Yamaha Alfa vs Honda Astrea Grand, Mana yang Lebih Jadi Idola di Era 90-an?

Sulistiono • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:05 WIB
Yamaha Alfa dan Astrea Grand pernah bersaing ketat merebut hati masyarakat di era tahun 1990an. (ai/Sulistiono)
Yamaha Alfa dan Astrea Grand pernah bersaing ketat merebut hati masyarakat di era tahun 1990an. (ai/Sulistiono)

 

RADARSEMARANG.ID - Jauh sebelum serbuan motor matic menyerbu pasar motor Indonesia, motor bebek pernah menjadi rajanya jalanan di Indonesia, baik motor bebek 2Tak maupun 4Tak di era tahun 1990an. 

Yamaha Alfa dan Honda Astrea Grand adalah dua nama motor bebek yang menjadi dua nama yang cukup melekat dalam ingatan masyarakat pada saat itu. 

Bagi yang tumbuh pada era 1990-an, melihat Yamaha Alfa atau Honda Astrea Grand melintas di jalan mungkin merupakan pemandangan sehari-hari. Keduanya sama-sama motor bebek, sama-sama berkapasitas sekitar 100 cc, tetapi memiliki karakter yang sangat berbeda.

Yamaha Alfa datang dengan mesin 2-tak yang menawarkan karakter responsif dan suara khas. Sementara Honda Astrea Grand mengandalkan mesin 4-tak yang dikenal sederhana, irit, dan cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga.

Lantas, mana yang lebih menjadi idola pada zamannya? Jawabannya ternyata tidak sesederhana memilih salah satu.

Baca Juga: Mengenang Yamaha Alfa, Motor Bebek 2-Tak yang Bikin Kangen Era 90-an”

Yamaha Alfa, Bebek 2-Tak dengan Karakter Sporty

Yamaha Alfa mulai hadir di Indonesia pada akhir 1980-an dan kemudian memiliki beberapa pengembangan serta varian. Model ini menjadi salah satu motor bebek Yamaha yang berhadapan dengan kompetitor 2-tak pada era tersebut. Salah satu daya tarik utamanya tentu berasal dari mesin 2-tak.

Karakter mesin seperti ini membuat Yamaha Alfa memiliki sensasi berkendara yang berbeda. Tarikan terasa lebih spontan dan suara mesin 2-taknya memberikan identitas yang sulit disamakan dengan motor bebek 4-tak.

Bagi anak muda pada masa itu, karakter seperti ini menjadi daya tarik tersendiri.

Yamaha Alfa bukan sekadar kendaraan untuk pergi bekerja atau berbelanja. Motor ini juga punya citra yang lebih dekat dengan anak muda yang menginginkan motor bebek dengan karakter lebih sporty.

Tidak mengherankan jika Yamaha Alfa kemudian menjadi salah satu nama yang masih sering disebut ketika membicarakan motor bebek 2-tak era 1990-an.

Honda Astrea Grand, Motor Bebek untuk Semua Kalangan

Di sisi lain, ada Honda Astrea Grand. Motor ini menggunakan mesin 4-tak sekitar 97 cc dan transmisi empat percepatan. Generasi awalnya dikenal dengan desain sederhana dan fungsional.

Berbeda dengan Yamaha Alfa yang memiliki karakter 2-tak, Astrea Grand lebih mengutamakan kepraktisan.

Motor ini cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan. Pergi bekerja, mengantar anak sekolah, berbelanja, hingga perjalanan sehari-hari bisa dilakukan dengan motor tersebut.

Karakter inilah yang membuat Astrea Grand begitu dekat dengan masyarakat. Bahkan hingga sekarang, Astrea Grand masih memiliki penggemar tersendiri. Kelangkaan unit yang masih orisinal dan kondisi bagus juga membuat motor ini menarik bagi penghobi motor klasik.

Baca Juga: Makin Ramai, Yamaha Luncurkan NVX 155, Gendong Mesin 155cc Plus Teknologi Canggih

Sama-Sama Bebek 100 Cc, Tetapi Beda Karakter

Kalau keduanya ditempatkan berdampingan, perbedaannya cukup jelas.

Bagian Yamaha Alfa Honda Astrea Grand
Konsep Bebek 2-tak Bebek 4-tak
Karakter Ringan dan responsif Halus dan praktis
Mesin Sekitar 100 cc 97,1 cc
Transmisi 4-percepatan 4-percepatan
Daya tarik Sensasi mesin 2-tak Irit dan fungsional
Sasaran pengguna Lebih dekat dengan anak muda Keluarga dan pengguna harian
Daya tarik sekarang Nostalgia dan kelangkaan Nostalgia, orisinalitas dan koleksi

Angka dan detail dapat berbeda menurut tahun serta varian masing-masing motor, sehingga tabel ini sebaiknya dibaca sebagai gambaran umum, bukan perbandingan satu tahun produksi tertentu.

Mana yang Lebih Irit?

Untuk urusan konsumsi bahan bakar, karakter 4-tak Honda Astrea Grand menjadi salah satu alasan motor ini begitu dikenal.

Sejumlah sumber menyebut Astrea Grand sebagai motor yang terkenal irit. Bahkan ada klaim konsumsi yang sangat tinggi dalam kondisi pengujian tertentu, tetapi angka tersebut tidak bisa begitu saja dianggap sebagai konsumsi harian semua pengguna.

Yamaha Alfa dengan mesin 2-tak memiliki karakter berbeda. Selain bensin, mesin 2-tak juga membutuhkan oli samping.

Jadi jika pembahasannya adalah kendaraan harian yang mengutamakan efisiensi dan kesederhanaan penggunaan, karakter Astrea Grand lebih sesuai.

Kalau Soal Performa?

Di sinilah Yamaha Alfa punya daya tarik tersendiri. Mesin 2-tak memberikan respons yang berbeda ketika gas dibuka. Sensasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa motor bebek 2-tak memiliki penggemar fanatik.

Pada era tersebut, motor 2-tak seperti Yamaha Alfa juga bersaing dengan motor bebek 2-tak lainnya, termasuk Suzuki. Sementara Honda memilih mempertahankan jalur 4-tak pada segmen bebeknya.

Jadi, bagi pengguna yang mengejar sensasi berkendara, Yamaha Alfa memiliki daya tarik yang berbeda.

Mana yang Lebih Jadi Idola Era 90-an?

Kalau pertanyaannya adalah mana yang lebih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat luas, Honda Astrea Grand punya cerita yang sangat kuat.

Motor ini dikenal sebagai kendaraan yang praktis dan digunakan oleh berbagai kalangan. Bahkan sumber-sumber otomotif dan komunitas motor klasik masih menggambarkan Astrea Grand sebagai salah satu motor bebek yang sangat populer pada masanya.

Namun, kalau pertanyaannya berubah menjadi mana yang lebih punya karakter dan sensasi khas, Yamaha Alfa tentu punya tempat tersendiri.

Suara mesin 2-tak, respons gas, bentuk motor, serta citranya sebagai motor anak muda membuat Alfa memiliki penggemarnya sendiri.

Bahkan menariknya, sebuah laporan RRI mengenai tren motor klasik menyebut Yamaha Alfa pernah ikut membuat harga Astrea Grand turun ketika motor bebek 2-tak sedang kembali diminati, sebelum kemudian Astrea Grand kembali naik daun.

Kini Keduanya Sama-Sama Menjadi Motor Nostalgia

Puluhan tahun berlalu, pemandangan jalanan Indonesia sudah berubah total.

Motor matik kini mendominasi. Mesin injeksi menggantikan karburator. Panel digital, lampu LED, dan berbagai fitur elektronik menjadi hal biasa.

Namun Yamaha Alfa dan Honda Astrea Grand tetap memiliki sesuatu yang tidak dimiliki motor modern: cerita masa lalu.

Ada orang yang mengingat Alfa sebagai motor pertamanya. Ada pula yang mengenang Astrea Grand sebagai motor milik ayah atau ibunya ketika masih muda.

Bagi sebagian orang, suara mesin 2-tak Yamaha Alfa mungkin membawa kembali ingatan tentang masa sekolah dan nongkrong bersama teman.

Sementara suara mesin Astrea Grand bisa mengingatkan pada motor keluarga yang setiap pagi digunakan untuk bekerja. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
MotorBebek AstreaGrand YamahaAlfa MotorTahun90an otomotif