RADARSEMARANG.ID – Toyota Sienta 2016 dan Honda Freed yang sering disebut sebagai Honda Freed 2016 sama-sama menarik bagi masyarakat yang sedang mencari mobil keluarga bekas dengan pintu geser. Keduanya menawarkan kabin tujuh penumpang, mesin 1.5 liter, penggerak roda depan, serta karakter yang lebih praktis dibanding MPV konvensional.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diketahui sejak awal di Indonesia, Honda Freed sebenarnya sudah mengakhiri penjualannya pada 2015, sehingga unit yang disebut Freed 2016 umumnya merupakan unit produksi sebelumnya yang tercatat atau didaftarkan pada 2016.
Karena itu, ketika mencari mobil bekas, tahun produksi, tahun registrasi, kondisi unit, dan riwayat servis harus diperiksa secara langsung.
Toyota Sienta justru mulai dipasarkan di Indonesia pada 2016 dan hadir sebagai salah satu alternatif baru bagi keluarga yang menginginkan MPV dengan pintu geser. Mobil ini menggunakan mesin 2NR-FE 1.496 cc empat silinder dengan teknologi Dual VVT-i.
Tenaga yang dihasilkan berada di kisaran 107-109 dk dengan torsi sekitar 140 Nm, tergantung sumber dan spesifikasi yang digunakan. Pilihan transmisinya terdiri dari manual dan CVT, sedangkan penggeraknya menggunakan roda depan.
Dalam pemakaian sehari-hari, karakter Sienta cukup mudah diterima. Mesin 1.5 liter tersebut memang bukan mesin yang dirancang untuk memberikan akselerasi agresif, tetapi cukup untuk membawa keluarga bepergian di dalam kota maupun perjalanan antarkota.
Respons CVT terasa halus ketika digunakan santai, sementara transmisi manual dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih langsung.
Baca Juga: Sama-Sama Tahun 2022, Innova Reborn atau Fortuner, Mesin 2GD vs 1GD, Siapa Jawaranya?
Untuk konsumsi bahan bakar, angka di lapangan tentu sangat bergantung pada kondisi mobil, gaya mengemudi, beban penumpang, kondisi ban, lalu lintas, dan penggunaan AC.
Hasil pengetesan pada Sienta mencatat sekitar 14,5 km/liter untuk rute dalam kota dan 17,2 km/liter untuk rute tol. Sementara sumber lain menunjukkan angka yang lebih konservatif, sehingga calon pembeli sebaiknya menganggap angka tersebut sebagai gambaran, bukan jaminan konsumsi setiap unit.
Honda Freed mempunyai karakter yang sedikit berbeda. Mobil ini menggunakan mesin 1.497 cc i-VTEC dengan tenaga sekitar 118 PS dan torsi 146 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis lima percepatan.
Dibanding Sienta, karakter mesin Freed terasa lebih konvensional karena menggunakan transmisi otomatis 5AT, bukan CVT. Untuk penggunaan keluarga, kombinasi mesin dan transmisi tersebut masih cukup nyaman, terutama ketika mobil digunakan untuk perjalanan dalam kota maupun keluar kota.
Dalam hal konsumsi BBM, Honda Freed umumnya berada pada kisaran sekitar 11-13 km/liter di dalam kota dan 14-17 km/liter untuk perjalanan luar kota berdasarkan data penggunaan yang dipublikasikan.
Angka tersebut bukan angka mutlak karena mobil yang usianya sudah cukup panjang sangat dipengaruhi kondisi mesin, transmisi, injector, sensor, ban, kaki-kaki, dan kebiasaan pengemudi.
Kalau fokus utama adalah efisiensi bahan bakar, Toyota Sienta 2016 cenderung lebih menarik, terutama pada varian CVT yang digunakan dengan gaya mengemudi ekonomis.
Namun, perbedaan konsumsi BBM tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan karena kondisi unit bekas bisa membuat hasil sebenarnya jauh berbeda dari angka pengujian.
Dari sisi ukuran, Sienta memiliki panjang sekitar 4.235 mm, lebar 1.695 mm, tinggi sekitar 1.695 mm, serta wheelbase 2.750 mm. Kapasitas tempat duduknya mencapai tujuh orang. Ground clearance sekitar 133 mm dan radius putarnya sekitar 5,3 meter.
Honda Freed memiliki dimensi sekitar 4.215 mm panjang, 1.700 mm lebar, dan 1.740 mm tinggi dengan wheelbase 2.740 mm. Konfigurasi kabinnya juga tujuh penumpang.
Dari angka tersebut terlihat bahwa kedua mobil tidak memiliki perbedaan ukuran yang ekstrem, tetapi Freed memiliki bodi yang lebih tinggi sehingga memberikan kesan kabin yang sangat lapang.
Baca Juga: Simak Dulu Duel Daihatsu Rocky 2023 vs Honda WR-V 2023 Sebelum Beli
Untuk keluarga yang sering membawa anak-anak, orang tua, atau penumpang lanjut usia, pintu geser menjadi salah satu fitur yang sangat membantu.
Pintu dapat dibuka tanpa membutuhkan ruang selebar pintu konvensional. Ketika parkir di tempat sempit, kelebihan tersebut terasa sangat nyata. Anak-anak juga lebih mudah keluar-masuk tanpa terlalu berisiko membenturkan pintu ke mobil di sebelahnya.
Sienta memiliki keunggulan pada desain yang lebih modern karena memang lahir lebih baru di pasar Indonesia. Desain dashboard, posisi pengemudi, dan pengaturan kabinnya terasa lebih mengikuti selera mobil modern.
Salah satu keunggulan praktisnya adalah kursi baris ketiga yang dapat dilipat dengan mekanisme dive-in sehingga ruang bagasi dapat dibuat lebih rata dan fungsional.
Sementara itu, Freed mempunyai salah satu keunggulan paling kuat pada konsep kabin. Bentuk bodinya yang tinggi membuat akses ke dalam mobil terasa mudah.
Posisi duduk juga memberikan visibilitas yang cukup baik. Untuk keluarga yang mengutamakan kenyamanan penumpang, Freed masih memiliki daya tarik meskipun desainnya sudah tidak lagi terlihat semodern Sienta.
Soal handling, Toyota Sienta terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan. Karakter kemudinya cukup responsif untuk ukuran MPV keluarga. Basis dan karakter berkendaranya membuat Sienta relatif menyenangkan ketika dikemudikan sendirian maupun saat membawa keluarga. Sumber otomotif juga mencatat bahwa handling Sienta cukup baik dan pengaturan kursinya fleksibel.
Honda Freed lebih mengutamakan kenyamanan dibanding karakter sporty. Bodi yang tinggi membuat sensasi berkendaranya tidak sama dengan hatchback atau sedan.
Ketika bermanuver pada kecepatan tinggi, pengemudi tetap harus memperhitungkan karakter bodinya. Namun untuk perjalanan keluarga, karakter tersebut justru cukup masuk akal karena suspensinya dibuat untuk memberikan kenyamanan.
Fitur juga menjadi bagian penting dalam membandingkan Toyota Sienta 2016 dengan Honda Freed. Sienta tersedia dalam beberapa varian seperti G, V, dan Q.
Pada varian tertentu tersedia head unit layar sentuh, fitur konektivitas, kamera atau fitur pendukung parkir, serta perangkat kenyamanan yang lebih lengkap. Sienta juga memiliki konfigurasi dengan AC belakang pada varian tertentu.
Untuk aspek keselamatan, varian Sienta yang dilengkapi Vehicle Stability Control memiliki catatan keselamatan yang baik dan Toyota menyebut Sienta memperoleh peringkat lima bintang ASEAN NCAP untuk varian dengan VSC. Namun calon pembeli mobil bekas tetap harus memeriksa kelengkapan fitur pada unit yang akan dibeli karena spesifikasi dapat berbeda menurut tipe.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, Siapa Lebih Unggul?
Honda Freed mempunyai daya tarik tersendiri melalui fitur power sliding door, terutama pada varian E PSD. Fitur ini membuat akses ke baris kedua dan ketiga menjadi sangat praktis.
Namun karena usia kendaraan sudah cukup tua, kondisi motor, rel, kabel, mekanisme pintu, serta komponen pendukung harus diperiksa dengan teliti sebelum membeli.
Berbicara harga bekas, Toyota Sienta 2016 saat ini memiliki rentang yang cukup lebar. Data iklan pasar yang tersedia menunjukkan sejumlah unit berada di kisaran Rp135 juta hingga Rp160 jutaan,
sementara unit dengan kondisi, kilometer, tipe, dan kelengkapan tertentu dapat berada lebih tinggi. Umumnya unit Sienta 2016 pada kisaran sekitar Rp146 juta hingga Rp168 juta untuk beberapa contoh unit.
Honda Freed yang disebut sebagai model 2016 juga memiliki harga yang sangat bergantung pada tipe dan kondisi. Data pasar 2026 menunjukkan kisaran sekitar Rp130 juta hingga Rp220 jutaan, dengan varian E PSD biasanya berada di atas varian yang lebih rendah. Ada pula listing yang menunjukkan harga mulai sekitar Rp133 juta.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa jangan langsung menyimpulkan mobil yang lebih murah sebagai pilihan terbaik. Pada mobil bekas, kondisi kendaraan jauh lebih penting daripada sekadar tahun dan harga.
Sienta 2016 dengan riwayat servis jelas, transmisi sehat, kaki-kaki bagus, dan kondisi interior terawat bisa menjadi pembelian yang jauh lebih masuk akal daripada unit yang lebih murah tetapi membutuhkan banyak perbaikan.
Dari sisi purna jual, Toyota Sienta mempunyai keuntungan karena merek Toyota memiliki jaringan servis dan ekosistem kendaraan yang luas di Indonesia.
Baca Juga: Wuling Almaz Exclusive 2019 vs DFSK Glory i-Auto, Harga Bekasnya Kini Bikin Kaget
Komponen perawatan berkala juga relatif mudah ditemukan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin menggunakan mobil untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak ingin terlalu kesulitan ketika membutuhkan bengkel atau suku cadang.
Honda Freed juga tidak bisa dikatakan sulit dirawat. Banyak komponen fast moving masih mudah ditemukan melalui jaringan bengkel umum maupun toko onderdil.
Namun karena Freed sudah tidak diproduksi dan usia unit sudah lebih tua, beberapa komponen tertentu, terutama komponen spesifik model dan bagian power sliding door, perlu mendapat perhatian lebih.
Untuk suku cadang, pengguna Sienta dapat relatif tenang untuk komponen umum seperti oli, filter, busi, kampas rem, aki, ban, dan berbagai komponen kaki-kaki.
Pada komponen spesifik, tetap perlu mengecek ketersediaan dan harga sebelum membeli. Freed memiliki kondisi serupa, tetapi usia kendaraan yang lebih tua membuat pemeriksaan riwayat penggantian komponen menjadi semakin penting.
Keunggulan terbesar Toyota Sienta 2016 adalah kombinasi usia yang relatif lebih muda, konsumsi BBM yang berpotensi lebih hemat, desain yang lebih modern, handling yang cukup baik, kapasitas tujuh penumpang, dan pintu geser yang sangat berguna untuk keluarga.
Sienta juga memiliki fleksibilitas kabin yang bagus sehingga bisa digunakan untuk aktivitas harian, mengantar anak sekolah, bekerja, berbelanja, hingga perjalanan luar kota.
Kekurangan Sienta antara lain ground clearance yang relatif rendah sehingga pengemudi harus berhati-hati ketika melewati jalan rusak, polisi tidur tinggi, atau permukaan jalan yang tidak rata.
Selain itu, performanya tidak bisa disebut bertenaga besar ketika mobil diisi penuh tujuh orang dan membawa barang. Pada unit CVT, kondisi transmisi juga wajib diperiksa karena perbaikan komponen transmisi dapat membutuhkan biaya cukup besar apabila sebelumnya tidak dirawat dengan benar.
Honda Freed unggul dalam hal kenyamanan kabin, akses pintu geser, karakter mesin yang cukup responsif, serta ruang interior yang terasa lega. Posisi duduk dan bentuk kabinnya membuat mobil ini cocok untuk masyarakat yang sering bepergian bersama keluarga. Power sliding door pada varian tertentu juga menjadi fitur yang sangat praktis.
Kekurangannya adalah usia kendaraan yang lebih tua, konsumsi BBM yang tidak selalu sehemat Sienta, serta risiko munculnya biaya perawatan pada komponen yang sudah berumur. Mekanisme pintu geser, kaki-kaki, sistem AC, seal, interior, dan komponen elektronik perlu diperiksa sebelum transaksi.
Baca Juga: Harga Bekas Bersaing, Suzuki Grand Vitara 2023 vs Hyundai Creta 2023 Mana yang Lebih Layak
Jika Anda mencari mobil keluarga bekas dengan usia lebih muda, konsumsi bahan bakar yang relatif efisien, tampilan lebih modern, dan kemudahan mendapatkan dukungan servis, Toyota Sienta 2016 menjadi pilihan yang sangat masuk akal.
Sementara jika prioritas utama adalah kenyamanan kabin, karakter MPV yang matang, akses pintu geser, serta pengalaman berkendara yang sudah dikenal banyak pengguna, Honda Freed tetap menarik untuk dipertimbangkan.
Namun, bagi masyarakat umum yang ingin membeli salah satu dari kedua mobil ini, rekomendasinya bukan sekadar pilih Toyota atau pilih Honda .
Lebih baik pilih unit yang memiliki riwayat servis paling jelas, kondisi mesin sehat, transmisi bekerja normal, AC dingin, pintu geser tidak bermasalah, kaki-kaki tidak berbunyi, interior terawat, pajak dan dokumen lengkap, serta tidak memiliki bekas tabrakan berat atau banjir.
Sebelum membayar, lakukan test drive setidaknya 15-30 menit. Rasakan perpindahan transmisi, respons mesin, bunyi kaki-kaki, getaran saat idle, performa AC, pengereman, kemudi, dan fungsi seluruh pintu. Untuk Sienta CVT, pastikan tidak ada gejala getaran atau respons transmisi yang tidak wajar. Untuk Freed, perhatikan secara khusus kerja pintu geser elektrik apabila unit memiliki fitur tersebut.
Pada akhirnya, Toyota Sienta 2016 lebih cocok untuk pembeli yang menginginkan MPV keluarga yang lebih muda, modern, praktis, dan cenderung efisien.
Honda Freed yang terdaftar atau disebut sebagai tahun 2016 lebih cocok bagi pembeli yang mengutamakan kenyamanan kabin dan kepraktisan pintu geser, dengan catatan kondisi unit harus benar-benar sehat karena model tersebut sudah lebih tua dan penjualannya di Indonesia telah berakhir sebelumnya.
Kalau pertanyaannya adalah mana yang lebih layak dibeli untuk masyarakat umum, Toyota Sienta 2016 menjadi pilihan yang lebih rasional apabila harga dan kondisi kedua unit tidak berbeda jauh.
Baca Juga: Mobil Mewah Antara Denza D9 2023 vs Vellfire 2023, Ternyata Selisih Harganya Tipis
Sienta menawarkan usia yang lebih muda dan efisiensi yang menarik, sedangkan Freed tetap menjadi pilihan kuat apabila ditemukan unit dengan perawatan sangat baik dan harga yang sepadan.
Pada mobil bekas, kondisi kendaraan tetap menjadi faktor penentu karena satu unit yang terawat dapat jauh lebih menguntungkan daripada mobil dengan tahun sama tetapi memiliki riwayat perawatan buruk.
Dengan demikian, Sienta 2016 versus Honda Freed 2016 bukan hanya pertarungan antara Toyota dan Honda. Ini adalah pilihan antara MPV yang lebih modern dan efisien melawan MPV yang menawarkan kenyamanan kabin dan karakter keluarga yang sudah terbukti.
Untuk penggunaan sehari-hari, mengantar keluarga, bekerja, berbelanja, sekolah, dan perjalanan luar kota, keduanya masih relevan selama pembeli mampu menemukan unit yang benar-benar sehat.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi