Honda vs Yamaha, Mana yang Paling Irit BBM? Ini Perbandingan Motor Matic 2026

Sulistiono • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 12:16 WIB
Ilustrasi : Dua pabrikan besar motor ini mana yang motornya paling irit, Honda atau Yamaha?. ( ai/Sulistiono)
Ilustrasi : Dua pabrikan besar motor ini mana yang motornya paling irit, Honda atau Yamaha?. ( ai/Sulistiono)

 

RADARSEMARANG.ID - Honda atau Yamaha yang lebih irit bensin? Sejumlah motor matic 2026 punya konsumsi BBM sekitar 58-60 km/liter, bahkan ada hasil pengujian yang menembus 60 km/liter.

Honda vs Yamaha kembali menarik perhatian ketika membahas motor matic yang hemat bahan bakar.

Kedua merek memiliki sejumlah skutik dengan konsumsi BBM yang berada di kisaran 58-60 km per liter, bahkan ada hasil pengujian tertentu yang lebih tinggi.

Bagi konsumen yang menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari, angka konsumsi BBM tentu menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli.

Lantas, bagaimana perbandingan motor matic Honda dan Yamaha pada 2026?

Baca Juga: 5 Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km/Liter

Honda BeAT dan Scoopy

Dari kubu Honda, BeAT menjadi salah satu skutik dengan catatan konsumsi BBM tinggi.

Berdasarkan data yang dipublikasikan Astra Honda Motor, Honda BeAT memiliki konsumsi bahan bakar hingga 60,6 km/liter dengan metode pengujian ECE R40 dan fitur Idling Stop System (ISS) aktif.

Angka tersebut juga diberitakan sebagai salah satu catatan efisiensi BeAT terbaru.

Sementara itu, Honda Scoopy tercatat sekitar 59 km/liter berdasarkan pengujian ECE R40 dengan ISS aktif.

Kedua motor tersebut menggunakan mesin sekitar 110 cc dan menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan.

Yamaha Grand Filano dan Fazzio

Yamaha juga memiliki sejumlah motor matic 125 cc yang mengandalkan teknologi Blue Core Hybrid.

Yamaha Grand Filano diklaim mampu mencapai konsumsi BBM hingga 60,2 km/liter, sedangkan Yamaha Fazzio mencapai 58 km/liter.

Yamaha menjelaskan bahwa angka tersebut diperoleh melalui pengujian WMTC (World Motorcycle Test Cycle).

Dengan demikian, angka Grand Filano dan Fazzio tidak bisa dibandingkan secara mentah dengan angka Honda yang menggunakan metode pengujian berbeda.

Baca Juga: Suzuki Kuasai Penjualan Mobil Komersial Jateng-DIY

Yamaha Gear Ultima Punya Angka Pengujian Tinggi

Ada satu motor Yamaha lain yang menarik perhatian, yaitu Gear Ultima.

Dalam media test ride yang dilakukan Yamaha di Semarang dan Bali, konsumsi rata-rata Gear Ultima mencapai 61,54 km/liter.

Pada rute Semarang, Yamaha mencatat angka rata-rata 64,5 km/liter, sedangkan hasil terbaik dengan metode full-to-full mencapai 74,5 km/liter. Di rute Bali, konsumsi terbaik yang dicatat mencapai 68,17 km/liter.

Namun, angka tersebut merupakan hasil kegiatan test ride dalam kondisi dan rute tertentu. Karena itu, angka 74,5 km/liter tidak bisa dianggap sebagai konsumsi yang pasti diperoleh setiap pengguna dalam pemakaian sehari-hari.

Perbandingan konsumsi BBM

Jika angka yang dipublikasikan masing-masing produsen dan hasil pengujian media disandingkan, gambaran sederhananya sebagai berikut:

Motor Merek Kapasitas Konsumsi BBM yang dipublikasikan
BeAT Honda 110 cc 60,6 km/l
Scoopy Honda 110 cc sekitar 59 km/l
Grand Filano Yamaha 125 cc 60,2 km/l
Fazzio Yamaha 125 cc 58 km/l
Gear Ultima Yamaha 125 cc rata-rata 61,54 km/l*

*Khusus Gear Ultima, angka 61,54 km/l merupakan rata-rata hasil media test ride Yamaha, bukan angka konsumsi harian yang dijamin untuk seluruh pengguna.

Jadi, Honda atau Yamaha lebih irit?

Jika hanya melihat angka yang dipublikasikan, Honda BeAT mencatat 60,6 km/l, sedangkan Yamaha Grand Filano mencapai 60,2 km/l berdasarkan pengujian masing-masing.

Yamaha Gear Ultima bahkan mencatat rata-rata 61,54 km/l dalam media test ride. Namun, angka tersebut berasal dari pengujian dengan rute dan kondisi tertentu.

Karena metode pengujian antara satu model dan model lainnya berbeda, tidak tepat menyimpulkan bahwa seluruh motor Honda atau Yamaha secara umum lebih irit hanya dari angka tersebut.

Perbandingan yang lebih adil perlu menggunakan metode pengujian yang sama, kondisi jalan yang sama, beban yang sama, kecepatan yang sama, serta bahan bakar yang sama.

Konsumsi BBM di jalan sebenarnya bisa berbeda

Angka konsumsi BBM yang tercantum dalam spesifikasi atau hasil pengujian bukan jaminan konsumsi sehari-hari.

Penggunaan di jalan raya dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kemacetan, kecepatan, kondisi jalan, berat pengendara, tekanan ban, kondisi mesin, penggunaan aksesori, hingga kebiasaan membuka gas.

Karena itu, motor dengan angka pengujian 60 km/liter belum tentu selalu menghasilkan 60 km/liter ketika digunakan untuk perjalanan harian.

Bagi calon pembeli, selain konsumsi BBM, faktor seperti harga motor, biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, kenyamanan, fitur, kapasitas bagasi dan jaringan bengkel juga layak dipertimbangkan. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
HondaVsYamaha MotorMatic2026 MotorIrit2026 IritBBM otomotif