RADARSEMARANG.ID - Salah satu mobil produk Honda yang memiliki banyak penggemar di Indonesia adalah Honda CRV, mobil di kelas SUV terbilang cukup laris di pasar mobi, baik baru maupun bekas.
Ada beberapa alasan yang membuat Honda CRV memiliki banyak penggemar, selain desain yang modern, kabin nyaman, juga performanya yang bertenaga meski sudah tidak lagi berstatus kendaraan baru. Namun, seperti kendaraan bekas pada umumnya, membeli Honda CR-V tidak cukup hanya melihat tampilan luar yang masih mengilap.
Kondisi mesin, kaki-kaki hingga sistem transmisi perlu diperiksa secara menyeluruh agar calon pembeli tidak menghadapi biaya perbaikan tak terduga setelah transaksi.
Sebuah unggahan di media sosial bahkan menyoroti lima komponen yang disebut perlu mendapat perhatian khusus saat membeli Honda CR-V bekas. Komponen tersebut dikaitkan dengan potensi biaya perbaikan yang tidak sedikit apabila mengalami kerusakan. Berikut lima bagian Honda CR-V yang patut diperiksa sebelum memutuskan membeli unit bekas.
Baca Juga: 4 Kelemahan Mobil Diesel yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli, Tak Cuma Soal Suara Mesin
1. Mesin Turbo, Jangan Abaikan Riwayat Penggantian Oli
Pada varian Honda CR-V yang menggunakan mesin turbo, perawatan pelumas menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Oli mesin yang terlambat diganti atau penggunaan pelumas yang tidak sesuai berpotensi memengaruhi kondisi komponen mesin dalam jangka panjang.
Calon pembeli sebaiknya menanyakan riwayat servis dan perawatan kendaraan kepada pemilik sebelumnya. Pemeriksaan oleh mekanik terpercaya juga bisa membantu mengetahui kondisi mesin secara lebih akurat.
2. Head Unit dan Panel AC Digital Perlu Dicoba Langsung
Komponen elektronik juga menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan. Pastikan layar head unit, tombol, sensor, serta pengaturan AC dapat berfungsi dengan normal.
Jangan hanya menyalakan mesin saat melakukan inspeksi. Cobalah seluruh fitur yang tersedia dan pastikan tidak muncul pesan kesalahan pada panel instrumen. Masalah pada sistem elektronik bisa membutuhkan pemeriksaan khusus, sehingga lebih baik diketahui sebelum transaksi dilakukan.
3. Perhatikan Bunyi dari Rack Steer dan Kaki-Kaki
Saat melakukan test drive, calon pembeli perlu memperhatikan apakah muncul bunyi tidak wajar ketika setir diputar atau saat mobil melewati jalan yang tidak rata.
Kondisi jalan dan kebiasaan penggunaan pemilik sebelumnya dapat memengaruhi usia pakai berbagai komponen kaki-kaki. Karena itu, pemeriksaan di bengkel menjadi langkah yang bijak untuk memastikan sumber bunyi dan kondisi komponen secara keseluruhan.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Ini Asal 10 Merek Motor Terkenal Dunia, Nomor 10 Sering Diperdebatkan
4. Pastikan Sistem AC Masih Bekerja Optimal
AC merupakan salah satu fitur penting pada mobil, terutama untuk penggunaan harian di Indonesia. Jangan hanya memastikan AC menyala, tetapi perhatikan juga seberapa cepat kabin menjadi dingin dan apakah suhu tetap stabil.
Apabila AC terasa kurang dingin, penyebabnya bisa beragam. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah masalah berasal dari komponen ringan atau membutuhkan penanganan yang lebih serius.
5. Transmisi CVT Wajib Diperiksa Sebelum Membeli
Bagi Honda CR-V yang menggunakan transmisi CVT, pemeriksaan kondisi transmisi menjadi salah satu tahapan paling penting.
Saat test drive, perhatikan respons mobil ketika berakselerasi, apakah terdapat getaran, suara tidak normal, atau perpindahan tenaga yang terasa tidak wajar. Riwayat perawatan transmisi juga sebaiknya ditanyakan kepada penjual.
Perawatan berkala sesuai rekomendasi pabrikan dapat membantu menjaga performa komponen. Namun, kondisi setiap kendaraan tetap berbeda tergantung usia, jarak tempuh, dan cara penggunaan sebelumnya.
Jangan Takut Beli Honda CR-V Bekas, yang Penting Teliti
Informasi mengenai komponen yang berpotensi membutuhkan biaya perbaikan bukan berarti Honda CR-V bekas harus dihindari. Setiap mobil memiliki komponen yang mengalami keausan seiring usia dan pemakaian.
Justru, informasi tersebut dapat menjadi pengingat bagi calon pembeli untuk melakukan inspeksi secara lebih teliti sebelum mengeluarkan uang.
Sebelum membeli Honda CR-V bekas, ada baiknya melakukan test drive, memeriksa riwayat servis, mengecek dokumen kendaraan, serta membawa mobil ke bengkel atau jasa inspeksi independen.
Dengan pemeriksaan yang tepat, calon pembeli bisa mengetahui kondisi kendaraan secara lebih objektif dan memperkirakan biaya perawatan setelah mobil berpindah tangan.
Ingat, harga mobil bekas mungkin terlihat menarik di awal. Namun, mengetahui kondisi sebenarnya sebelum membeli adalah cara terbaik agar kendaraan impian tidak berubah menjadi sumber pengeluaran tak terduga. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi