RADARSEMARANG.ID – Mazda Tribute 2005 dan Ford Escape 2005 merupakan dua SUV yang memiliki hubungan sangat dekat, tetapi menawarkan karakter yang sedikit berbeda ketika digunakan sebagai mobil bekas untuk kebutuhan sehari-hari.
Keduanya lahir dari platform yang dikembangkan bersama Ford dan Mazda, sehingga tidak mengherankan jika bentuk bodi, sasis, dimensi, hingga sejumlah komponen mekanisnya memiliki banyak kemiripan.
Namun, setelah berusia lebih dari dua dekade, kondisi unit yang ditemukan di pasar bekas justru menjadi faktor yang jauh lebih menentukan dibanding sekadar merek di kap mesin.
Pada masanya, Mazda Tribute hadir sebagai SUV kompak dengan desain yang lebih sporty, sedangkan Ford Escape membawa karakter Amerika yang lebih tegas.
Keduanya menawarkan posisi duduk tinggi, kabin lima penumpang, ruang bagasi cukup besar, pilihan mesin empat silinder dan V6, serta opsi penggerak dua roda maupun empat roda pada varian tertentu.
Untuk masyarakat umum yang sedang mencari mobil bekas dengan posisi berkendara tinggi dan ruang kabin lebih lapang daripada sedan, dua model ini masih menarik untuk dilirik.
Mazda Tribute 2005 mendapatkan pembaruan pada bagian eksterior dan tersedia dengan mesin 2.3 liter empat silinder maupun 3.0 liter V6. Mesin 2.3 liter menghasilkan sekitar 153 hp, sedangkan mesin V6 3.0 liter mampu menghasilkan 200 hp.
Pada versi V6, tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis empat percepatan, sementara varian empat silinder memiliki pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan.
Sistem penggerak juga tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan maupun sistem empat roda yang bekerja secara otomatis pada varian tertentu.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Toyota Soluna 2000 vs Suzuki Baleno 2000, Ini Kelebihan dan Kekurangan
Ford Escape 2005 memiliki pilihan mesin yang sangat mirip. Mesin 2.3 liter empat silinder menghasilkan 153 hp dan torsi sekitar 152 lb-ft, sedangkan mesin 3.0 liter V6 menghasilkan sekitar 200 hp dan torsi 193 lb-ft.
Transmisi otomatis empat percepatan menjadi pilihan utama pada banyak varian, sementara mesin empat silinder juga tersedia dengan transmisi manual lima percepatan. Ford Escape juga tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan dan empat roda.
Di atas kertas, performa Mazda Tribute 2005 dan Ford Escape 2005 V6 hampir tidak memiliki perbedaan besar. Mesin 3.0 liter V6 dengan tenaga sekitar 200 hp sudah cukup kuat untuk ukuran SUV kompak era tersebut.
Tarikan awal terasa lebih meyakinkan dibanding mesin empat silinder, terutama ketika mobil membawa lima penumpang dan barang bawaan. Saat digunakan untuk menyalip di jalan luar kota, mesin V6 juga memberikan respons yang lebih cepat.
Untuk pemakaian dalam kota, mesin 2.3 liter sebenarnya sudah cukup. Tenaga 153 hp bukan angka kecil untuk SUV kompak dengan bobot sekitar 1,4 sampai 1,6 ton. Mesin empat silinder juga lebih masuk akal bagi pengguna yang ingin menekan konsumsi bahan bakar.
Kekurangannya muncul ketika mobil membawa muatan penuh atau digunakan di tanjakan. Pengemudi perlu menginjak pedal gas lebih dalam dan transmisi otomatis empat percepatan dapat lebih sering melakukan perpindahan gigi.
Karakter mesin V6 menjadi salah satu daya tarik terbesar Mazda Tribute dan Ford Escape 2005. Suara mesin lebih berisi, akselerasi lebih spontan, dan perjalanan antarkota terasa lebih santai karena cadangan tenaga tersedia lebih banyak.
Pada kondisi kendaraan sehat, kedua SUV ini mampu memberikan pengalaman berkendara yang masih terasa menyenangkan meskipun teknologi mesinnya sudah jauh tertinggal dari SUV modern.
Namun, performa tersebut harus dibayar dengan konsumsi bahan bakar. Mazda Tribute 2005 dengan mesin V6 dan penggerak empat roda tercatat berada di kisaran 16 mpg kota dan 20 mpg jalan raya dalam data EPA, atau secara kasar sekitar 6,8 km/l di kota dan 8,5 km/l di jalan raya. Angka tersebut merupakan standar pengujian dan kondisi kendaraan bekas di Indonesia bisa menghasilkan angka berbeda.
Ford Escape 2005 V6 juga berada pada wilayah konsumsi yang sama. Salah satu konfigurasi AWD tercatat sekitar 16 mpg kota dan 20 mpg jalan raya, sementara konfigurasi tertentu dengan penggerak berbeda dapat sedikit lebih hemat.
Baca Juga: Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton, Sama-sama Diesel Tangguh Tapi Ada Perbedaan yang Berbeda
Karena itu, untuk pemakaian harian di kota yang padat, mesin empat silinder lebih rasional. Ford Escape 2.3 liter penggerak roda depan tercatat sekitar 19 mpg kota dan 23 mpg jalan raya menurut data Edmunds, sedangkan konfigurasi tertentu dapat mencapai sekitar 21 mpg kota dan 27 mpg jalan raya. Jika dikonversi secara kasar, angka tersebut berada di sekitar 8 sampai 11 km/l tergantung kondisi pengujian.
Mazda Tribute 2005 dengan mesin empat silinder juga menawarkan keuntungan serupa. Mesin yang lebih kecil membuat konsumsi bahan bakar lebih masuk akal dibanding V6, terutama ketika digunakan untuk perjalanan rutin seperti bekerja, mengantar anak, berbelanja, atau bepergian dalam kota.
Untuk kapasitas, kedua SUV ini sama-sama mampu membawa lima orang. Mazda Tribute memiliki kapasitas bagasi sekitar 29,7 kaki kubik dengan seluruh kursi terpasang dan dapat meningkat hingga sekitar 66,9 kaki kubik ketika kursi belakang dilipat.
Ford Escape memiliki kapasitas yang hampir sama, sekitar 29,3 kaki kubik dengan kursi belakang digunakan dan sekitar 66,3 kaki kubik ketika kursi belakang dilipat.
Angka tersebut membuat keduanya cukup praktis untuk keluarga. Membawa koper, barang belanjaan, perlengkapan anak, sepeda kecil atau barang berukuran cukup besar masih dapat dilakukan dengan melipat kursi belakang. Bentuk pintu belakang model SUV juga memudahkan proses memasukkan barang dibanding sedan dengan bagasi konvensional.
Dari sisi dimensi, Mazda Tribute memiliki panjang sekitar 174,4 inci, lebar 72 inci, tinggi 70 inci, serta wheelbase sekitar 103,1 inci. Ford Escape berada di ukuran yang hampir sama, dengan panjang sekitar 174,9 inci dan wheelbase sekitar 103 inci.
Dimensi yang relatif kompak tersebut menjadi keuntungan besar ketika mobil digunakan di perkotaan. Keduanya tidak sebesar SUV ladder-frame seperti Ford Everest atau Toyota Fortuner generasi tertentu. Posisi duduk tinggi tetap memberikan pandangan lebih luas, tetapi bodi masih cukup mudah ditempatkan di jalan sempit dan area parkir.
Untuk handling, Mazda Tribute 2005 memiliki karakter yang cukup menarik. Suspensi independen empat roda menggunakan MacPherson strut di depan dan multilink di belakang. Pengaturan tersebut membuat Tribute terasa lebih seperti mobil penumpang dibanding SUV besar dengan sasis ladder-frame.
Ford Escape juga menggunakan suspensi independen empat roda dengan MacPherson strut di depan dan multilink di belakang. Karakter tersebut membuat pengendalian Escape cukup mudah diprediksi untuk kebutuhan harian.
Mazda Tribute cenderung terasa ringan pada kemudi. Mobil mudah diarahkan ketika bermanuver di jalan perkotaan dan tidak membutuhkan tenaga besar saat parkir.
Ford Escape juga memiliki karakter handling yang car-like. Data ulasan pengguna Edmunds menyebut kenyamanan handling dan karakter berkendara seperti mobil penumpang sebagai salah satu kelebihannya.
Kenyamanan keduanya cukup baik untuk perjalanan keluarga, meskipun jangan membandingkannya dengan SUV modern yang sudah menggunakan peredaman kabin jauh lebih baik.
Baca Juga: Duel MPV Lawas,Toyota Kijang LGX vs Isuzu Panther LS Ini Perbedaannya
Mazda Tribute mempunyai suspensi yang mampu melewati lubang dan permukaan jalan tidak rata dengan cukup baik, tetapi pada permukaan bergelombang bodi bisa terasa mengayun.
Selain itu dari sumber lain juga mencatat bahwa Tribute memiliki kenyamanan berkendara yang menyenangkan, meski permukaan jalan bergelombang dapat menimbulkan gerakan naik-turun yang cukup terasa.
Ford Escape memiliki karakter yang kurang lebih sama. Suspensinya cukup stabil untuk perjalanan luar kota, sementara posisi duduk tinggi memberikan visibilitas yang menjadi salah satu kelebihan SUV ini. Kabinnya juga relatif praktis sehingga masih cocok digunakan keluarga.
Dari segi keunggulan, Mazda Tribute 2005 mempunyai beberapa hal yang membuatnya menarik. Desainnya terlihat lebih sporty, mesin V6 memberikan performa kuat, posisi duduk tinggi, kabin cukup luas, bagasi praktis, dan karakter pengendalian lebih dekat dengan mobil penumpang. Pilihan mesin empat silinder juga memberikan alternatif bagi pengguna yang tidak membutuhkan performa V6.
Ford Escape 2005 menawarkan kelebihan yang hampir sama. Ruang kabin praktis, handling cukup nyaman, mesin V6 bertenaga, pilihan penggerak cukup beragam, serta kapasitas bagasi besar.
Untuk penggunaan keluarga, Escape juga mempunyai posisi duduk yang membuat pengemudi lebih mudah melihat kondisi lalu lintas di depan.
Namun, usia kendaraan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Mazda Tribute 2005 memiliki sejumlah catatan masalah yang perlu diperhatikan.
Data keluhan pengguna menunjukkan masalah pada suspensi, struktur bodi, mesin, rem, transmisi, serta kelistrikan. Beberapa sumber juga mencatat keluhan mengenai efisiensi bahan bakar, keausan rem, transmisi, karat, dan gangguan kelistrikan.
Ford Escape 2005 juga memiliki catatan serupa. Data keluhan menunjukkan cukup banyak laporan mengenai suspensi dan struktur bodi, disusul mesin dan sistem kelistrikan.
Salah satu isu yang cukup dikenal pada model tahun ini adalah masalah PCM atau Power Control Module serta laporan mesin mati ketika kendaraan sedang berjalan.
Baca Juga: Kijang Kapsul Diesel vs Panther Grand Touring, Dua Raja Diesel Era 2000-an
Kondisi karat menjadi perhatian khusus pada kedua mobil. Area wheel well, bagian bawah bodi, serta titik pemasangan suspensi harus diperiksa secara menyeluruh.
Dokumentasi masalah pada 2005-2006 Mazda Tribute dan Ford Escape menunjukkan adanya kasus korosi serius pada rear shock tower yang dapat menjadi masalah keselamatan jika sudah menyebabkan struktur dudukan shock absorber melemah.
Karena itu, membeli Mazda Tribute atau Ford Escape tahun 2005 tidak cukup hanya melihat kondisi eksterior yang masih mengilap. Mobil yang tampak bagus dari luar belum tentu mempunyai struktur bawah yang sehat. Pemeriksaan kolong, suspensi, dudukan shock absorber, sistem kemudi, rem, serta kondisi rangka harus menjadi bagian utama sebelum transaksi.
Masalah transmisi juga perlu mendapat perhatian. Mazda Tribute generasi ini mempunyai laporan mengenai gangguan transmisi, termasuk perpindahan gigi kasar, slip, hingga kerusakan yang membutuhkan biaya besar pada sebagian kendaraan.
Ford Escape juga mempunyai laporan terkait transmisi dan sistem drivetrain, sehingga kondisi oli transmisi, respons perpindahan gigi, serta suara aneh harus diperiksa saat test drive.
Untuk suku cadang, hubungan teknis antara Ford Escape dan Mazda Tribute menjadi keuntungan tersendiri. Karena keduanya dikembangkan bersama, terdapat sejumlah komponen mekanis yang memiliki keterkaitan.
Akan tetapi, bukan berarti semua komponen dapat langsung ditukar tanpa pengecekan nomor part. Varian mesin, tahun produksi, jenis penggerak, transmisi, dan sistem pengereman tetap harus diperhatikan.
Komponen fast moving seperti filter, busi, kampas rem, belt tertentu, bearing, komponen suspensi, serta beberapa komponen mesin relatif lebih mudah dicari melalui jaringan toko spare part spesialis mobil Jepang-Amerika atau marketplace.
Namun, komponen elektronik tertentu, modul kontrol, komponen AWD, dan bagian bodi bisa lebih sulit ditemukan dibanding suku cadang mobil populer seperti Toyota Avanza, Innova atau Honda CR-V.
Untuk Mazda Tribute, catatan perawatan yang perlu diperhatikan mencakup transmisi, timing belt pada mesin empat silinder tertentu, sistem pendinginan, water pump, wheel bearing, rem, serta komponen kelistrikan.
KBB juga mencantumkan sejumlah pekerjaan servis yang umum untuk Tribute 2005, termasuk penggantian timing belt, servis transmisi, water pump, wheel bearing, dan berbagai komponen rem.
Ford Escape juga membutuhkan pemeriksaan pada sistem pendinginan, ignition, transmisi, suspensi, kelistrikan, dan sistem penggerak empat roda jika mobil menggunakan konfigurasi tersebut. Pemeriksaan komputer menggunakan scanner sangat disarankan sebelum membeli karena masalah elektronik tidak selalu terlihat secara kasat mata.
Untuk harga bekas di Indonesia, tidak ada satu angka yang bisa dianggap sebagai patokan mutlak. Harga Mazda Tribute 2005 dan Ford Escape 2005 sangat dipengaruhi kondisi mesin, transmisi, kelengkapan dokumen, kondisi interior, pajak, tipe penggerak, riwayat perawatan, serta lokasi penjualan. Unit yang sudah banyak membutuhkan perbaikan dapat terlihat murah ketika pertama ditawarkan, tetapi justru berpotensi menghabiskan biaya lebih besar setelah dibeli.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, Siapa Lebih Unggul?
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mengejar harga termurah. Mobil dengan harga sedikit lebih tinggi tetapi memiliki mesin sehat, transmisi normal, AC dingin, kaki-kaki tidak bermasalah, bodi bebas karat serius, interior terawat, dan dokumen lengkap biasanya lebih masuk akal untuk penggunaan jangka panjang.
Jika dibandingkan secara keseluruhan, Mazda Tribute 2005 lebih menarik bagi pengguna yang menyukai desain SUV yang sporty dan ingin mendapatkan sensasi mesin V6 dengan karakter pengendalian ringan.
Ford Escape 2005 lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kepraktisan, kabin luas, posisi duduk tinggi, dan pilihan konfigurasi mesin serta penggerak yang cukup banyak.
Untuk pemakaian sehari-hari, mesin 2.3 liter empat silinder merupakan pilihan yang lebih masuk akal dibanding V6 apabila prioritas utama adalah konsumsi BBM dan biaya operasional.
Mesin V6 lebih cocok bagi pengguna yang memang membutuhkan performa lebih kuat dan tidak terlalu mempermasalahkan konsumsi bahan bakar.
Sementara itu, sistem 4WD atau AWD memberikan keuntungan ketika mobil digunakan di jalan licin, perjalanan luar kota, atau kondisi jalan tertentu, tetapi sistem tersebut juga berarti ada komponen tambahan yang harus dirawat. Bagi pengguna yang mayoritas berkendara di jalan perkotaan dengan kondisi aspal normal, penggerak roda depan sudah cukup dan biasanya lebih sederhana.
Pada akhirnya, Mazda Tribute 2005 dan Ford Escape 2005 merupakan dua SUV lawas yang masih memiliki daya tarik kuat untuk masyarakat umum. Keduanya menawarkan kabin lapang, bagasi besar, posisi duduk tinggi, handling yang cukup nyaman, serta pilihan mesin V6 yang bertenaga. Mesin 2.3 liter memberikan pilihan lebih ekonomis, sementara V6 3.0 liter menawarkan performa yang jauh lebih meyakinkan.
Namun, umur kendaraan membuat faktor kondisi menjadi sangat penting. Mobil berusia sekitar 21 tahun bisa saja masih sangat nyaman digunakan jika dirawat dengan benar, tetapi bisa pula menjadi sumber pengeluaran besar apabila dibeli tanpa pemeriksaan. Karat pada struktur, transmisi, sistem kelistrikan, suspensi, sistem pendinginan, dan kondisi mesin harus diperiksa sebelum mengambil keputusan.
Bagi saya, jika harus memilih salah satu sebagai mobil impian untuk digunakan sendiri, Mazda Tribute 2005 V6 menjadi pilihan yang menarik karena perpaduan desain sporty, mesin 3.0 liter bertenaga, kabin luas, dan karakter berkendara yang berbeda dari SUV keluarga modern.
Ford Escape 2005 tetap menjadi alternatif yang sangat layak, terutama jika menemukan unit dengan riwayat perawatan jelas dan kondisi mekanis lebih sehat.
Yang paling penting, jangan membeli hanya karena harga terlihat murah atau tampilan masih mengilap. Untuk Mazda Tribute 2005 maupun Ford Escape 2005, unit terbaik adalah mobil yang kondisinya paling sehat, bukan sekadar yang tahun dan tipenya paling menarik.
Dengan pemeriksaan menyeluruh dan dana cadangan untuk peremajaan komponen, kedua SUV ini masih dapat menjadi kendaraan keluarga yang nyaman, bertenaga, praktis, dan memiliki karakter tersendiri di jalan raya.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi