sore setelah gas bocor dan tersulut api.

Kebakaran itu menewaskan HA (4) di lokasi kejadian, sementara korban lainnya, FI (37) dan bayinya A (4 bulan), meninggal dunia saat dirawat di RSUD Bendan. Korban lainnya, HS (31), masih menjalani perawatan intensif.

 Baca Juga: Kota Pekalongan Gelar Mitigasi Banjir, Dari Evakuasi Hingga Dapur Umum

Program BATIK Polres Pekalongan Kota menjadi bukti nyata bahwa kepolisian kini tak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir secara humanis dalam duka masyarakat.

“Melalui program BATIK, kami terus berupaya hadir di setiap situasi — baik saat bencana, kecelakaan, maupun musibah lainnya. Ini komitmen kami untuk selalu bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat seperti ini pun menuai apresiasi warga. Banyak yang menilai tindakan tersebut bukan hanya bentuk empati, tetapi juga cerminan wajah polisi yang peduli dan dekat dengan rakyat. (han)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi #Polres Pekalongan Kota