RADARSEMARANG.ID - Jika anda memiliki budget Rp60 jutaan dan membutuhkan mobil keluarga yang tidak mudah mentok saat melewati jalan berlubang?
Daihatsu Taruna bekas bisa masuk dalam list yang bisa dipertimbangkan. SUV lawas ini menawarkan ground clearance relatif tinggi dan kabin hingga tujuh penumpang pada varian tertentu. Namun, sebelum membeli, ada beberapa hal yang perlu diperiksa, mulai dari kondisi mesin hingga ketersediaan suku cadang.
Daihatsu Taruna pertama kali hadir di Indonesia pada 1999 ini menawarkan posisi duduk tinggi, ground clearance relatif tinggi, serta kabin yang dapat menampung hingga tujuh penumpang pada varian tertentu.
Baca Juga: Xenia 2008 vs 2010 Bekas, Mana yang Lebih Masuk Akal dengan Dana Rp70 Juta?
Meski sudah tidak diproduksi sejak 2006, Daihatsu Taruna masih ditemukan di pasar mobil bekas.
Sejumlah unit tahun 2000–2003 ditawarkan di kisaran Rp50 juta hingga Rp70 jutaan, tergantung varian dan kondisi kendaraan. Bahkan, terdapat penawaran Taruna tahun 2003 sekitar Rp62,9 juta.
Namun, apakah mobil ini masih cocok untuk keluarga pada 2026? Jawabannya bergantung pada kebutuhan pengguna dan kondisi unit yang akan dibeli.
1. Harga Daihatsu Taruna Bekas Rp60 Jutaan, Tahun Berapa yang Layak Diburu?
Dengan anggaran Rp60 jutaan, calon pembeli dapat mulai mencari Daihatsu Taruna produksi sekitar 2000–2003.
Taruna generasi awal hadir dalam keluarga C-Series, dengan pilihan tipe seperti CL, CX, dan CSX. Selanjutnya, muncul F-Series dan varian lain dengan perbedaan desain bodi, mesin, serta konfigurasi kabin.
Sebagai gambaran pasar, berikut contoh penawaran yang ditemukan:
- Taruna tahun 2000 bermesin 1.600 cc ditawarkan sekitar Rp50 juta.
- Taruna tahun 2002 bermesin 1.500 cc injeksi ditawarkan sekitar Rp60 juta.
- Taruna tahun 2003 bermesin 1.500 cc injeksi ditawarkan sekitar Rp62,9 juta.
Harga tersebut merupakan contoh iklan, bukan harga transaksi pasti. Kondisi kendaraan, riwayat servis, lokasi penjualan, dan kelengkapan dokumen dapat membuat harga berbeda.
Jika memiliki anggaran Rp60 juta, jangan menghabiskan seluruh dana untuk harga mobil. Sisakan dana untuk servis awal, pemeriksaan kaki-kaki, sistem pendingin, dan komponen lain yang sudah menua.
Baca Juga: Ini 5 Mobil Bekas Masih Layak untuk Keluarga dengan Harga Rp70 Jutaan
2. Ground Clearance Tinggi, Cocok untuk Jalan Tidak Rata?
Salah satu daya tarik Daihatsu Taruna adalah jarak bodi ke tanah yang relatif tinggi dibandingkan banyak mobil keluarga biasa.
Sejumlah sumber otomotif mencantumkan ground clearance Taruna sekitar 200–225 mm, bergantung pada varian dan acuan spesifikasi. Angka tersebut sebaiknya tidak dianggap seragam untuk semua unit.
Ground clearance yang tinggi bermanfaat ketika mobil melewati jalan berlubang, permukaan berbatu, polisi tidur, atau jalan dengan permukaan tidak rata.
Bagi keluarga yang tinggal di daerah dengan akses jalan belum sepenuhnya mulus, karakter tersebut bisa menjadi keunggulan tersendiri.
Namun, ground clearance tinggi tidak berarti Taruna bebas melewati segala medan. Kondisi ban, suspensi, beban kendaraan, dan keterampilan pengemudi tetap menentukan kemampuan mobil.
Taruna juga bukan kendaraan yang otomatis aman menerjang genangan dalam. Kedalaman air, posisi saluran masuk udara, kondisi kelistrikan, dan arus air harus dipertimbangkan. Sebaiknya hindari menerobos banjir yang kedalamannya tidak diketahui.
3. Kabin Daihatsu Taruna, Cukup untuk Keluarga?
Taruna dirancang sebagai SUV keluarga dengan bodi yang relatif ramping. Pada varian tertentu, konfigurasi kabinnya menyediakan tiga baris tempat duduk dengan kapasitas hingga tujuh orang.
Keunggulan ini membuat Taruna bisa dipertimbangkan untuk aktivitas keluarga, seperti perjalanan harian, mengantar anak, atau bepergian ke luar kota.
Meski demikian, kenyamanan baris ketiga tidak bisa disamakan dengan MPV modern. Ruang kaki, akses masuk, kondisi jok, dan posisi duduk harus diperiksa langsung.
Sebelum membeli, ajak anggota keluarga untuk mencoba duduk di seluruh baris. Periksa pula apakah ruang bagasi masih memadai ketika semua kursi digunakan.
Jika keluarga sering membawa tujuh penumpang sekaligus beserta banyak barang, kebutuhan ruang kabin perlu menjadi pertimbangan utama.
Mobil dengan kapasitas tujuh orang belum tentu menyediakan ruang bagasi besar ketika semua kursi terisi.
4. Bagaimana Konsumsi BBM Daihatsu Taruna?
Daihatsu Taruna hadir dengan pilihan mesin bensin, termasuk mesin 1.500 cc dan 1.600 cc pada sejumlah varian. Sistem bahan bakarnya berbeda menurut tahun dan tipe, mulai dari karburator hingga injeksi.
Konsumsi BBM aktual dipengaruhi kondisi mesin, sistem bahan bakar, transmisi, beban penumpang, dan rute perjalanan.
Sebuah ulasan otomotif lawas menyebut konsumsi Taruna sekitar 10 km/liter di dalam kota dan 13 km/liter di luar kota. Angka tersebut hanya gambaran dari pengalaman yang dilaporkan, bukan hasil pengujian standar untuk seluruh varian.
Karena usia kendaraan sudah cukup tua, calon pembeli sebaiknya tidak langsung menganggap konsumsi BBM unit yang ditemukan akan sama dengan angka tersebut.
Periksa kondisi busi, filter udara, sistem bahan bakar, sensor injeksi pada varian terkait, serta kondisi ban. Pada mesin karburator, perhatikan kestabilan putaran mesin dan respons akselerasi.
Jika efisiensi BBM menjadi prioritas utama, bandingkan Taruna dengan MPV bermesin lebih kecil sebelum mengambil keputusan.
5. Apakah Suku Cadang Daihatsu Taruna Masih Mudah Dicari?
Ketersediaan suku cadang menjadi salah satu alasan Taruna masih layak dipertimbangkan. Daihatsu menyebut komponen Taruna relatif mudah ditemukan dan perawatannya cukup mudah dilakukan di bengkel yang memahami model tersebut. <Cite refs={["turn681096search0","
Untuk komponen servis rutin, calon pemilik umumnya dapat mencari oli, filter, busi, komponen rem, dan sejumlah bagian kaki-kaki melalui toko suku cadang atau bengkel spesialis.
Namun, situasinya berbeda untuk komponen tertentu yang khusus untuk model lama, seperti bagian interior, panel bodi, trim, atau komponen tertentu dari sistem mekanisnya.
Ketersediaan dan harga juga dapat berbeda antardaerah. Komponen aftermarket atau bekas mungkin tersedia, tetapi kualitasnya harus diperiksa.
Sebelum membeli, tanyakan kepada bengkel setempat mengenai ketersediaan komponen yang berpotensi dibutuhkan pada varian Taruna yang diincar. Langkah ini membantu mengurangi risiko kendaraan lama terparkir lama hanya karena menunggu suku cadang.
6. Kelemahan Daihatsu Taruna yang Perlu Dipahami
Meski menawarkan beberapa kelebihan, Taruna bukan tanpa kekurangan.
Konsumsi BBM bergantung pada kondisi kendaraan. Mesin berkapasitas 1.500–1.600 cc tidak otomatis hemat, terutama jika mobil digunakan di tengah kemacetan atau membawa beban penuh.
Karakter pengendalian mobil lawas. Posisi bodi yang relatif tinggi dapat membuat gerakan bodi terasa lebih besar saat bermanuver. Pengemudi sebaiknya menghindari kecepatan tinggi saat menikung.
Suara mesin dan gardan. Pada unit tertentu, suara mesin atau dengung gardan bisa terasa hingga kabin. Bunyi yang tidak wajar perlu diperiksa mekanik sebelum pembelian.
Usia komponen. Karet-karet, selang, suspensi, sistem pendingin, dan komponen kelistrikan mungkin sudah mengalami penurunan kondisi akibat usia kendaraan.
Fitur keselamatan lebih sederhana. Jangan mengharapkan kelengkapan keselamatan setara mobil keluarga modern. Periksa kondisi sabuk pengaman, sistem rem, ban, dan struktur bodi dengan teliti.
Kekurangan tersebut tidak otomatis membuat Taruna tidak layak dibeli. Namun, calon pemilik harus memahami karakter mobil lawas dan menyiapkan anggaran perawatan yang sesuai. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi