RADARSEMARANG.ID - Ini kabar gembira bagi anda yang tengah menunggu kehadiran motor mungil yang cocok buat mobilitas di jalanan perkotaan, Honda Dunk 50cc. Honda Dunk 50cc bisa menjadi salah satu skutik yang menarik perhatian konsumen di tanah air, jika nantinya resmi dirilis di Indonesia.
Honda Dunk 50cc, memiliki bodi mungil dipadukan dengan desain futuristis dan mesin berkapasitas kecil membuat motor ini punya karakter yang berbeda dari skutik pada umumnya. Honda mencatat Dunk menggunakan mesin 49cc, bukan 50cc secara kapasitas aktual.
Mesinnya mengusung konfigurasi 4-tak, satu silinder, OHC, serta sistem pendingin cairan. Di atas kertas, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 4,5 PS pada 8.000 rpm dan torsi 0,42 kgf·m pada 6.000 rpm.
Menariknya, bukan performa yang menjadi daya tarik utama Honda Dunk. Efisiensi bahan bakarnya justru menjadi salah satu nilai jual paling menonjol.
Baca Juga: Spesifikasi TVS Ntorq, Skutik Hyper-Sport 150 cc dengan Tenaga 13,2 PS dan Fitur Canggih
Konsumsi BBM Honda Dunk Capai 75,3 Km per Liter
Honda mencantumkan angka konsumsi bahan bakar 75,3 km/liter berdasarkan pengujian konsumsi bahan bakar pada kecepatan konstan 30 km/jam dengan satu pengendara. Sementara berdasarkan metode WMTC, angkanya tercatat 58,4 km/liter.
Artinya, angka 75,3 km/liter tersebut sebaiknya dipahami sebagai hasil pengujian dalam kondisi tertentu, bukan jaminan konsumsi BBM dalam penggunaan harian.
Kondisi jalan, gaya berkendara, beban, dan lalu lintas dapat membuat konsumsi aktual berbeda. Dengan kapasitas tangki 4,5 liter, secara hitungan sederhana angka 75,3 km/liter setara dengan potensi jarak teoritis sekitar 339 km dalam kondisi tangki penuh.
Namun, angka tersebut tetap merupakan perhitungan berdasarkan hasil uji, bukan jarak tempuh nyata yang pasti bisa dicapai setiap pengguna.
Mesin 49cc Berpendingin Cairan
Salah satu hal yang cukup menarik dari Honda Dunk adalah penggunaan mesin kecil berpendingin cairan. Honda menyebut mesin AF74E tersebut sebagai mesin 4-tak OHC satu silinder dengan kapasitas 49cc.
Outputnya memang tidak besar, tetapi karakter tersebut sesuai dengan konsep Dunk sebagai skutik mungil untuk mobilitas perkotaan. Tenaga 4,5 PS pada 8.000 rpm dan torsi 4,1 Nm atau 0,42 kgf·m pada 6.000 rpm cukup menggambarkan fokus motor ini pada kepraktisan dan efisiensi, bukan mengejar performa tinggi.
Baca Juga: TVS Ntorq 150, Skutik Sport 150 cc dengan Desain Lebih Berani
Dimensinya Ringkas, Cocok untuk Jalanan Kota
Honda Dunk memiliki panjang 1.675 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1.040 mm. Tinggi joknya berada di angka 730 mm, sedangkan bobot kendaraan sekitar 81 kg. Dimensi tersebut membuat Honda Dunk terlihat proporsional sebagai skutik kecil.
Radius putarnya juga tercatat 1,8 meter, sehingga konsepnya memang dekat dengan kebutuhan mobilitas di lingkungan perkotaan yang membutuhkan kendaraan mudah dikendalikan dan praktis digunakan.
Secara desain, Dunk mengusung tampilan futuristis dengan garis bodi yang tegas.
Model setangnya juga dibuat terbuka dengan panel instrumen yang terlihat jelas, memberikan kesan berbeda dibandingkan skutik konvensional.
Bukan Sekadar Motor Kecil
Meski hanya mengandalkan mesin 49cc, Honda Dunk memiliki sejumlah teknologi yang menarik. Honda mencantumkan sistem injeksi PGM-FI serta fitur idling stop system pada model ini.
Pada spesifikasi terbaru yang tercantum di situs Honda Jepang, Dunk juga menggunakan transmisi otomatis V-Matic dan tangki bahan bakar 4,5 liter.
Kombinasi mesin kecil, bobot 81 kg, dimensi ringkas, dan konsumsi bahan bakar yang diklaim mencapai 75,3 km/liter membuat Honda Dunk punya formula yang cukup menarik untuk kendaraan harian di kawasan perkotaan.(sls)
Editor : Baskoro Septiadi