RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Monumen Hoegeng resmi berdiri di Kota Pekalongan. Dibangun sebagai pengingat bagi anggota Polisi Republik Indonesia (Polri) dan masyarakat terhadap sosok Kapolri ke-5 Jenderal Hoegeng Iman Santoso, yang dikenal sebagai polisi paling berani dan jujur di Indonesia.
Diresmikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Laksamana TNI Yudo Margono, pada Sabtu (11/11).
Dimeriahkan Monolog Istri Hoegeng dari Teater Sogan. Serenadae dari siswa SMPN 6 Kota Pekalongan, serta live musik.
Untuk diketahui Monumen Jenderal Hoegeng Iman Santoso dibangun di area Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, tepatnya di depan pintu utama stadion.
Dengan tinggi patung 9 meter, tinggi total 14 m dengan dasarnya, Panjang 3 meter dan lebar 3 meter.
Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengucapkan terimakasih kepala Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, atas inisiasi pembangunan Monumen Jendral Hoegeng ini.
Karena Hoegeng lahir, sekolah hingga awal karir awal sebagai polisi di kota Pekalongan.
Kota Pekalongan, sebut Walikota banyak mendapat berkah, setelah sebelumnya juga didirikan Monumen Juang Rakyat Pekalongan, kini diberikan lagi Monumen Hoegeng.
"Saya berharap, monumen ini bisa menjadi ikon Kota Pekalongan pada khususnya dan Jawa Tengah serta Indonesia pada umumnya," ucapanya.
Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengatakan bahwa tidak mudah menjadi seorang jenderal Hoegeng Imam Santoso, akan tetapi sebagai generasi muda, anggota Polri akan senantiasa meneladani Jenderal Hoegeng.
“Dan kami tentunya berdoa ke depan saat ini di hari-hari yang akan datang akan lahir Hoegeng Hoegeng baru,” ucapnya. (han)
Editor : Agus AP