Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Meriah, Masyarakat Terkesan PBN 2022

Agus AP • Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:32 WIB
Penyanyi Salsa Bintang saat menutup kemeriahan PBN 2022 di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan, pada Minggu malam (9/10). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
Penyanyi Salsa Bintang saat menutup kemeriahan PBN 2022 di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan, pada Minggu malam (9/10). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pekan Batik Nusantara (PBN) 2022 ditutup dengan semarak oleh penyanyi Salsa Bintang pada Minggu (9/10) malam. Event akbar untuk mengangkat eksistensi produk lokal, itu berlangsung meriah dan berhasil meninggalkan kesan bagi masyarakat Kota Batik.

Gelaran tahun ini memang lebih meriah dari tahun sebelumnya. Apalagi dua tahun terakhir absen digelar karena pandemi. Acara semakin meriah karena menyajikan berbagai komoditas. Tidak hanya batik saja, tapi juga kuliner, produk UMKM, wahana hiburan anak hingga panggung hiburan musik.

Wah kami sangat senang sekali ada hiburan seperti ini, terkesan dengan aneka hiburan yang ada,” ucap Fatoni warga Panjang Baru, Pekalongan Utara, Minggu malam (9/10).

Menurutnya, event PBN ini akan membuat Kota Pekalongan semakin dikenal publik. Selain itu, batik juga akan semakin diminati. Karena batik-batik yang dijual juga kekinian, sesuai tren anak muda. “Dari dulu orang tidak mengenal batik, bahkan tidak mengenakan batik, kini batik jadi lebih populer,” serunya.

Fatoni yang datang bersama keluarga sangat menikmati suasana PBN kali ini. Karena tidak melulu tentang batik. Stan-stan kuliner di kawasan lapangan Jatayu menjadi lokasi favorit. Banyak kuliner mak nyusss yang ditawarkan. Dari menu tradisional hingga kekinian. “Pokoknya seru banget PBN ini, ditambah ada hiburan musik gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih yang mewakili Wali kota menutup acara tersebut mengatakan, PBN tahun ini bisa dibanggakan. Karena pertama kali Pemerintah Kota Pekalongan bekerja sama dengan event organizer (EO). Dan event ini tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Alhamdulillah acara lancar. Ke depan berharap dapat bersinergi lagi menggelar kegiatan yang sama, namun lebih meriah,” ucapanya.

Menurut Sekda, antusias masyarakat untuk datang ke PBN luar biasa. Terbukti, selama digelar dari 5 hingga 9 Oktober pengunjungnya ramai, antusias. Tidak hanya di lokasi pameran batik saja, di kawasan pameran UMKM, hingga kuliner banyak pengunjungnya. Selain pengunjung puas, pemilik stan juga puas produknya laris.

"Harapan kami ke depan banyak event lainnya yang digelar. Agar bisa menggerakkan roda ekonomi pasca pandemi,” tandasnya. (han/zal) Editor : Agus AP
#PBN #Pekan Batik Nusantara