RADARSEMARANG.ID - Di kalangan pecinta otomotif khususnya motor lawas, Honda GL Pro adalah salah satu motor sport yang masih mendapat tempat dihati penggemar motor.
Meski Honda GL Pro usianya sudah puluhan tahun, namun motor ini masih dapat kita jumpai berseliweran di jalanan, baik jalan kota maupun pedesaan. Baik yang sudah di restorasi maupun atau yang masih orisinal digunakan untuk kendaraan operasional harian.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan, apakah mesin GL Pro masih awet dipakai sampai 2026? Jawabannya, bisa, tetapi sangat bergantung pada kondisi unit dan riwayat perawatannya.
GL Pro bukan lagi motor muda. Karena itu, kemampuan mesinnya untuk terus digunakan tidak semata-mata ditentukan oleh usia kendaraan. Tetapi juga oleh bagaimana pemilik sebelumnya merawat mesin, kualitas suku cadang yang digunakan, serta apakah komponen-komponen penting sudah pernah diremajakan.
Baca Juga: Honda GL Pro dan Kenangan Era 1990-an, Saat Motor Sport Ini Jadi Idaman Anak Muda
Mesin GL Pro Dikenal Sederhana dan Relatif Mudah Dirawat
Salah satu alasan GL Pro masih memiliki penggemar adalah konstruksi mesinnya yang relatif sederhana.
Pada GL Pro Neotech, misalnya, mesin yang digunakan berkapasitas sekitar 156,7 cc dengan konfigurasi 4-tak OHC, pendingin udara, sistem bahan bakar karburator, serta transmisi manual lima percepatan.
Konstruksi seperti ini membuat perawatan dan perbaikannya relatif mudah dipahami oleh banyak bengkel sepeda motor.
Karakter tersebut menjadi salah satu nilai lebih motor lawas. Ketika muncul masalah, mekanik umumnya dapat melakukan pemeriksaan secara langsung pada komponen mekanis tanpa harus bergantung pada sistem elektronik yang kompleks seperti pada banyak motor modern.
Baca Juga: Honda GL Pro Bekas Murah, Jangan Langsung Tergiur Sebelum Cek 6 Hal Ini
Umur Mesin Bukan Satu-satunya Penentu
Meski terkenal bandel, bukan berarti semua GL Pro yang berusia puluhan tahun otomatis masih dalam kondisi prima. Justru pada motor lawas, kondisi unit lebih penting daripada tahun produksinya.
GL Pro yang rutin mengganti oli, tidak sering mengalami overheat, menggunakan komponen berkualitas, dan tidak mengalami modifikasi mesin ekstrem bisa saja masih memiliki kondisi mesin yang baik.
Sebaliknya, GL Pro dengan riwayat perawatan buruk dapat membutuhkan biaya besar meskipun tampilan luarnya masih terlihat bagus. Karena itu, calon pemilik sebaiknya tidak hanya terpaku pada klaim bahwa mesin GL Pro terkenal awet.
Apa Saja yang Perlu Dicek pada GL Pro di 2026?
Jika ingin menggunakan GL Pro sebagai kendaraan harian pada 2026, beberapa bagian penting sebaiknya diperiksa.
1. Kondisi kompresi mesin
Kompresi menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kesehatan mesin.
Jika kompresi sudah menurun, motor dapat mengalami gejala seperti sulit dihidupkan, tenaga berkurang, konsumsi oli meningkat, atau muncul asap dari knalpot.
2. Suara mesin
Dengarkan suara mesin ketika motor dalam kondisi dingin maupun setelah mencapai temperatur kerja. Suara kasar atau bunyi-bunyi tidak normal perlu diperiksa lebih lanjut karena bisa berkaitan dengan komponen internal mesin.
3. Konsumsi oli
Perhatikan apakah volume oli mesin cepat berkurang. Mesin tua memang tidak selalu berarti bermasalah, tetapi konsumsi oli yang berlebihan dapat menjadi tanda adanya keausan pada komponen tertentu.
Baca Juga: Honda GL Pro dari Masa ke Masa: White Engine, Black Engine hingga Neotech
4. Sistem karburator
GL Pro generasi lama masih menggunakan sistem karburator. Kondisi karburator, saluran bahan bakar, serta penyetelan campuran udara dan bensin sangat berpengaruh terhadap performa.
Karburator yang kotor atau tidak tepat setelannya dapat menyebabkan motor sulit dihidupkan, brebet, atau boros bahan bakar.
5. Sistem pengapian
Komponen pengapian juga perlu diperiksa, terutama pada motor yang sudah berusia puluhan tahun. Pastikan busi, kabel, koil, CDI, aki, dan sistem kelistrikan lainnya bekerja dengan baik.
GL Pro Masih Layak Dipakai Harian pada 2026?
Jika pertanyaannya apakah GL Pro masih bisa digunakan sebagai motor harian pada 2026, jawabannya adalah masih memungkinkan. Namun, pemilik harus menerima kenyataan bahwa merawat motor berusia puluhan tahun berbeda dengan merawat motor baru.
Beberapa komponen seperti seal, kabel, selang, bearing, suspensi, sistem pengereman, rantai, gir, dan komponen karet bisa mengalami penurunan kualitas karena faktor usia.
Dengan kata lain, mesin mungkin masih kuat, tetapi komponen pendukung kendaraan tetap membutuhkan perhatian.
Baca Juga: Honda GL Pro Black Engine Jadi Buruan Kolektor, Apa yang Membuatnya Begitu Istimewa?
Jangan Hanya Mengejar Mesin yang "Bandel"
Image GL Pro sebagai motor dengan mesin bandel memang menjadi salah satu alasan motor ini tetap dicari. Namun, calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan reputasi tersebut sebagai satu-satunya pertimbangan.
Kondisi aktual motor jauh lebih penting.
GL Pro yang terawat dengan baik bisa menjadi kendaraan lawas yang menyenangkan untuk dipelihara.
Sebaliknya, unit yang sudah terlalu banyak mengalami modifikasi, menggunakan suku cadang tidak sesuai, atau memiliki riwayat kerusakan berat dapat berubah menjadi proyek restorasi yang membutuhkan biaya tidak sedikit.
Apakah mesin GL Pro awet dipakai sampai 2026?
Jawabannya adalah masih bisa awet, selama kondisi mesin sehat dan perawatannya dilakukan dengan benar.
Reputasi GL Pro sebagai motor yang tangguh memang bukan tanpa alasan. Sejarah keluarga GL Pro menunjukkan penggunaan mesin 4-tak dengan konstruksi yang relatif sederhana, termasuk GL Pro Neotech 156,7 cc yang dikenal memiliki karakter mesin kuat dan mudah dirawat.
Tetapi usia kendaraan tetap harus diperhitungkan.
Jadi, jika menemukan GL Pro yang akan digunakan pada 2026, jangan hanya bertanya "tahun berapa motornya?". Pertanyaan yang lebih penting adalah "bagaimana kondisi mesinnya dan bagaimana riwayat perawatannya?". (sls)
Editor : Baskoro Septiadi