Uniknya Bukan Main, Honda Super-ONE Bikin Geger, Mobil Listrik Mungil Jadi Sorotan

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:04 WIB

 

Honda Super-ONE
Honda Super-ONE

 

RADARSEMARANG.ID –  Honda Super-ONE akhirnya resmi masuk pasar Indonesia dan langsung menjadi salah satu mobil listrik paling menarik perhatian pada 2026. Bukan hanya karena bentuknya yang mungil, tetapi karena Honda membawa pendekatan berbeda pada mobil listrik ini.

Super-ONE tidak sekadar menawarkan mobilitas tanpa mesin bensin, melainkan mencoba mempertahankan karakter berkendara yang selama ini menjadi identitas Honda.

PT Honda Prospect Motor resmi membuka pemesanan Honda Super-ONE pada 5 Agustus 2026 dengan harga Rp438 juta on the road Jakarta. Mobil ini didatangkan secara utuh atau CBU dari Jepang dan pada tahap awal Indonesia mendapatkan alokasi 100 unit untuk 2026.

Menariknya, jumlah pemesanan bahkan sudah mencapai 132 unit hanya dalam satu hari setelah pemesanan resmi dibuka, sehingga seluruh alokasi awal tersebut langsung terlampaui.

Dari sisi desain, Honda Super-ONE mempunyai karakter yang cukup berbeda dibanding mobil listrik mungil lain. Dimensinya memang kompak dengan panjang 3.569 mm, lebar 1.573 mm, tinggi 1.616 mm, wheelbase 2.520 mm dan ground clearance 140 mm.

Ukuran tersebut membuatnya mudah ditempatkan di jalan perkotaan, terutama ketika harus melewati gang, parkiran sempit, jalan lingkungan, maupun kawasan dengan lalu lintas padat.

Honda menyebut konsep Super-ONE sebagai Pocket Rocket. Istilah tersebut cukup menggambarkan karakter mobil karena bodinya kecil, tetapi pendekatan pengendaraannya dibuat lebih ekspresif.

Bagian depan menggunakan lampu Full LED, sementara desain fender yang melebar memberikan kesan lebih berisi. Pelek 15 inci dengan kombinasi Matte Berlina Black dan machined alloy juga membuat tampilan mobil tidak terlihat seperti kendaraan listrik mungil yang hanya mengejar efisiensi.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Diesel Atau Chevrolet Spin Diesel, Mana yang Lebih Layak Digunakan

Dimensi kecil justru menjadi salah satu keunggulan terbesar Honda Super-ONE untuk penggunaan sehari-hari. Mobil seperti ini lebih mudah dikendalikan di tengah kemacetan kota.

Radius gerak yang relatif kompak juga membantu ketika harus bermanuver di area parkir. Bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk bekerja, mengantar keluarga, berbelanja, maupun perjalanan harian di dalam kota, karakter tersebut sangat relevan.

Masuk ke bagian performa, Honda Super-ONE menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 70 kW atau sekitar 95 PS dan torsi maksimum 162 Nm. Penggerak ditempatkan pada roda depan atau front-wheel drive.

Angka tenaga tersebut memang tidak terdengar ekstrem, tetapi untuk sebuah mobil dengan dimensi kompak, karakter motor listrik membuat respons awal terasa berbeda dari mobil bermesin bensin. Torsi listrik tersedia secara instan sehingga akselerasi dari kondisi diam dapat terasa sigap.

Yang membuat Super-ONE semakin menarik adalah keberadaan lima mode berkendara, yaitu ECON, CITY, NORMAL, SPORT dan BOOST.

Mode ECON lebih diarahkan untuk efisiensi energi, CITY ditujukan untuk aktivitas perkotaan, NORMAL memberikan karakter berkendara sehari-hari, SPORT memberikan respons lebih agresif, sedangkan BOOST menjadi mode yang paling menonjolkan sisi performanya.

Pada mode BOOST, Honda bahkan menghadirkan simulasi perpindahan gigi tujuh percepatan. Untuk kendaraan listrik yang secara teknis tidak membutuhkan transmisi multi-percepatan seperti mobil bensin konvensional, fitur ini memang bukan kebutuhan mekanis. Tujuannya lebih kepada memberikan pengalaman berkendara yang interaktif.

Honda juga memasangkan Active Sound Control untuk memperkuat sensasi tersebut. Ketika pengemudi menggunakan mode SPORT atau BOOST, karakter suara dan efek perpindahan gigi dibuat untuk menghadirkan pengalaman yang lebih emosional.

Ini menjadi salah satu pembeda Super-ONE dibanding banyak mobil listrik yang justru menghilangkan hampir seluruh sensasi mekanis kendaraan konvensional.

Handling menjadi bagian yang cukup penting pada Honda Super-ONE. Honda tidak hanya mengejar bentuk kecil, tetapi juga melakukan pengembangan pada kaki-kaki dan lebar tapak roda.

Honda Global menyebut bobot kendaraan sekitar 1.090 kg, dengan lebar tread 1.345 mm dan ban berukuran besar untuk mendukung stabilitas. Lebar tapak tersebut juga ditingkatkan 10 mm dibanding basis pengembangannya.

Baca Juga: Sama-Sama Diesel, Panther Grand Touring atau Innova yang Lebih Layak Dibeli?

Karakter tersebut membuat Super-ONE berpotensi memberikan rasa berkendara yang lebih lincah dibanding mobil listrik berukuran besar. Bobot yang relatif ringan juga menjadi keuntungan tersendiri. Mobil tidak membutuhkan tenaga terlalu besar untuk menggerakkan bodi, sehingga respons terhadap input kemudi dapat terasa lebih cepat.

Di jalan perkotaan, handling semacam ini sangat berguna. Pengemudi lebih mudah berpindah jalur, melakukan putar balik, masuk ke tempat parkir, maupun melewati jalan sempit. Posisi duduk yang cukup tinggi juga membantu visibilitas ke depan.

Untuk perjalanan lebih cepat, Super-ONE tetap memiliki karakter stabil berkat desain bodi dan penggunaan ban yang mendukung. Namun, ground clearance 140 mm menunjukkan bahwa mobil ini lebih cocok digunakan sebagai kendaraan perkotaan daripada dipaksakan menghadapi medan yang berat. Jalan rusak dan polisi tidur tetap perlu dilewati dengan kecepatan yang wajar.

Sektor kenyamanan juga tidak dilupakan. Honda menyediakan ULTRA Seats yang merupakan salah satu ciri khas dari keluarga N-Series. Konsep kursi ini membuat konfigurasi ruang menjadi lebih fleksibel.

Kursi belakang dapat diatur untuk memberikan tambahan ruang sesuai kebutuhan. Honda Global menjelaskan bahwa mekanisme kursi belakang tersebut mempertahankan konsep dive-down dan tip-up dari keluarga N-Series.

Untuk mobil dengan ukuran eksterior yang kecil, fleksibilitas ruang menjadi nilai tambah besar. Bagasi Honda Super-ONE mempunyai kapasitas 155 liter ketika empat kursi digunakan. Ketika kursi belakang dilipat untuk konfigurasi dua penumpang, kapasitas ruang bagasi meningkat hingga 611 liter berdasarkan pengukuran VDA Honda.

Artinya, mobil ini masih cukup masuk akal digunakan untuk aktivitas keluarga kecil. Belanja kebutuhan harian, membawa koper kecil, tas kerja, perlengkapan olahraga, maupun barang belanjaan masih dapat dilakukan tanpa harus menggunakan kendaraan berukuran besar.

Kabin Honda Super-ONE juga dibuat cukup modern. Terdapat layar TFT 7 inci dengan konsep Triple Meter Display serta layar audio 9 inci yang sudah menggunakan Google built-in. Honda CONNECT juga tersedia dan dipadukan dengan Digital Key. Sistem audio menjadi salah satu fitur yang cukup mencolok karena Honda memasangkan 7+1 speaker BOSE dengan subwoofer.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Diesel Atau Chevrolet Spin Diesel, Mana yang Lebih Layak Digunakan

Bagi pengguna yang menghabiskan cukup banyak waktu di dalam mobil, kombinasi tersebut membuat Super-ONE tidak terasa sebagai kendaraan listrik murah yang hanya mengandalkan baterai dan motor listrik. Interiornya mencoba memberikan pengalaman yang lebih lengkap, mulai dari sistem hiburan, konektivitas, pencahayaan kabin hingga instrumen pengemudi.

Dari sisi keselamatan, Honda Super-ONE juga sudah dilengkapi Honda SENSING. Fitur tersebut menjadi salah satu nilai penting karena mobil ini ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.

Selain sistem bantuan pengemudi, tersedia pula enam airbag yang terdiri dari dual front SRS, side dan side curtain. Sensor parkir empat titik di depan dan empat titik di belakang juga membantu ketika kendaraan digunakan di area sempit.

Salah satu bagian paling penting dalam mobil listrik tentu baterai. Honda Super-ONE menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 29,6 kWh. Honda Indonesia mencantumkan jarak tempuh hingga 252 km berdasarkan standar NEDC. Sementara laporan mengenai spesifikasi peluncuran global dan pasar Indonesia juga menyebut angka hingga 274 km menggunakan standar WLTP.

Perbedaan angka tersebut berasal dari metode pengujian yang berbeda, sehingga angka NEDC dan WLTP sebaiknya tidak dibandingkan secara langsung.

Jika menggunakan angka resmi Honda Indonesia sebesar 252 km dan kapasitas baterai 29,6 kWh, konsumsi energi teoritisnya berada di kisaran 11,7 kWh per 100 km.

Angka tersebut merupakan hasil perhitungan sederhana dari kapasitas baterai dibagi jarak tempuh pengujian, bukan angka konsumsi riil yang dijamin untuk semua kondisi jalan. Penggunaan AC, kemacetan, kecepatan tinggi, muatan, kondisi ban, temperatur dan gaya mengemudi dapat membuat konsumsi aktual berbeda.

Dengan kapasitas baterai 29,6 kWh, Super-ONE memang lebih diarahkan untuk kebutuhan mobilitas harian. Mobil ini tidak mencoba menjadi kendaraan perjalanan antarkota dengan jarak ekstrem.

Untuk penggunaan rutin di dalam kota, kapasitas tersebut justru dapat menjadi pilihan yang masuk akal karena baterai tidak terlalu besar sehingga bobot kendaraan dapat ditekan.

Sistem pengisian dayanya menggunakan port Type 2/CCS2. Untuk pengisian AC, kemampuan maksimalnya mencapai 6,6 kW pada satu fase dan 10 kW pada tiga fase.

Pengisian menggunakan AC 6 kW membutuhkan sekitar 4,5 jam, sedangkan DC fast charging 50 kW diklaim mampu mengisi dalam waktu sekitar 30 menit.

Honda juga memberikan portable charger pada setiap unit. Ini menjadi keuntungan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengisian dari rumah selama instalasi listrik dan perangkat pengisian mendukung kebutuhan kendaraan. Dengan pola penggunaan harian yang tidak terlalu jauh, pemilik tidak harus selalu bergantung pada stasiun pengisian cepat.

Baca Juga: Ford Everest atau Pajero Sport 2009? Harga Bekas Beda Jauh, Tapi Mana Yang Lebih Berpower

Untuk harga, Honda Super-ONE dibanderol Rp438 juta OTR Jakarta. Konsumen yang memilih warna spesial Boost Violet Pearl atau Luminous Grey Metallic harus menambah Rp10 juta, sehingga harganya menjadi Rp448 juta. Warna standar yang tersedia adalah Crystal Black Pearl.

Harga tersebut membuat Honda Super-ONE bukan mobil listrik termurah di Indonesia. Namun, paket yang diberikan cukup berbeda karena kendaraan ini membawa fitur Honda SENSING, Honda CONNECT, BOSE, lima mode berkendara, BOOST Mode, sistem simulasi tujuh percepatan, serta baterai 29,6 kWh.

Kelebihan lain berada pada layanan purnajual. Honda menyatakan Super-ONE akan dilayani di dealer Honda tertentu yang sudah dilengkapi teknisi tersertifikasi, peralatan khusus, serta dukungan suku cadang kendaraan listrik.

Honda juga memberikan garansi kendaraan tiga tahun atau 100.000 km dan garansi baterai tegangan tinggi delapan tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu.

Hal tersebut penting karena salah satu kekhawatiran masyarakat ketika membeli mobil listrik adalah ketersediaan suku cadang dan kemampuan bengkel menangani sistem bertegangan tinggi.

Dengan dukungan jaringan dealer tertentu, pemilik Super-ONE mempunyai jalur servis resmi yang lebih jelas dibanding kendaraan listrik yang jaringan purnajualnya masih terbatas.

Meski demikian, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Pertama adalah harga. Dengan banderol Rp438 juta, Super-ONE harus bersaing dengan kendaraan yang mempunyai ukuran lebih besar dan mungkin menawarkan ruang kabin lebih luas.

Jadi, nilai pembeliannya lebih banyak berada pada kombinasi teknologi, karakter berkendara, efisiensi dan pengalaman menggunakan mobil listrik Honda.

Kekurangan berikutnya adalah kapasitas baterai yang tidak terlalu besar. Jarak 252 km berdasarkan NEDC memang cukup untuk aktivitas harian, tetapi jarak aktual dapat lebih rendah tergantung kondisi. Pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh perlu merencanakan pengisian daya dengan lebih matang.

Dimensi kompak juga menjadi kelebihan sekaligus kekurangan. Bodi kecil sangat menyenangkan di kota, tetapi ruang penumpang dan bagasi tetap tidak akan terasa sebesar SUV atau MPV. Untuk keluarga besar yang sering bepergian membawa banyak barang, kendaraan dengan bodi lebih besar tentu lebih praktis.

Ground clearance 140 mm juga membuat pemilik perlu lebih memperhatikan kondisi jalan. Super-ONE lebih cocok digunakan di aspal perkotaan dan jalan dengan kualitas cukup baik. Jalan berlubang besar, tanjakan curam, maupun polisi tidur tinggi sebaiknya dilewati secara hati-hati.

Ketersediaan suku cadang juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan karena Super-ONE di Indonesia masih berstatus CBU dari Jepang.

Honda memang sudah menyatakan adanya dukungan suku cadang dan teknisi di dealer tertentu, tetapi jumlah unit yang beredar pada tahap awal tetap relatif sedikit. Ini dapat menjadi pertimbangan dalam hal waktu tunggu komponen tertentu apabila suatu saat membutuhkan penggantian komponen khusus.

Di sisi lain, keunggulan terbesar Honda Super-ONE justru terletak pada karakter yang sulit ditemukan pada mobil listrik kompak biasa. Honda tidak hanya membuat kendaraan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Mode SPORT dan BOOST, Active Sound Control, simulasi tujuh percepatan serta desain yang fokus pada handling menunjukkan bahwa aspek kesenangan berkendara tetap menjadi bagian penting.

Untuk masyarakat umum, Honda Super-ONE paling cocok sebagai kendaraan harian perkotaan yang ingin memberikan pengalaman berbeda dari mobil listrik biasa.

Ukurannya mudah dikendalikan, kebutuhan energi relatif rendah, fitur kabinnya lengkap, sistem keselamatannya modern dan pengisian baterainya sudah menggunakan standar yang lazim digunakan kendaraan listrik modern.

Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas interior. Kemampuan kursi belakang untuk dikonfigurasi membuat ruang yang tersedia dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Saat membawa penumpang, konfigurasi dapat dipertahankan seperti biasa. Ketika membutuhkan ruang barang lebih banyak, kursi belakang dapat dimanfaatkan untuk memperluas area penyimpanan.

Pada akhirnya, Honda Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik paling unik yang hadir di Indonesia pada 2026. Harga Rp438 juta memang bukan angka kecil, tetapi Honda memberikan

karakter yang cukup berbeda melalui bodi kompak, motor listrik 70 kW, torsi 162 Nm, baterai 29,6 kWh, jarak tempuh hingga 252 km NEDC, lima mode berkendara, fitur keselamatan lengkap dan teknologi kabin modern.

Keputusan Honda mempertahankan unsur fun to drive menjadi daya tarik tersendiri. Mobil listrik tidak selalu harus identik dengan kendaraan yang hanya mengejar keheningan dan efisiensi. Melalui Super-ONE, Honda menunjukkan bahwa kendaraan listrik berukuran kecil tetap dapat dibuat lincah, ekspresif dan menyenangkan digunakan.

Baca Juga: Harga Bekas Mirip, Navara 2015 atau Triton 2015, Mana yang Menguntungkan

Bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari, Honda Super-ONE mempunyai paket yang cukup lengkap. Konsumsi energi yang relatif efisien, ukuran kompak, pengisian yang fleksibel, fitur keselamatan, konektivitas, kenyamanan kabin dan dukungan purnajual menjadi nilai yang membuatnya menarik.

Sementara itu, kekurangan berupa harga yang cukup tinggi, kapasitas baterai yang terbatas untuk perjalanan jauh, ruang yang tidak sebesar SUV atau MPV serta jumlah unit awal yang terbatas perlu dipertimbangkan sejak awal.

Dengan karakter tersebut, Honda Super-ONE lebih tepat dipandang sebagai mobil listrik kompak dengan fokus pada kenyamanan dan kesenangan berkendara, bukan sekadar kendaraan listrik yang mengejar angka jarak tempuh.

Untuk 2026, kehadiran Super-ONE juga menjadi langkah penting Honda di pasar mobil listrik Indonesia. Setelah sebelumnya lebih banyak bermain melalui model elektrifikasi tertentu,

Honda kini menghadirkan kendaraan listrik murni yang bisa dibeli konsumen. Respons pasar pada awal pemesanan bahkan menunjukkan bahwa minat terhadap mobil listrik dengan karakter berbeda cukup besar. Alokasi 100 unit untuk Indonesia telah habis dipesan dan booking tercatat mencapai 132 unit per 6 Agustus 2026.

Dengan kombinasi tersebut, Honda Super-ONE layak menjadi salah satu mobil listrik yang diperhitungkan pada 2026, terutama bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan berukuran kecil, mudah digunakan di kota, memiliki fitur modern dan tetap memberikan sensasi berkendara yang lebih hidup.

Kehadiran model ini juga memperlihatkan bahwa era elektrifikasi Honda tidak harus meninggalkan karakter berkendara yang selama ini melekat pada merek tersebut. (dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Honda Super-ONE Honda Super-ONE Indonesia spesifikasi Honda Super-ONE Honda listrik mobil listrik Honda