RADARSEMARANG.ID – Update harga mobil Datsun bekas kembali menarik perhatian karena mobil yang pernah menjadi salah satu pilihan kendaraan murah di Indonesia ini kini sudah tidak lagi diproduksi.
Meski produksinya telah berakhir, Datsun GO, Datsun GO+, dan Datsun Cross masih cukup mudah ditemukan di pasar mobil bekas. Bahkan, harganya sekarang jauh lebih terjangkau dibandingkan ketika masih dipasarkan sebagai mobil baru.
Datsun sendiri kembali menggunakan nama tersebut secara global pada era 2010-an dan mulai masuk ke pasar Indonesia pada 2014. Datsun GO+ Panca menjadi salah satu model yang mencuri perhatian karena menawarkan konfigurasi 5+2 penumpang dengan mesin 1.2 liter.
Setelah itu hadir Datsun GO yang lebih kompak, kemudian Datsun Cross yang mengisi segmen crossover. Perjalanan Datsun di Indonesia tidak berlangsung panjang.
Produk-produknya akhirnya berhenti dipasarkan dan produksinya dihentikan, sehingga saat ini seluruh pilihan Datsun yang tersedia untuk masyarakat praktis berada di pasar mobil bekas.
Untuk masyarakat yang sedang mencari mobil murah untuk kebutuhan sehari-hari, kondisi tersebut justru membuat Datsun menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Harga bekasnya sudah masuk wilayah mobil keluarga murah, sementara mesin 1.2 liter yang digunakan cukup dikenal hemat bahan bakar. Di sisi lain, calon pembeli tetap perlu memahami usia kendaraan, kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, kelistrikan, serta ketersediaan komponen sebelum menentukan pilihan.
Untuk gambaran harga terbaru, Datsun GO bekas saat ini tersedia mulai sekitar Rp40 juta. Data pasar September 2026 menunjukkan ada puluhan unit Datsun GO yang ditawarkan, dengan harga sangat bergantung pada tahun produksi, tipe, kondisi kendaraan, kilometer, dan lokasi penjualan.
Beberapa unit Datsun GO tahun 2014 berada di sekitar Rp75 juta, sedangkan unit 2015 bisa ditemukan sekitar Rp70 jutaan hingga Rp80 jutaan. Untuk tahun 2017, harga berada di kisaran Rp80 jutaan, sedangkan unit 2018 dan 2019 dengan kondisi bagus dapat berada di sekitar Rp85 juta hingga Rp110 juta.
Baca Juga: Update Harga Honda Jazz 2014 Bekas, Pernah Jadi Jadi Mobil Impian
Datsun GO+ memiliki karakter berbeda karena membawa bodi yang lebih panjang dan konfigurasi kabin 5+2. Di pasar bekas September 2026, Datsun GO+ tersedia mulai sekitar Rp52 juta berdasarkan listing yang terpantau.
Untuk unit tahun 2014, harga yang muncul berada di kisaran Rp70 juta hingga Rp77 juta, sedangkan tahun 2015 banyak berada di kisaran Rp65 juta hingga Rp80 juta.
Tahun 2016 juga masih banyak ditemukan di sekitar Rp67 juta hingga Rp80 jutaan, sementara unit tahun 2017 sampai 2019 dengan kondisi tertentu dapat mencapai sekitar Rp85 juta hingga Rp100 juta lebih.
Datsun Cross mempunyai posisi yang sedikit berbeda. Model ini merupakan crossover dengan tampilan lebih modern dan ground clearance sekitar 200 mm.
Mesin yang digunakan tetap berkapasitas 1.198 cc, dengan pilihan transmisi manual dan CVT. Kapasitasnya mencapai tujuh penumpang menurut data spesifikasi yang tersedia.
Untuk harga bekas Datsun Cross, pasar September 2026 menunjukkan rentang yang cukup lebar. Unit 2018 berada mulai sekitar Rp94 juta hingga Rp105 juta pada sejumlah listing,
sedangkan unit 2019 bisa ditemukan mulai sekitar Rp66 juta sampai lebih dari Rp100 juta, tergantung kondisi, tipe, kilometer, dan lokasi. Ada pula unit dengan harga lebih tinggi karena kondisi dan spesifikasi tertentu.
Kalau dilihat berdasarkan tahun produksi, Datsun GO dan GO+ generasi awal tahun 2014 kini menjadi pilihan bagi konsumen dengan dana terbatas.
Harga di pasaran dapat berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp70 jutaan, meskipun unit dengan kondisi sangat baik dan kilometer rendah dapat dihargai lebih tinggi.
Tahun 2015 sampai 2016 biasanya berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 jutaan. Tahun 2017 dan 2018 umumnya mulai naik menuju Rp70 juta sampai Rp90 jutaan, sedangkan unit 2019 yang kondisinya masih bagus dapat mendekati atau melewati Rp90 juta. Angka tersebut bukan harga mati karena pasar mobil bekas sangat dipengaruhi kondisi kendaraan.
Baca Juga: Update Harga Honda City 2005, Ternyata Masih Segini, Bikin Mobil Lain Ketar-Ketir
Menariknya, Datsun GO keluaran akhir justru masih bisa memiliki harga cukup tinggi. Salah satu data listing menunjukkan Datsun GO 2019 dengan kilometer sekitar 41 ribu kilometer ditawarkan Rp90 juta, sementara unit 2019 lainnya dengan kilometer lebih tinggi berada sekitar Rp88 juta. Ada pula unit dengan harga Rp110 juta karena kondisi dan spesifikasi tertentu.
Untuk Datsun GO+, tahun produksi 2014 hingga 2016 dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan mobil keluarga dengan harga relatif rendah.
Beberapa unit tahun 2015 dan 2016 bahkan masih berada di bawah Rp75 juta. Akan tetapi, calon pembeli jangan hanya mengejar tahun muda. Kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, AC, sistem kelistrikan, serta riwayat servis jauh lebih penting daripada sekadar melihat angka tahun produksi.
Dari sisi performa, Datsun GO, GO+ dan Cross menggunakan mesin bensin 1.2 liter HR12DE dengan kapasitas sekitar 1.198 cc. Mesin tiga silinder tersebut menghasilkan tenaga yang cukup untuk kebutuhan perkotaan.
Data spesifikasi yang dihimpun Carmudi menyebut mesin tersebut menghasilkan sekitar 67 hp dan torsi maksimum 104 Nm. Penggerak roda depan membuat karakter mobil lebih cocok untuk penggunaan harian di perkotaan dibandingkan mengejar performa tinggi.
Untuk penggunaan sehari-hari, tenaga Datsun GO terasa cukup responsif karena bobot mobil relatif ringan. Akselerasi awal tidak bisa disamakan dengan mobil bermesin lebih besar, tetapi untuk berangkat kerja, mengantar anak sekolah, berbelanja, atau perjalanan antarkota dengan muatan normal, performanya masih memadai.
Ketika mobil diisi penuh dan menghadapi tanjakan panjang, pengemudi tentu perlu menyesuaikan gaya berkendara karena mesin 1.2 liter memiliki batas kemampuan.
Datsun GO+ mempunyai karakter yang sedikit berbeda. Dimensi dan kapasitas kabinnya lebih besar sehingga ketika seluruh kursi digunakan, beban kendaraan meningkat.
Baris ketiganya lebih cocok digunakan anak-anak atau sebagai tambahan kapasitas ketika diperlukan. Untuk orang dewasa, ruang belakang tidak selapang MPV yang sejak awal dirancang dengan fokus pada kabin tiga baris.
Salah satu alasan Datsun masih dicari adalah konsumsi bahan bakarnya. Mesin 1.2 liter dan bobot kendaraan yang relatif ringan membuat mobil ini terkenal ekonomis. Pengalaman pengguna yang dihimpun Carmudi mencatat angka sekitar 17 sampai 20 km per liter untuk penggunaan dalam kota pada kondisi tertentu.
Sementara itu, penggunaan luar kota dengan lalu lintas lancar dapat memberikan angka yang lebih tinggi. Namun angka konsumsi BBM tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena dipengaruhi kondisi mesin, tekanan ban, gaya mengemudi, kemacetan, beban, jenis bahan bakar, dan kondisi jalan.
Baca Juga: Update Harga Ayla dan Sigra September 2026, Pilihan Mobil Murah untuk Harian
Dari sisi kapasitas mesin, seluruh keluarga utama Datsun yang beredar di Indonesia menawarkan mesin sekitar 1.2 liter. Keuntungan mesin kecil tersebut adalah konsumsi bahan bakar dan biaya operasional yang cenderung lebih ringan dibandingkan mobil dengan mesin berkapasitas lebih besar.
Pajak tahunan juga umumnya relatif terjangkau, meski besarnya tetap bergantung pada tahun kendaraan, wilayah, dan nilai jual kendaraan.
Handling Datsun GO menjadi salah satu sisi yang cukup menarik. Bodinya kompak sehingga mudah digunakan di jalan perkotaan dan ketika masuk ke area parkir sempit.
Setir relatif ringan sehingga tidak melelahkan saat digunakan dalam lalu lintas padat. Karakter suspensinya juga cukup nyaman untuk kebutuhan sehari-hari, walaupun jangan berharap tingkat peredaman seperti mobil keluarga kelas menengah.
Datsun Cross memiliki keunggulan dari sisi ground clearance yang lebih tinggi. Dengan jarak terendah ke tanah sekitar 200 mm, Cross lebih percaya diri ketika melewati jalan yang kurang rata, polisi tidur, atau jalan perkotaan yang rusak. Dimensi panjang sekitar 3.995 mm dan wheelbase 2.450 mm membuatnya masih relatif mudah dikendalikan di lingkungan perkotaan.
Untuk kenyamanan, Datsun keluaran akhir terutama GO dan Cross menawarkan interior yang lebih modern dibandingkan versi awal. Beberapa varian sudah mendapatkan layar hiburan, konektivitas, kamera atau sensor parkir tergantung tipe, serta transmisi CVT pada varian tertentu.
Datsun Cross juga menawarkan sejumlah fitur seperti ABS, sensor parkir, layar sentuh, automatic headlamp dan airbag pada varian tertentu.
Datsun GO keluaran awal memiliki interior yang lebih sederhana. Inilah salah satu bagian yang perlu diperhatikan jika membeli unit tua. Plastik kabin terasa sederhana dan beberapa fitur kenyamanan belum selengkap mobil baru.
Namun bagi masyarakat yang lebih mengutamakan fungsi transportasi daripada kemewahan, kabin sederhana bukan persoalan besar selama AC dingin, jok masih nyaman, sistem kelistrikan normal, dan mesin bekerja dengan baik.
Kelebihan utama Datsun adalah harga bekasnya. Dengan dana sekitar Rp50 juta sampai Rp80 juta, konsumen sudah memiliki peluang mendapatkan mobil yang dapat digunakan sebagai kendaraan keluarga atau kendaraan harian. Datsun GO juga menawarkan bodi kompak, mesin 1.2 liter, konsumsi bahan bakar yang relatif irit, serta perawatan yang tidak terlalu rumit.
Kelebihan lainnya adalah karakter mesin yang sederhana dan mudah dipahami bengkel umum. Karena memiliki hubungan dengan Nissan, sebagian komponen dan pengetahuan teknis kendaraan masih berkaitan dengan jaringan Nissan-Datsun.
Informasi pasar juga menunjukkan bahwa faktor suku cadang menjadi salah satu alasan Datsun masih cukup menarik untuk dipertimbangkan sebagai mobil bekas.
Namun, ada kekurangan yang harus diperhitungkan. Datsun bukan lagi merek yang menjual mobil baru di Indonesia. Artinya konsumen tidak dapat berharap memperoleh pengalaman kepemilikan seperti membeli produk yang masih diproduksi.
Ketersediaan beberapa komponen tertentu juga perlu dicek sebelum membeli, terutama komponen yang lebih spesifik untuk model tertentu.
Nilai jual kembali juga menjadi salah satu kelemahan Datsun. Harga bekas yang relatif rendah memang menguntungkan pembeli, tetapi menjadi kurang menguntungkan ketika pemilik ingin menjual kembali.
Depresiasi yang cukup besar membuat Datsun lebih cocok dipandang sebagai alat transportasi ekonomis daripada kendaraan yang diharapkan memiliki nilai jual kembali tinggi.
Aspek keselamatan juga patut menjadi perhatian. Calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat murahnya harga. Beberapa pengamat otomotif memberikan catatan mengenai struktur keselamatan Datsun GO dan GO+ dibandingkan kendaraan lain.
Baca Juga: Wuling Air ev vs BYD Atto 1 Standard, Persaingan Mobil Listrik Murah Makin Sengit
Karena itu, kondisi bodi, bekas tabrakan, kelengkapan airbag, sistem pengereman, ban, dan komponen keselamatan harus diperiksa secara menyeluruh sebelum transaksi.
Untuk suku cadang, pemilik tidak perlu langsung menganggap Datsun sulit dirawat. Banyak komponen perawatan berkala masih dapat ditemukan melalui jaringan suku cadang dan pasar aftermarket.
Komponen seperti oli, filter, busi, kampas rem, aki, ban, dan beberapa komponen kaki-kaki relatif mudah dicari. Namun untuk komponen tertentu yang lebih spesifik, calon pembeli sebaiknya melakukan pengecekan ketersediaan terlebih dahulu.
Saat membeli Datsun bekas, pemeriksaan mesin menjadi langkah paling penting. Pastikan suara mesin tidak kasar, tidak ada asap berlebihan, tidak terjadi kebocoran oli, suhu mesin stabil, dan indikator di panel instrumen bekerja normal.
Untuk mobil bertransmisi CVT, pemeriksaan harus lebih teliti karena biaya perbaikan transmisi dapat menjadi pengeluaran besar apabila kondisinya sudah bermasalah.
Kaki-kaki juga perlu diperiksa karena mobil Datsun yang sudah berusia sekitar enam hingga dua belas tahun kemungkinan telah mengalami pemakaian cukup panjang. Periksa shockbreaker, tie rod, ball joint, bearing roda, bushing, dan kondisi ban. Mobil yang sering digunakan di jalan rusak dapat menunjukkan gejala kaki-kaki berbunyi atau setir tidak lagi terasa presisi.
Untuk interior, periksa AC, power window, central locking, head unit, kamera atau sensor parkir jika tersedia, serta seluruh sistem kelistrikan. Pemeriksaan sederhana tersebut dapat mencegah pembeli mengeluarkan biaya tambahan setelah kendaraan berpindah tangan.
Secara keseluruhan, Datsun GO paling cocok bagi masyarakat yang membutuhkan mobil kecil murah dan irit untuk aktivitas harian. Datsun GO+ lebih cocok bagi keluarga yang membutuhkan tambahan kapasitas penumpang dengan anggaran terbatas, sedangkan Datsun Cross lebih menarik bagi konsumen yang menginginkan desain crossover, ground clearance tinggi, dan pilihan transmisi CVT.
Harga Datsun bekas pada September 2026 memperlihatkan bahwa mobil ini masih mempunyai pasar. Datsun GO berada mulai sekitar Rp40 juta, GO+ mulai sekitar Rp52 juta, sedangkan Datsun Cross mulai sekitar Rp66 juta berdasarkan listing yang tersedia.
Untuk unit dengan kondisi sangat baik, kilometer rendah, dokumen lengkap, dan riwayat perawatan jelas, harganya tentu bisa lebih tinggi. Jika dihitung dari usia produksi, unit 2014 menjadi pilihan paling murah tetapi harus lebih teliti dalam pemeriksaan.
Unit 2015 sampai 2016 menawarkan keseimbangan harga dan usia kendaraan. Unit 2017 sampai 2018 bisa menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang menginginkan kendaraan lebih muda, sedangkan unit 2019 merupakan salah satu opsi paling muda yang bisa ditemukan di pasar Datsun Indonesia.
Datsun memang sudah berhenti menjadi pemain utama di pasar mobil baru, tetapi bukan berarti semua produknya otomatis tidak layak digunakan.
Dengan harga yang semakin terjangkau, mesin 1.2 liter yang relatif irit, bodi kompak, dan biaya operasional yang cukup ekonomis, Datsun masih bisa menjadi kendaraan harian bagi masyarakat dengan anggaran terbatas. Kuncinya adalah memilih unit berdasarkan kondisi, bukan hanya harga termurah.
Bagi pembeli mobil bekas, Datsun GO, GO+ dan Cross sebaiknya diperlakukan sebagai kendaraan ekonomis yang harus dibeli secara selektif. Unit dengan riwayat servis jelas, mesin sehat, transmisi normal, kaki-kaki baik, AC dingin, dokumen lengkap, dan tidak pernah mengalami kecelakaan berat akan jauh lebih menarik dibandingkan unit yang sekadar memiliki harga paling murah.
Baca Juga: Dana Terbatas Tapi Pengen Punya Mobil? Solusinya Beli Avanza Lama atau Pilih LCGC
Dengan perkembangan harga pasar hingga September 2026, Datsun menjadi salah satu merek yang menarik untuk dilirik masyarakat yang sedang mencari mobil bekas murah. Rentang harga mulai Rp40 jutaan untuk GO, sekitar Rp50 jutaan untuk GO+, hingga sekitar Rp60 jutaan untuk Cross membuat pilihan tersebut berada di wilayah harga yang cukup kompetitif.
Meski demikian, selisih harga beberapa juta rupiah sebaiknya tidak menjadi alasan mengabaikan kondisi kendaraan. Membeli unit yang sehat biasanya jauh lebih menguntungkan daripada membeli mobil murah tetapi membutuhkan banyak perbaikan setelah transaksi.
Pada akhirnya, Datsun memiliki kombinasi keunggulan berupa harga bekas murah, mesin 1.2 liter yang efisien, ukuran kompak, dan biaya penggunaan yang relatif ringan.
Kekurangannya terletak pada usia kendaraan, status merek yang sudah tidak lagi menjual mobil baru di Indonesia, nilai jual kembali yang tidak terlalu kuat, serta perlunya perhatian lebih terhadap kondisi dan ketersediaan komponen tertentu.
Untuk kebutuhan transportasi harian masyarakat umum, Datsun masih dapat menjadi pilihan rasional selama calon pembeli benar-benar melakukan pemeriksaan sebelum membeli dan memilih kendaraan berdasarkan kondisi sebenarnya.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi