RADARSEMARANG.ID — Kemunculan Honda ADV160 Flex-Fuel di India menjadi perhatian karena skutik adventure tersebut tidak hanya menawarkan desain dan fitur baru, tetapi juga kemampuan menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol tinggi.
Honda membekali ADV160 terbaru dengan teknologi FlexTech, yang membuat mesin dapat beroperasi menggunakan berbagai campuran bensin dan etanol, termasuk hingga E85. Honda menyebut sistem tersebut dapat menyesuaikan diri dengan campuran bahan bakar tanpa memerlukan pengaturan manual dari pengendara.
Baca Juga: Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Minum BBM E85 hingga 85 Persen Etanol
Apa Itu BBM E85?
Secara sederhana, E85 adalah bahan bakar campuran bensin dan etanol dengan kandungan etanol tinggi. Angka "85" pada E85 merujuk pada kadar etanol yang dapat mencapai sekitar 85 persen.
Pemerintah India menjelaskan E85 sebagai bahan bakar yang mengandung sekitar 85 persen etanol dan 15 persen bensin untuk kendaraan flex-fuel yang memang dirancang dan disertifikasi menggunakannya.
Namun, dalam praktiknya komposisi E85 dapat memiliki rentang tertentu tergantung standar, lokasi dan kondisi penggunaan.
U.S. Energy Information Administration, misalnya, mendefinisikan E85 sebagai campuran bensin-etanol berkadar etanol tinggi yang dapat berada pada kisaran 51 hingga 83 persen, dengan campuran hingga 85 persen pada kondisi tertentu.
Karena itu, istilah E85 tidak berarti setiap pompa bahan bakar selalu berisi tepat 85 persen etanol.
Kenapa Honda ADV160 Bisa Menggunakan E85?
Jawabannya ada pada teknologi FlexTech. Motor biasa tidak otomatis dapat menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol setinggi E85.
Kendaraan harus dirancang agar sistem bahan bakar, mesin, pengaturan pembakaran, serta komponen terkait mampu menangani karakteristik bahan bakar tersebut.
Pada Honda ADV160, teknologi FlexTech memungkinkan mesin menggunakan campuran mulai dari E0 hingga E85. Sistem tersebut juga dapat menyesuaikan pengoperasian mesin berdasarkan campuran bahan bakar yang digunakan.
Inilah yang membedakan ADV160 Flex-Fuel dari ADV160 biasa. Jadi, kemampuan "minum E85" bukan sekadar karena mesinnya berkapasitas 160 cc, melainkan karena motor tersebut memang dikembangkan sebagai kendaraan flex-fuel.
Baca Juga: Lupakan HP Flagship Lain! POCO F9 Ultra Resmi Rilis Bawa Baterai 8.050 mAh dan Layar 185Hz, Spek Paling Gila
E85 Bukan Sekadar "Bensin yang Dicampur Alkohol"
Etanol memang merupakan jenis alkohol, tetapi dalam konteks bahan bakar, etanol yang digunakan merupakan bahan bakar yang memenuhi spesifikasi tertentu. Program pencampuran etanol dengan bensin di India juga telah dikembangkan sebagai bagian dari kebijakan energi nasional.
Pemerintah India menyebut program tersebut bertujuan antara lain meningkatkan ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah, serta meningkatkan penggunaan bahan bakar terbarukan yang diproduksi di dalam negeri.
Etanol sendiri dapat berasal dari bahan baku pertanian. Di India, salah satu sumber utamanya adalah produk samping industri gula seperti molases tebu.
Apakah E85 Sama dengan BBM E20? Tidak sama, perbedaannya terutama terletak pada kadar etanol dalam campuran. Sebagai gambaran:
1.E0 berarti tidak ada campuran etanol.
2.E10 mengandung sekitar 10 persen etanol.
3.E20 mengandung sekitar 20 persen etanol.
4.E85 merupakan bahan bakar dengan kandungan etanol yang jauh lebih tinggi, hingga sekitar 85 persen pada spesifikasi yang dimaksud.
India telah mencapai tingkat pencampuran etanol 20 persen pada bensin secara nasional dalam program EBP untuk periode 2025-26.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa E85 ditujukan khusus untuk kendaraan flex-fuel yang memang dirancang dan disertifikasi untuk bahan bakar tersebut.
Dengan kata lain, E20 dan E85 tidak boleh dianggap sebagai bahan bakar yang bisa dipertukarkan begitu saja untuk semua kendaraan.
Apakah Semua Motor Bisa Pakai E85? Ini bagian yang sangat penting. Tidak semua motor bisa menggunakan E85. Kendaraan harus mempunyai kompatibilitas dan sertifikasi yang sesuai untuk bahan bakar tersebut.
Pemerintah India secara khusus menyatakan E85 diperuntukkan bagi Flex Fuel Vehicles atau FFV yang dirancang dan disertifikasi untuk penggunaannya. Karena itu, pemilik motor tidak sebaiknya mencoba memasukkan E85 ke tangki kendaraan yang tidak dinyatakan kompatibel oleh pabrikan.
Setiap kendaraan mempunyai spesifikasi bahan bakar yang harus diikuti.
Penggunaan bahan bakar di luar rekomendasi pabrikan dapat menimbulkan persoalan pada sistem bahan bakar maupun performa kendaraan.
Apa Kelebihan E85?
Salah satu daya tarik E85 adalah kandungan etanolnya yang tinggi. Penggunaan etanol sebagai bagian dari campuran bahan bakar dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bensin berbasis minyak bumi.
Pemerintah India juga menempatkan program pencampuran etanol sebagai bagian dari strategi ketahanan energi dan penggunaan bahan bakar terbarukan.
Bagi negara yang memiliki produksi etanol dalam jumlah besar, penggunaan bahan bakar tersebut juga dapat membuka pemanfaatan hasil pertanian sebagai sumber energi.
Namun, keuntungan tersebut tidak berarti E85 selalu lebih unggul dalam semua aspek. Apakah E85 Lebih Irit? Belum tentu.Kandungan energi etanol per satuan volume lebih rendah dibandingkan bensin.
Karena itu, kendaraan yang menggunakan campuran etanol tinggi dapat membutuhkan volume bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan energi yang sama, tergantung desain mesin dan kondisi penggunaan.
Inilah alasan membandingkan konsumsi E85 dan bensin hanya berdasarkan harga per liter tidak selalu memberikan gambaran lengkap. Yang perlu dilihat adalah biaya per jarak tempuh, bukan sekadar harga satu liter bahan bakar.
Pada kendaraan flex-fuel seperti ADV160, sistem mesin dirancang untuk mengakomodasi karakteristik berbagai campuran bahan bakar tersebut.
Mengapa Honda Memilih Teknologi Flex-Fuel?
Honda menempatkan teknologi flex-fuel sebagai bagian dari strategi multi-fuel, multi-pathway di India.
Honda Motorcycle & Scooter India menyebut teknologi flex-fuel akan tetap menjadi salah satu bagian dari strategi tersebut, berdampingan dengan kendaraan listrik dan teknologi mesin konvensional.
Artinya, Honda tidak hanya mengembangkan satu jenis teknologi untuk masa depan kendaraan. Untuk pasar yang memiliki infrastruktur dan pasokan etanol kuat, kendaraan flex-fuel dapat menjadi salah satu pilihan.
Sementara kendaraan listrik juga terus dikembangkan untuk kebutuhan konsumen dan kondisi infrastruktur yang berbeda.
Baca Juga: Desain Motor dan Karakter Honda NS150GX 2027 Pola Huruf "X" di Bagian Fasia Depan
Apakah E85 Sudah Tersedia Luas?
Ketersediaan E85 menjadi faktor penting. Kemampuan sebuah kendaraan menggunakan E85 tidak otomatis berarti bahan bakar tersebut tersedia di setiap SPBU.
Pemerintah India pada 2026 menyatakan E85 mulai diperkenalkan secara khusus untuk pengguna kendaraan flex-fuel melalui sejumlah outlet perusahaan minyak.
Program tersebut direncanakan diperluas secara bertahap. Artinya, ekosistem kendaraan flex-fuel dan ketersediaan bahan bakarnya perlu berkembang secara bersamaan. Motor sudah bisa menggunakan E85, tetapi pengendara tetap membutuhkan akses terhadap bahan bakar tersebut.
Bagaimana dengan Indonesia?
Pertanyaan ini menjadi menarik setelah Honda ADV160 Flex-Fuel resmi hadir di India.
Untuk saat ini, Honda ADV160 Flex-Fuel yang bisa menggunakan E85 merupakan model yang diluncurkan untuk pasar India. Belum ada konfirmasi resmi bahwa versi Flex-Fuel tersebut akan dipasarkan di Indonesia.
Karena itu, konsumen Indonesia tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa ADV160 yang beredar di Tanah Air juga boleh menggunakan E85.
Spesifikasi bahan bakar harus mengikuti keterangan resmi Honda untuk masing-masing model dan pasar.
Honda ADV160 E85 Jadi Sinyal Perkembangan Teknologi BBM
Kehadiran Honda ADV160 Flex-Fuel menunjukkan bahwa teknologi mesin berbahan bakar cair masih terus berkembang.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kendaraan listrik, teknologi seperti flex-fuel menawarkan jalur lain dengan memanfaatkan mesin pembakaran internal yang mampu menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol tinggi.
Honda ADV160 menjadi menarik karena teknologi tersebut diterapkan pada sebuah skutik adventure yang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.
Dengan teknologi FlexTech, motor tersebut dapat menggunakan campuran bahan bakar mulai dari E0 hingga E85, sehingga pengendara memiliki fleksibilitas lebih besar selama bahan bakar yang digunakan tersedia dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Bagi Indonesia, pertanyaan berikutnya bukan hanya "apakah Honda ADV160 bisa minum E85?", tetapi juga "apakah teknologi ADV160 Flex-Fuel ini akan dibawa Honda ke Indonesia?".
Jawaban atas pertanyaan tersebut masih menunggu informasi resmi dari Honda. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi