RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wakil Wali Kota Semarang sekaligus Pembina Komunitas Mobil Semarang (Kosmos), Izwar Aminudin, mendorong komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi. Kosmos juga diharapkan aktif membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai ketertiban berlalu lintas.
Hal tersebut disampaikan Izwar saat menghadiri kegiatan GIIAS X Kosmos Community Meet Up 2026 di Muladi Dome, Jumat (2/10/2026). Menurutnya, keberadaan komunitas otomotif memiliki peran penting karena aktivitas mereka berkaitan langsung dengan penggunaan jalan raya.
Jalan adalah sarana publik yang sangat dibutuhkan masyarakat. Banyak hal yang terkadang membuat kemudian terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” ungkapnya, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (2/10/2026).
Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas dinilai penting untuk terus dilakukan. Kosmos, kata dia, selama ini turut membantu pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
“Edukasi dan sosialisasi ini banyak dilakukan teman-teman Kosmos agar kemudian kita taat aturan, tertib di jalan raya,” katanya.
Izwar menegaskan, Kosmos diharapkan terus terlibat dalam berbagai kegiatan positif. Tidak hanya berkaitan dengan otomotif, tetapi juga menyampaikan informasi penting yang dibutuhkan masyarakat.
“Apapun itu, teman-teman Kosmos insyaallah akan selalu terlibat di dalam kegiatan-kegiatan positif dan informasi-informasi penting yang harus disampaikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Izwar juga mengapresiasi kolaborasi Kosmos dengan GIIAS Semarang. Menurutnya, keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam memeriahkan pameran otomotif sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan Kosmos tetap dipercaya sebagai komunitas yang mampu mengelola kegiatan secara profesional.
“Harapannya Kosmos tetap menjadi sebuah komunitas yang saling kompak, menjaga kerukunan, untuk kita sama-sama membangun Semarang yang kita cinta,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Kosmos Adi Baskara Perwira, yang akrab disapa Bara, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan otomotif yang digelar dalam rangkaian GIIAS Semarang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi.
“Kita sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif untuk otomotif seperti ini, karena ini juga untuk menyalurkan hobi para pecinta otomotif, seperti drag race, slalom, ataupun drifting,” jelasnya.
Menurut Bara, keberadaan wadah seperti GIIAS juga membantu mengarahkan aktivitas otomotif agar tidak dilakukan sembarangan dan mengganggu masyarakat.
Ia mencontohkan aktivitas rev engine yang terkadang dilakukan pecinta otomotif di tempat umum. Dengan adanya kegiatan resmi dan tempat yang disediakan, hobi tersebut dapat disalurkan secara lebih terarah.
“Kalau tidak di acara GIIAS, biasanya pecinta otomotif melakukan rev engine di sembarang tempat. Itu mengganggu. Kalau di tempat ini ada tempatnya, jadi mereka tidak sembarangan di tempat lain,” ujarnya.
Bara menambahkan, Kosmos telah empat tahun dipercaya menjadi community partner GIIAS. Dalam kolaborasi tersebut, Kosmos berperan menggandeng komunitas otomotif untuk menghadirkan kegiatan positif selama pameran berlangsung.
Salah satu kegiatan yang digelar yakni fun contest mobil. Dalam kontes tersebut, mobil-mobil modifikasi milik anggota komunitas dipamerkan kepada pengunjung GIIAS.
“Tidak ada kelas spesifik seperti yang kita adakan sebelumnya. Ini hanya memamerkan mobil atau show off mobil modifan teman-teman untuk disaksikan pengunjung GIIAS,” jelasnya.
Berbeda dengan kontes pada umumnya, penilaian dalam kegiatan tersebut tidak menggunakan juri. Penghargaan ditentukan berdasarkan pilihan atau rating dari para pengunjung yang menyaksikan pameran.
“Untuk nominasi penghargaan ada Best GIIAS 1, 2, dan 3 serta Best Kosmos 1, 2, dan 3. Itu dari rating penonton yang melihat,” pungkasnya.
Editor : Miftahul A’la