RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN–Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Gerakan #BrayanSinau Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Hal ini sebagai upaya melakukan adaptasi dalam mendidik Generasi Z saat ini.
“Anak-anak gen Z saat ini berbeda dengan anak-anak di era sebelumnya. Semuanya harus beradaptasi,” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat peluncuran Gerakan #BrayanSinau IKM Senin (14/8/2023).
Pada kesempatan ini sekaligus dilakukan penandatanganan komitmen oleh para pemangku kepentingan. #Brayan Sinau merupakan suatu kegiatan yang menggerakkan pendidik di Kota Batik untuk terus belajar. Serta memperkaya kompetensi supaya IKM di seluruh satuan pendidikan yang ada, agar bisa terlaksana lebih baik.
“Mudah-mudahan ke depan bisa berjalan lebih baik lagi dan program #Brayan Sinau ini bisa berjalan maksimal,” lanjut wali kota.
Turut hadir dalam peluncuran kemarin, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zaenul Hakim, dihadiri pula segenap perwakilan kepala sekolah, dan insan pendidikan di Kota Pekalongan.
Wali kota menilai, selama ini Dinas Pendidikan sudah on the track terkait program-program peningkatan kualitas pendidikan yang dijalankan dan berimbas positif pada perolehan sejumlah penghargaan khususnya terkait Implementasi Merdeka Belajar.
Kemudian, disusul dengan Launching #Brayan Sinau, sebagai wujud implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Ini sekaligus sebagai upaya pemerintah menyiapkan Indonesia Emas 2045. Pada program ini, bukan hanya murid-murid yang belajar dan menambah ilmu, namun guru-guru selaku pendidik juga dituntut menimba ilmu untuk menyesuaikan proses belajar mengajar zaman sekarang. “Saat ini tidak murid saja yang dituntut belajar, pendidik juga harus belajar," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zaenul Hakim menuturkan, gerakan ini menyasar lima kelompok sasaran melalui Inwal nomor 6 tahun 2023. Yakni Dinas Pendidikan, Forum/Organisasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Lembaga Penyelenggara Pendidikan, Kepala Satuan Pendidikan, dan Dinas Kominfo. Usai launching, para peserta menyusun action plan untuk rencana tindak lanjut sesuai kompetensi dan komunitas masing-masing dari pelaksanaan Inwal ini.
"Harapannya, #Brayan Sinau ini bisa segera efektif terimplementasi di semua jenjang satuan pendidikan maupun stakeholder terkait," tutupnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla