Honda ADV160 E85 Irit atau Tidak? Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Membelinya

Sulistiono • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:09 WIB
Honda ADV160 Flex-Fuel mampu menggunakan bahan bakar hingga E85. Namun, kemampuan memakai etanol tinggi tidak otomatis membuat konsumsi BBM lebih irit. (ai/Sulistiono)
Honda ADV160 Flex-Fuel mampu menggunakan bahan bakar hingga E85. Namun, kemampuan memakai etanol tinggi tidak otomatis membuat konsumsi BBM lebih irit. (ai/Sulistiono)

 

RADARSEMARANG.ID - Honda ADV160 terbaru menjadi sorotan setelah resmi meluncur di India dengan kemampuan menggunakan BBM E85. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah Honda ADV160 E85 otomatis lebih irit dibandingkan motor yang menggunakan bensin biasa? Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu.

Honda ADV160 terbaru ini membawa teknologi yang berbeda dari kebanyakan skutik saat ini.  Melalui teknologi FlexTech, motor tersebut mampu menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol mulai dari E0 hingga E85. Honda ADV160 bahkan menjadi skutik pertama di India yang kompatibel dengan E85. 

Motor ini menggunakan mesin 156,93 cc satu silinder berpendingin cairan dengan tenaga 16,3 hp dan torsi 14,9 Nm. Bobotnya mencapai 133 kg dan kapasitas tangki bahan bakarnya 8,1 liter. 

Teknologi tersebut membuat ADV160 menarik dari sisi bahan bakar. Namun, bisa menggunakan E85 tidak otomatis berarti konsumsi bahan bakarnya lebih irit.

Baca Juga: Honda ADV160 India vs Indonesia, Apa Bedanya? Ternyata Ada Perbedaan Penting

Apakah Honda ADV160 E85 Irit?

Untuk saat ini, belum ada angka konsumsi bahan bakar resmi yang dapat dijadikan patokan untuk menyebut Honda ADV160 E85 sebagai skutik irit.

Autocar India bahkan masih mencantumkan informasi range/mileage ADV160 sebagai “to be tested”, sehingga angka konsumsi BBM riil belum dapat dipastikan sebelum dilakukan pengujian. 

Karena itu, klaim seperti "ADV160 E85 bisa mencapai sekian kilometer per liter" sebaiknya belum dijadikan fakta. Ada alasan mengapa konsumsi E85 tidak bisa langsung dibandingkan dengan bensin hanya berdasarkan harga per liter.

E85 Tidak Berarti Lebih Hemat Per Liter

Etanol memiliki kandungan energi per satuan volume yang lebih rendah dibandingkan bensin.

Akibatnya, kendaraan yang menggunakan campuran etanol tinggi dapat membutuhkan volume bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan energi yang setara, tergantung desain mesin dan kondisi berkendara.

Dengan kata lain, harga E85 yang lebih murah per liter tidak otomatis membuat biaya perjalanan lebih murah.

Perhitungan yang lebih tepat adalah melihat berapa rupiah yang harus dikeluarkan untuk menempuh jarak tertentu. Misalnya, konsumen seharusnya membandingkan: Beaya bahan bakar per 100 kilometer, bukan hanya harga satu liter BBM.

Baca Juga: Honda ADV160 Flex-Fuel Bisa Pakai E85 hingga 85 Persen Etanol, Apa Bedanya dengan ADV160 Biasa?

Mengapa Honda ADV160 Tetap Menarik dengan E85?

Meski belum bisa disebut lebih irit, teknologi E85 memiliki keunggulan lain. Honda merancang ADV160 agar mampu menggunakan berbagai campuran bensin dan etanol hingga E85 tanpa pengendara perlu melakukan pengaturan manual. 

Artinya, fleksibilitas bahan bakar menjadi nilai jual utama motor tersebut. Bagi India, kemampuan ini semakin relevan karena pemerintah terus mendorong penggunaan bahan bakar berbasis etanol sebagai bagian dari strategi energi nasional.

Honda sendiri menempatkan teknologi flex-fuel sebagai bagian dari strategi multi-fuel, multi-pathway, berdampingan dengan kendaraan listrik dan teknologi lainnya. 

Kapasitas Tangki ADV160 E85 Hanya 8,1 Liter

Honda ADV160 India memiliki kapasitas tangki 8,1 liter. Angka tersebut sebenarnya cukup penting ketika membahas konsumsi bahan bakar. Semakin tinggi konsumsi bahan bakar suatu kendaraan, semakin pendek pula jarak yang dapat ditempuh dalam satu kali pengisian.

Sebaliknya, jika hasil pengujian menunjukkan konsumsi yang efisien, kapasitas tangki 8,1 liter dapat memberikan jarak tempuh yang cukup untuk penggunaan harian.

Namun, sekali lagi, jarak tempuh aktual ADV160 E85 belum bisa dipastikan hanya berdasarkan kapasitas tangki. Gaya berkendara, kondisi lalu lintas, bobot pengendara, tekanan ban, kondisi jalan dan penggunaan fitur kendaraan dapat memengaruhi konsumsi BBM.

Mesin 156,93 cc, Bukan Mesin yang Dirancang Sekadar Mengejar Irit
Honda ADV160 dibekali mesin 156,93 cc satu silinder berpendingin cairan.

Tenaganya mencapai 16,3 hp dengan torsi 14,9 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi CVT otomatis. 

Karakter seperti ini menunjukkan bahwa ADV160 bukan sekadar skutik yang mengejar konsumsi bahan bakar serendah mungkin. Motor tersebut dirancang sebagai maxi-scooter dengan fokus pada kombinasi performa, kenyamanan, fitur dan fleksibilitas bahan bakar.

Bobot 133 kg juga membuatnya lebih berat dibandingkan skutik kecil untuk penggunaan perkotaan.  Karena itu, konsumsi bahan bakar ADV160 sebaiknya dilihat dalam konteks kelas dan performanya. Apakah E85 Bisa Membuat Mesin Lebih Bertenaga? Tidak otomatis. Etanol memiliki karakteristik pembakaran yang berbeda dibandingkan bensin. 

Baca Juga: Honda ADV160 Flex-Fuel Bisa Pakai E85 hingga 85 Persen Etanol, Apa Bedanya dengan ADV160 Biasa?

Salah satu keunggulannya adalah angka oktan yang tinggi, tetapi performa akhir kendaraan tetap bergantung pada desain mesin, pemetaan ECU, rasio kompresi, sistem injeksi dan karakter bahan bakar yang digunakan.

Pada ADV160, keuntungan utama FlexTech adalah kemampuan mesin beradaptasi dengan berbagai campuran bahan bakar, bukan sekadar meningkatkan tenaga ketika menggunakan E85.

Jadi, jangan menyimpulkan bahwa menggunakan E85 pasti membuat ADV160 lebih kencang atau lebih irit.

Bagaimana dengan Biaya BBM?

Ini justru menjadi pertanyaan yang lebih menarik. Misalnya, suatu saat E85 dijual dengan harga per liter lebih rendah daripada bensin biasa. 
Konsumen mungkin menganggap biaya operasional otomatis turun.

Padahal, perbandingan yang tepat harus memasukkan konsumsi bahan bakar aktual.

Sederhananya: Biaya perjalanan = konsumsi BBM × harga BBM. Jika konsumsi E85 lebih tinggi tetapi harga per liternya lebih murah, hasil akhirnya bisa saja tetap ekonomis.

Sebaliknya, jika harga E85 lebih rendah tetapi konsumsi meningkat cukup besar, penghematannya bisa menjadi kecil.

Itulah sebabnya pengujian langsung di kondisi jalan nyata akan jauh lebih penting dibandingkan sekadar membandingkan harga per liter.

E85 Juga Tidak Selalu Mudah Didapat

Ada faktor lain yang sering terlupakan: ketersediaan E85. Kemampuan Honda ADV160 menggunakan E85 hanya akan benar-benar bermanfaat jika pengendara mempunyai akses terhadap bahan bakar tersebut.

Di India, pemerintah dan perusahaan minyak mulai mengembangkan ketersediaan E85 untuk kendaraan flex-fuel. Namun, jaringan pengisian bahan bakar tersebut tetap perlu berkembang agar teknologi kendaraan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Honda ADV160 sendiri dipasarkan sebagai kendaraan flex-fuel yang dapat menggunakan campuran etanol hingga E85. 

Baca Juga: Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Minum BBM E85 hingga 85 Persen Etanol

Bagaimana Jika ADV160 E85 Masuk Indonesia?

Ini menjadi pertanyaan menarik bagi konsumen Tanah Air. Saat ini, Honda ADV160 E85 yang diberitakan resmi adalah model untuk pasar India.

Kondisi bahan bakar Indonesia juga berbeda. Karena itu, kemampuan E85 pada model India tidak bisa langsung diterapkan pada ADV160 yang sudah beredar di Indonesia.

Jika suatu saat Honda membawa versi FlexTech ke Indonesia, faktor yang harus diperhatikan bukan hanya motornya, tetapi juga ketersediaan BBM E85 di Indonesia. Tanpa jaringan distribusi E85 yang memadai, keunggulan teknologi tersebut akan sulit dimanfaatkan secara optimal.

Jadi, Honda ADV160 E85 Irit atau Tidak?

Untuk sementara, jawabannya adalah belum bisa dipastikan. Belum tersedia angka konsumsi BBM resmi yang cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa ADV160 E85 lebih irit daripada ADV160 berbahan bakar konvensional.

Yang sudah jelas, Honda ADV160 memiliki teknologi FlexTech yang memungkinkan penggunaan bahan bakar dengan campuran etanol hingga E85.  Motor tersebut menggunakan mesin 156,93 cc, tangki 8,1 liter dan bobot 133 kg. 

Jadi, keunggulan utama ADV160 E85 bukan otomatis soal irit BBM, melainkan fleksibilitas menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol tinggi. Untuk mengetahui benar-benar irit atau tidak, dibutuhkan pengujian konsumsi dalam kondisi nyata setelah unit mulai digunakan secara luas.

Hingga saat ini, angka konsumsi resmi ADV160 E85 masih belum tersedia sebagai patokan final. 


Karena itu, konsumen sebaiknya tidak mudah percaya pada klaim angka kilometer per liter yang belum berasal dari pengujian yang jelas.

Yang pasti, Honda telah membuka babak baru untuk skutik flex-fuel di India. 
Dengan harga Rs 1,70 lakh dan teknologi E85, ADV160 menjadi salah satu motor yang menarik.

Hal ini juga untuk melihat apakah bahan bakar beretanol tinggi benar-benar bisa menawarkan biaya operasional yang kompetitif di dunia nyata. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
motorhonda HondaADV160 HondaADV160E85 BBME85 otomotif