Mitsubishi Kuda Diesel Lawan Innova 2KD, Mana yang Lebih Bandel dan Layak Diburu?

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel 2KD vs Mitsubishi Kuda Diesel
Toyota Kijang Innova Diesel 2KD vs Mitsubishi Kuda Diesel

 

RADARSEMARANG.ID – Mitsubishi Kuda diesel dan Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama merupakan dua MPV diesel yang lahir pada era berbeda, tetapi sama-sama memiliki tempat tersendiri di hati pencinta mobil keluarga lawas.

Jika Mitsubishi Kuda datang lebih dulu pada 1999 sebagai penantang Toyota Kijang dan Isuzu Panther, Toyota kemudian meluncurkan Kijang Innova pada 2004 dengan konsep yang jauh lebih modern.

Kini, ketika mobil diesel lawas kembali menarik perhatian di pasar mobil bekas, perbandingan Mitsubishi Kuda diesel dengan Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama menjadi menarik.

Keduanya sama-sama menggunakan penggerak roda belakang dan mesin diesel 2,5 liter, tetapi karakter mesin, teknologi, kenyamanan, hingga kemudahan perawatan ternyata cukup berbeda.

Mitsubishi Kuda diesel menggunakan mesin 4D56 berkapasitas sekitar 2.477 cc. Mesin ini merupakan diesel konvensional dengan sistem indirect injection dan tidak menggunakan turbocharger.

Pada beberapa versi Kuda, output mesin berada di kisaran 75 PS dengan torsi sekitar 143 Nm, sedangkan versi atau penyetelan pada generasi berikutnya dapat mencapai sekitar 84–86 PS dan torsi sekitar 165 Nm.

Karakter tersebut membuat Mitsubishi Kuda diesel bukanlah mobil yang mengejar angka performa tinggi. Justru kesederhanaan mesin menjadi salah satu daya tariknya. Sistem bahan bakar mekanis membuat konstruksinya relatif sederhana dibandingkan diesel common-rail generasi berikutnya.

Baca Juga: Mitsubishi Kuda Pernah Jadi Lawan Kijang dan Panther KiPunya Cerita Menarik yang Membuatnya Tetap Diingat

Sementara itu, Toyota Kijang Innova generasi pertama yang lahir pada 2004 membawa mesin diesel 2KD-FTV berkapasitas 2.494 cc. Mesin tersebut sudah menggunakan teknologi common-rail dan turbocharger. Toyota mencatat tenaga maksimalnya mencapai 102 PS pada 3.600 rpm. Untuk torsi, versi transmisi manual menghasilkan 20,4 kgm, sedangkan versi otomatis mencapai 26,5 kgm.

Perbedaan teknologi tersebut langsung terasa ketika kedua mobil dikendarai. Mitsubishi Kuda diesel memiliki karakter diesel lawas yang cenderung membutuhkan putaran mesin lebih tinggi ketika menghadapi tanjakan atau membawa muatan penuh.

Sebaliknya, Innova diesel dengan turbo dan common-rail memberikan respons torsi yang lebih kuat sehingga terasa lebih mudah diajak berakselerasi, terutama ketika kendaraan membawa banyak penumpang.

Dalam urusan tenaga, Innova diesel jelas berada di atas Kuda. Dengan tenaga sekitar 102 PS, mesin 2KD-FTV mempunyai keunggulan yang cukup besar dibandingkan Kuda diesel generasi awal yang berada di kisaran 75 PS.

Perbedaan tersebut semakin terasa ketika mobil digunakan untuk perjalanan antarkota, melewati tanjakan, atau membawa tujuh penumpang beserta barang bawaan.

Namun, angka tenaga bukan berarti Kuda diesel kalah dalam segala hal. Mesin 4D56 memiliki reputasi sebagai mesin diesel konvensional yang sederhana dan sudah lama dikenal di keluarga produk Mitsubishi.

Kesederhanaan konstruksinya membuat sebagian pemilik menyukai Kuda karena mekanismenya lebih mudah dipahami dan tidak serumit diesel common-rail.

Di sinilah perbedaan karakter kedua mobil mulai terlihat. Mitsubishi Kuda diesel lebih cocok untuk pembeli yang menyukai mobil lawas dengan mekanikal sederhana.

Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama lebih cocok bagi mereka yang menginginkan kenyamanan MPV modern pada zamannya, tetapi tetap menginginkan karakter diesel dan penggerak roda belakang.

Untuk konsumsi bahan bakar, angka sebenarnya sangat bergantung pada kondisi mesin, transmisi, beban, rute, gaya mengemudi, serta kualitas perawatan.

Karena itu, angka konsumsi dari pengalaman pemilik tidak sebaiknya dianggap sebagai angka resmi yang berlaku untuk seluruh unit. Sejumlah laporan penggunaan Kuda diesel menyebut konsumsi sekitar 12–14 km per liter dalam kondisi tertentu, sementara penggunaan dalam kota dapat lebih rendah.

Innova diesel juga dikenal hemat untuk ukuran MPV bermesin 2.500 cc, tetapi teknologi common-rail dan turbo membuat kondisi sistem bahan bakar menjadi faktor penting.

Unit yang sehat dapat memberikan efisiensi yang baik, tetapi mobil berusia belasan tahun harus diperiksa secara menyeluruh sebelum dibeli.

Berbicara soal kenyamanan, Innova generasi pertama kembali memiliki keunggulan. Toyota sejak awal memosisikan Innova sebagai MPV keluarga dengan desain yang lebih modern dibandingkan Kijang generasi sebelumnya.

Saat diluncurkan pada 1 September 2004, Innova menawarkan konfigurasi tujuh penumpang, kabin lega, serta desain membulat yang ketika itu terlihat jauh lebih modern.

Mitsubishi Kuda juga bukan MPV yang buruk dalam urusan kenyamanan. Bahkan sejumlah pemilik memuji ruang kabin dan kursinya untuk perjalanan jauh.

Salah satu ulasan pengguna Kuda diesel 2005 menyebut kapasitas tujuh penumpang, interior luas, mesin 4D56 2,5 liter, transmisi manual lima percepatan, serta AC double blower sebagai alasan memilih mobil tersebut.

Akan tetapi, usia desain membuat Kuda tetap terasa sebagai produk akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Posisi dashboard, desain panel instrumen, material kabin, dan berbagai fitur keselamatan tentu tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan Innova yang lahir lima tahun kemudian.

Baca Juga: Sama-Sama Diesel, Panther Grand Touring atau Innova yang Lebih Layak Dibeli?

Innova generasi pertama sendiri hadir dalam beberapa tingkatan varian, mulai dari tipe E, G hingga V ketika pertama diperkenalkan. Pilihan tersebut membuat konsumen dapat memilih antara versi yang lebih sederhana hingga varian dengan perlengkapan lebih lengkap.  ]]\

Dari sisi keselamatan dan fitur, Innova juga lebih unggul. Beberapa varian atas mendapatkan perlengkapan seperti ABS dan dual SRS airbag, sementara perlengkapan interior juga dibuat lebih modern.

Karena itu, untuk penggunaan keluarga sehari-hari, terutama jika aspek kenyamanan dan perlengkapan menjadi prioritas, Innova diesel memiliki nilai lebih.

Lantas bagaimana dengan perawatan?

Mitsubishi Kuda diesel memiliki keuntungan dari konstruksi mesin yang relatif sederhana. Mesin 4D56 non-turbo dengan sistem injeksi konvensional tidak memiliki kompleksitas sistem common-rail seperti 2KD-FTV. Namun bukan berarti Kuda otomatis bebas masalah. Mobil tertua sekalipun tetap sangat tergantung pada riwayat perawatan.

Pada mobil bekas berusia lebih dari dua dekade, kondisi unit jauh lebih penting daripada sekadar merek atau tipe mesin. Kuda yang dirawat dengan baik dapat lebih menarik daripada Innova yang pernah mengalami perawatan buruk. Begitu juga sebaliknya.

Innova diesel 2KD-FTV menawarkan teknologi yang lebih maju, tetapi konsekuensinya sistem bahan bakar dan turbo perlu diperhatikan ketika membeli unit bekas. Sistem common-rail memiliki komponen berpresisi tinggi sehingga kondisi injektor, pompa, turbo, dan sistem pendukungnya layak menjadi perhatian dalam pemeriksaan kendaraan.

Untuk suku cadang, keduanya masih mempunyai komunitas pengguna yang cukup kuat. Kuda memiliki keunggulan karena basis mesin 4D56 telah digunakan Mitsubishi dalam berbagai produk selama bertahun-tahun, sedangkan Innova mendapatkan keuntungan dari popularitas Kijang yang sangat besar di Indonesia.

Toyota sendiri menyebut Kijang Innova sebagai tonggak penting dalam sejarah Kijang ketika generasi kelima tersebut diluncurkan pada 2004. Saat itu Toyota untuk pertama kalinya membawa Kijang ke konsep MPV yang lebih modern, dengan platform dan pendekatan yang berbeda dari Kijang generasi sebelumnya.

Ada satu hal yang membuat Innova diesel generasi pertama menarik hingga sekarang: karakter 2KD-FTV yang menjadi jembatan antara diesel konvensional dan diesel modern.

Mesin tersebut sudah mendapatkan common-rail dan turbocharger, tetapi belum menggunakan teknologi diesel yang lebih kompleks seperti generasi berikutnya.

Karena itu, jika pertanyaannya adalah Mitsubishi Kuda diesel versus Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama, mana yang lebih bertenaga, jawabannya jelas Innova. Mesin 2KD-FTV memiliki tenaga sekitar 102 PS dan torsi yang jauh lebih besar daripada Kuda diesel generasi awal.

Jika pertanyaannya mana yang lebih sederhana untuk dipelihara, Kuda memiliki daya tarik tersendiri. Mesin 4D56 konvensional tidak serumit mesin common-rail. Namun, kesederhanaan bukan jaminan mobil bebas masalah karena usia kendaraan juga menjadi faktor yang sangat menentukan.

Baca Juga: Benarkah Isi Pertalite dan Solar di SPBU Pertamina Harus Menunjukkan STNK? Begini Penjelasannya

Jika yang dicari adalah mobil keluarga untuk perjalanan jauh, Innova diesel lebih mudah direkomendasikan karena kabin, kenyamanan, performa, dan fitur yang lebih modern. Jika yang dicari adalah MPV diesel lawas dengan karakter mekanikal sederhana dan harga masuk yang biasanya lebih terjangkau, Mitsubishi Kuda diesel masih memiliki alasan untuk dilirik.

Soal harga mobil bekas, angka pasar sangat bergantung pada tahun produksi, varian, kondisi bodi, kelengkapan surat, kondisi mesin, transmisi, serta lokasi. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan satu angka iklan sebagai patokan mutlak. Kondisi unit tetap menjadi faktor utama.

Menariknya, Mitsubishi Kuda kini justru memiliki daya tarik tersendiri sebagai mobil nostalgia. Model yang dahulu menjadi penantang Kijang dan Panther tersebut sudah tidak diproduksi setelah perjalanan produksinya berakhir pada 2005.

Sementara Toyota Kijang Innova generasi pertama memiliki keuntungan sebagai penerus langsung nama besar Kijang. Reputasi tersebut membuat mobil ini tetap banyak ditemukan di jalan maupun pasar mobil bekas.

Bagi calon pembeli yang sedang mencari Mitsubishi Kuda diesel bekas, jangan hanya terpaku pada suara mesin yang terdengar kasar atau halus.

Periksa kondisi sistem pendinginan, kebocoran oli, asap knalpot, kemampuan mesin saat dingin, transmisi, kopling, kaki-kaki, sistem AC, serta kondisi bodi dan rangka. Untuk mobil seusia Kuda, pemeriksaan menyeluruh jauh lebih penting daripada sekadar mengejar harga murah.

Hal serupa berlaku untuk Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama. Periksa mesin 2KD-FTV ketika kondisi dingin, respons turbo, kondisi sistem bahan bakar, transmisi, kaki-kaki, AC, serta rekam jejak servis. Jika memungkinkan, lakukan inspeksi bersama mekanik yang memahami diesel common-rail sebelum transaksi.

Jika penilaian berdasarkan performa, kenyamanan, fitur dan kelayakan sebagai mobil keluarga modern pada masanya, Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama lebih unggul. Mesin 2KD-FTV menawarkan tenaga dan torsi lebih besar, sementara kabinnya lebih modern dan nyaman.

Namun, jika penilaian diarahkan pada kesederhanaan mekanis, karakter diesel lawas, kemudahan perawatan tertentu dan sensasi memiliki MPV yang kini mulai menjadi barang nostalgia, Mitsubishi Kuda diesel tetap memiliki daya tarik yang sulit diabaikan.

Dengan kata lain, Mitsubishi Kuda diesel adalah pilihan bagi pencinta mobil lawas yang mengutamakan kesederhanaan dan karakter, sedangkan Toyota Kijang Innova diesel generasi pertama lebih tepat untuk konsumen yang menginginkan paket keluarga yang lebih lengkap.

Baca Juga: Banyak yang Keliru! Ternyata Toyota Kijang Diesel Pertama Bukan Innova, Melainkan Mobil Ini

Keduanya sama-sama menarik, tetapi berada di dunia yang berbeda. Kuda merupakan representasi MPV diesel akhir 1990-an dan awal 2000-an, sedangkan Innova 2KD-FTV menjadi simbol peralihan menuju MPV diesel yang lebih modern.

Pada akhirnya, pilihan terbaik bukan sekadar Mitsubishi Kuda diesel atau Toyota Kijang Innova diesel, melainkan unit mana yang paling sehat. Mobil tua yang dirawat dengan benar bisa menjadi teman perjalanan yang menyenangkan, sedangkan mobil yang diabaikan sejak pemilik sebelumnya dapat berubah menjadi sumber biaya meski membawa nama besar.

Bagi pemburu mobil diesel bekas, pertarungan Kuda diesel vs Innova diesel generasi pertama bukan sekadar adu tenaga. Ini adalah pertarungan antara kesederhanaan mesin 4D56 melawan teknologi common-rail 2KD-FTV, antara karakter MPV lawas dengan kenyamanan generasi baru, serta antara nostalgia Mitsubishi Kuda dan nama besar Toyota Kijang Innova yang masih kuat hingga sekarang.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Mitsubishi Kuda Mitsubishi Kuda diesel vs Innova diesel Kuda diesel innova mobil bekas