Mengenal Yamaha RX-King, Motor Pertama Sang Raja 2-Tak yang Lahir pada 1983

Sulistiono • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Ilustrasi: Yamaha RX King, motor legendaris Yamaha ini pertama kali di rilis tahun 1983 dan menjadi Raja Jalanan Motor2-Tak. (ai/Sulistiono)
Ilustrasi: Yamaha RX King, motor legendaris Yamaha ini pertama kali di rilis tahun 1983 dan menjadi Raja Jalanan Motor2-Tak. (ai/Sulistiono)

 

RADARSEMARANG.ID - Di kalangan pecinta motor, khususnya motor klasik, Yamaha RX King boleh dibilang adalah nama yang sangat spesial. Yamaha RX-King. Suara mesin 2-taknya yang khas, tarikan spontan, serta desain sederhana namun gagah membuat motor ini menjadi salah satu legenda roda dua yang sulit dilupakan.

Namun, tahukah Anda bahwa RX-King yang dikenal luas saat ini tidak muncul begitu saja? Perjalanan sang “Raja” ternyata sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya.

Sebelum nama RX-King terpampang di tangki dan bodinya, Yamaha lebih dulu memperkenalkan keluarga RX yang menjadi cikal bakal motor legendaris tersebut.

Baca Juga: Bukan Buatan Yamaha, Begini Wujud RX King 4-Tak yang Pakai Mesin Scorpio

Yamaha RX-King Pertama Kali Hadir Tahun 1983

Yamaha RX-King pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 1983.  Motor ini hadir sebagai penerus dari Yamaha RX-K 135 yang sebelumnya masuk ke Indonesia secara CBU dari Jepang. 

RX-K sendiri hadir sekitar 1980 dan menggunakan mesin 2-tak berkapasitas sekitar 135 cc. Model tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pengembangan RX-King yang lebih sesuai dengan karakter dan kebutuhan konsumen Indonesia.

Menariknya, pengembangan RX-King juga tidak dilakukan secara sembarangan. Yamaha melakukan riset terhadap kebutuhan pengguna di Indonesia.  Masukan yang diperoleh antara lain mengenai keinginan terhadap motor yang gagah, bertenaga, tetapi tetap efisien digunakan sehari-hari. 

Hasilnya adalah RX-King yang kemudian dikenal sebagai salah satu motor sport 2-tak paling ikonik di Indonesia.

Inilah Yamaha RX-King Cobra 1983


Generasi pertama RX-King yang lahir pada 1983 kini lebih populer dengan sebutan RX-King Cobra.

Julukan Cobra melekat karena karakter desain bagian depan dan setangnya yang dianggap menyerupai bentuk leher ular kobra. Pada generasi awal ini, tampilannya masih sangat khas motor Jepang era 1980-an. 

Dari sisi detail, RX-King generasi pertama memiliki sejumlah ciri yang membuatnya mudah dikenali. Misalnya sepatbor depan berbahan pelat dengan lapisan krom, panel instrumen yang masih terpisah antara speedometer dan takometer, serta desain swing arm model pipa bulat.

Motor keluaran awal tersebut juga dikenal memiliki sejumlah komponen mesin yang masih berasal dari Jepang, sehingga unit RX-King Cobra dengan kondisi orisinal kini banyak diburu kolektor dan penggemar motor klasik.

Baca Juga: Benarkah Sang Raja Jalanan Yamaha RX King Reborn 2026 Bakal Comeback?

Mengandalkan Mesin 2-Tak 135 cc

Salah satu daya tarik utama RX-King tentu saja berada di sektor mesin. RX-King generasi awal menggunakan mesin 2-tak sekitar 135 cc.  Beberapa sumber mencatat kapasitas aktual mesinnya sekitar 132 cc, tetapi secara umum model tersebut dikenal luas sebagai RX-King 135. 

Karakter mesin 2-tak membuat tenaga RX-King terasa spontan, terutama pada putaran bawah hingga menengah. Ditambah bodinya yang relatif ringan, motor ini mempunyai reputasi sebagai motor yang lincah dan responsif pada zamannya. 

Yamaha juga membekali RX-King dengan Yamaha Energy Induction System (YEIS).  Teknologi tersebut menjadi salah satu bagian dari pengembangan RX-King dibandingkan pendahulunya. 

Dari Motor CBU hingga Menjadi Legenda Indonesia

Sebelum RX-King lahir, perjalanan keluarga RX di Indonesia cukup panjang. Beberapa model yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut antara lain RX100, RX125, hingga RX-K. RX-K kemudian menjadi salah satu fondasi penting sebelum Yamaha memperkenalkan RX-King pada 1983. 

Kehadiran RX-King menjadi titik penting karena Yamaha berhasil menghadirkan motor dengan karakter yang sangat kuat.  Desainnya mudah dikenali, mesinnya responsif, dan perawatannya relatif familiar bagi pengguna motor pada era tersebut.

Tak mengherankan jika popularitas RX-King kemudian bertahan selama puluhan tahun.

Baca Juga: Kabar Munculnya Yamaha RX King Reborn 2026 Berseliweran, Cek Ini Faktanya

Kenapa RX-King Cobra Sekarang Banyak Dicari?

Ada alasan mengapa RX-King keluaran awal memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor. Selain usia yang sudah lebih dari empat dekade, keaslian komponen menjadi faktor penting. 

Unit RX-King Cobra yang masih mempertahankan bodi, mesin, rangka, aksesori, dan detail bawaan pabrik biasanya memiliki daya tarik lebih tinggi dibandingkan unit yang sudah banyak mengalami modifikasi.

Popularitas motor 2-tak dalam beberapa tahun terakhir juga ikut membuat nama RX-King kembali ramai diperbincangkan. Bahkan, unit dengan kondisi istimewa atau sangat orisinal dapat memiliki nilai jual tinggi di pasar kolektor. 

RX-King Bukan Sekadar Motor Tua

Bagi sebagian orang, Yamaha RX-King mungkin hanya sebuah motor 2-tak lawas. Namun bagi penggemarnya, motor ini merupakan bagian dari sejarah otomotif Indonesia. RX-King pertama yang diperkenalkan pada 1983 menjadi awal perjalanan panjang sang “Raja”. 

Dari generasi Cobra, berkembang ke generasi berikutnya, hingga akhirnya Yamaha menghentikan produksi RX-King setelah lebih dari dua dekade berkiprah di Indonesia. 

Kini, keberadaan RX-King Cobra justru semakin menarik perhatian. 
Bentuknya yang sederhana, suara mesin 2-tak yang khas, dan statusnya sebagai salah satu motor legendaris membuat generasi pertama RX-King tetap memiliki penggemar tersendiri.

Jadi, kalau ditanya motor Yamaha RX-King pertama yang seperti apa, jawabannya adalah RX-King generasi 1983 yang kini populer disebut RX-King Cobra. Motor inilah yang menjadi awal lahirnya legenda “Sang Raja” di jalanan Indonesia. (sls) 

Editor : Baskoro Septiadi
YamahaIndonesia YamahaRXKing RXKing RXKingCobra otomotif