RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Dalam rangka memperingati hari Guru Nasional 2023, Kepala Sekolah dan Guru TK di se-kota Pekalongan mengikuti seminar Upgrading Kepemimpinan Pembelajaran, di Gedung Olahraga Jetayu setempat, Rabu (22/11).
“Kegiatan ini, implementasi nyata gerakan brayan sinau, karena belajar bersama,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim.
Untuk itu, pada kegiatan kali ini ini menghadirkan 9 guru yang sudah lolos mengikuti program sekolah penggerak.
Yang mana mereka akan, menampilkan praktik bagaimana pola pembelajaran yang baik menurut kebijakan dari program Merdeka Belajar.
“Para guru penggerak ini, harapanny abisa mencerahakn 500 guru yang hadir,” serunya.
Zainul ingin seminar upgrading ini selain mampu mencerahkan kepala sekolah maupun guru yang belum yang hadir.
Baca Juga: Lamaran Ditolak, Pria di Magelang Nekat Tikam Wanita Idamannya
Juga bisa mengubah pola kepemimpinan saat ini. Sehingga tidak ada lagi miskonsepsi pengelolaan pendidikan anak usia dini termasuk TK.
Tidak ada lagi cara-cara pembelajaran yang kurang menyenangkan sebagaimana arah kebijakan kementerian.
“Harapanya juga, semoga bisa menguatkan pembelajaran menyenangkan dari pendidikan usia dini sampai SD kelas awal yaitu kelas 1 dan 2,” sambungnya.
Selain berkolaborasi dengan 9 guru penggerak, pihaknya juga menggandeng Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya dan Kepala bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan, Ahmad Husni sebagai narasumber.
Sementara itu, Inggit mengapresiasi seminar inisiasi IGTKI-PGRI ini, dengan kegiatan ini guru bisa berkumpul dan belajar bersama.
Dan berpesan kepada guru anak usia dini untuk tetap semangat dalam mendidik anak, selalu tebarkan sesuatu yang positif, memberikan contoh yang terbaik sebab anak usia dini belajar dengan proses mencontoh.
“Jadilah guru yang mencontohkan yang baik dan positif, harus bahagia, tidak ada kekerasan atau paksaan dalam mendidik anak,” tutupnya. (han)
Editor : Agus AP