RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN–Kini anak sekolah hingga masyarakat umum bisa belajar menanam aneka sayuran dan ternak magot di Kawasan Eduwisata Kebun Pinggir Kali Setu (Pilkatu) di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.
“Di tempat kami, masyarakat dan pelajar bisa mengenal berbagai macam jenis tanaman sayuran pangan, hingga ternak magot,” kata Lurah Jenggot Muhammad Fathoni Senin (11/9/2023).
Dijelaskan lebih lanjut, kawasan Pilkatu ini meliputi lahan seluas 700 meter persegi. Kini mulai ditanami berbagai jenis sayuran pangan, pohon alpukat, dan lainnya. Program ini akan bersinergi dengan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R) setempat untuk pengenalan budidaya magot.
Fathoni mengungkapkan, kebun Pilkatu akan dikerjakan secara bertahap pada tahun 2023 ini. Sembari menunggu musim hujan tiba. Pasalnya, untuk musim kemarau seperti ini cukup menghambat dalam penyiraman tanaman, karenanya minimnya air.
Nantinya untuk kebun sayuran akan dikelola oleh TP-PKK, Forum Kelurahan Siaga Sehat (FKSS), dan Kelompok Tani Kelurahan Jenggot. Sedangkan budidaya pohon alpukat dikelola oleh Kelurahan Jenggot.
Karena lokasinya dekat TPS-3R Jenggot yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Berkah Lestari, di lokasi itu juga mengembangkan budidaya magot. Karena itu, disinergikan. “Budidaya magot juga ada hasilnya berupa pupuk organik kasgot untuk pupuk sayuran di Kebun Pilkatu. Tentu ada siklus di dalamnya," terangnya.
Ke depan pihaknya akan menggandeng sejumlah sekolah di Kota Pekalongan untuk turut berkunjung di kebun ini. Dalam rangka pengenalan cara bercocok tanam aneka jenis sayuran dan pohon serta budidaya magot yang hasilnya sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla