RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Festival Literasi Pekalongan 2023 dengan tema Merajut Mimpi dalam Sebuah Karya resmi dibuka oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, pada Senin (18/9) di Halaman Lapangan Mataram Kota Pekalongan.
Tidak hanya sekedar menghadirkan toko buku, festival tersebut turut suguhkan aneka kuliner hingga lomba-lomba kreativitas antarpelajar di Kota Pekalongan.
“Seluruh kegiatan kami kemas sebagai serangkaian acara, dalam rangka mendongkrak nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM),” ucap kata Kepala Dinarpus, Soeroso melalui kabid perpustakaan, Ismanto, Selasa (19/9).
Kegiatan yang diinisiasi pemerintah Kota Pekalongan melalui melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) bersama seluruh instansi terkait, akan berlangsung selama satu minggu.
Mulai Senin (18/9) hingga Minggu (24/9), selama sepekan ini berlangsung guna membangun kegemaran membaca dan budaya literasi masyarakat.
Turut hadir dalam membuka acara Festival Literasi Pekalongan 2023, Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid.
Walikota Pekalongan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Festival Literasi yang menurutnya paling besar dan spektakuler diadakan Dinarpus kota Pekalongan hingga sepekan ke depan.
"Kegiatan terkait literasi akan kita gabungkan di antaranya gerakan ayo membaca, pameran buku, roadshow literasi, transformasi berisik inklusi sosial," jelasnya.
Pada festival kali ini ada 45 stand dari berbagai kota yang memamerkan keunggulan masing-masing.
Ada 40 stand multi produk dan 105 stand kuliner, 10 stand OPD/Sekolah/Perpustakaan Masyarakat, yang nantinya akan berlangsung selama sepekan sejak tanggal 18 hingga 24 September 2023.
Juga akan diisi berbagai kegiatan seperti Talkshow Bunda Literasi, Talkshow Bahasa Isyarat untuk para pimpinan OPD.
Ada juga Kegiatan Ayo Membaca yang diikuti 1.000 pelajar, hingga pelatihan merajut dan pelatihan membuat minuman aneka kekinian untuk karang taruna.
Selain itu, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat umum ada juga untuk para saudara difabel.
Seperti stan bahasa isyarat. Serta ada talkshow dari Bunda PAUD, live music, pelatihan kerajinan hingga aneka perlombaan antarpelajar. Yang mana, dari tingkat TK, SD, SMA dan umum.
“Semua lomba intinya yang mengarah pada peningkatan minat baca dan literasi,” tandasnya. (han)
Editor : Agus AP