RADARSEMARANG.ID – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, salah satu pertimbangan sebelum memutuskan membeli sepeda motor adalah irit atau tidak BBMnya.
Konsumen tidak hanya memandang soal desain, fitur, dan performa mesin. Efesiensi BBM menjadi pertimbangan utama, apalagi jika digunakan untuk operasional harian.
Kabar baiknya, sejumlah motor yang dipasarkan di Indonesia menawarkan efisiensi bahan bakar yang cukup tinggi. Bahkan, salah satu model Yamaha dalam pengujian media test ride pada 2025 mencatat konsumsi terbaik hingga 74,5 km per liter.
Lantas, apa saja motor paling irit di Indonesia yang menarik dipertimbangkan pada 2026? Berikut daftarnya.
Baca Juga: 10 Motor Yamaha yang Pernah Merajai Jalanan Indonesia, Nomor 1 Bikin Kangen Masa Lalu
1. Yamaha GEAR ULTIMA 125 Hybrid
Yamaha GEAR ULTIMA 125 Hybrid menjadi salah satu motor yang mencuri perhatian dari sisi efisiensi bahan bakar. Dalam media test ride yang digelar Yamaha, GEAR ULTIMA mencatat konsumsi terbaik 74,5 km per liter pada rute tertentu dengan metode penghitungan full to full.
Rata-rata konsumsi di rute Semarang tercatat 61,54 km per liter, sedangkan pada rute Bali mencapai 68,17 km per liter. Motor ini menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc yang dipadukan dengan Hybrid Power Assist dan sistem Stop & Start.
Namun, angka 74,5 km per liter tersebut merupakan hasil pengujian dalam kondisi tertentu. Konsumsi BBM dalam pemakaian sehari-hari dapat berbeda.
2. Honda BeAT
Honda BeAT masih menjadi salah satu pilihan populer bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi.
Berdasarkan pengujian yang dipublikasikan Astra Honda Motor, Honda BeAT mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 60,6 km per liter dengan fitur Idling Stop System (ISS) aktif. Angka tersebut diperoleh melalui pengujian dengan metode ECE R40.
Dengan mesin 110 cc, bodi relatif ringan, serta teknologi eSP dan PGM-FI, BeAT cocok digunakan untuk mobilitas perkotaan, perjalanan menuju tempat kerja, maupun aktivitas harian.
Baca Juga: Sebelum NMAX dan Aerox Populer, Yamaha Mio Pernah Jadi Ikon Motor Matic Indonesia
3. Suzuki Nex II
Suzuki Nex II juga dikenal sebagai salah satu skutik dengan karakter hemat bahan bakar. Sejumlah rangkuman pengujian dan literatur otomotif menempatkan Nex II di kisaran 60 km per liter dalam kondisi penggunaan tertentu.
Keunggulan utama motor ini berada pada bodinya yang ringkas dan bobot yang relatif ringan. Karakter tersebut membuat Nex II menarik bagi konsumen yang membutuhkan motor praktis untuk aktivitas sehari-hari.
4. Honda Supra X 125 FI
Jika mencari motor bebek yang terkenal irit, Honda Supra X 125 FI masih layak masuk daftar. Sejumlah data pengujian yang dirangkum media otomotif menunjukkan konsumsi Supra X 125 FI dapat mencapai sekitar 61,8 km per liter dalam kondisi pengujian tertentu.
Motor bebek memiliki keunggulan tersendiri bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi, terutama karena karakter mesin dan bobot kendaraan yang relatif ringan.
5. Honda Revo FI
Honda Revo FI merupakan motor bebek lain yang dikenal memiliki konsumsi BBM rendah. Dalam sejumlah rangkuman pengujian, Revo FI disebut mampu berada di kisaran 59,8-60 km per liter.
Selain konsumsi bahan bakar, Revo FI juga banyak dipilih untuk kebutuhan mobilitas yang mengutamakan kepraktisan dan biaya operasional.
6. Honda Genio
Honda Genio menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan skutik dengan desain modern sekaligus konsumsi bahan bakar yang efisien. Sejumlah data yang dihimpun media otomotif menempatkan konsumsi Genio di kisaran 59,1 km per liter.
Dengan mesin 110 cc dan teknologi efisiensi Honda, Genio dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang membutuhkan motor untuk aktivitas harian di perkotaan.
7. Honda Scoopy
Honda Scoopy juga termasuk skutik yang cukup dikenal karena efisiensi bahan bakarnya. Dalam berbagai rangkuman pengujian, konsumsi BBM Scoopy berada di kisaran 58 km per liter, meski hasil aktual dapat berubah tergantung kondisi penggunaan.
Selain efisiensi, Scoopy memiliki daya tarik pada desain bergaya retro-modern yang membuatnya berbeda dari skutik entry-level lainnya.
Baca Juga: Berapa Juta Yamaha Mio yang Terjual di Indonesia? Ini Rekor Penjualannya Sejak 2003
8. Yamaha GEAR 125
Yamaha GEAR 125 menawarkan kombinasi antara efisiensi dan kepraktisan. Yamaha menyebut GEAR 125 mampu mencatat konsumsi sekitar 55 km per liter dalam kondisi ideal.
Motor ini juga dilengkapi Stop & Start System yang dapat mematikan mesin ketika berhenti dan kembali menyala saat pengendara memutar gas. Karakter tersebut membuat GEAR 125 cocok untuk pengguna dengan mobilitas padat, termasuk aktivitas kerja dan perjalanan dalam kota.
9. Yamaha Fazzio
Yamaha Fazzio juga menjadi salah satu pilihan skutik hybrid yang menarik bagi konsumen yang menginginkan efisiensi.
Teknologi Blue Core Hybrid dan sistem Stop & Start dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar, khususnya ketika motor digunakan dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang sering berhenti dan berjalan. Kelebihan lain Fazzio adalah desainnya yang mengusung gaya modern-retro.
10. Honda Vario 125
Honda Vario 125 berada di kelas yang sedikit berbeda karena menawarkan kapasitas mesin lebih besar dibandingkan skutik 110 cc. Dalam sejumlah rangkuman data konsumsi BBM, Vario 125 disebut mampu mencapai sekitar 51,7 km per liter pada kondisi pengujian tertentu.
Dengan mesin 125 cc, Vario menawarkan kompromi antara performa, kenyamanan, dan efisiensi untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Banyak Orang Tentang Yamaha Mio
Mana Motor yang Paling Irit?
Jika hanya melihat angka hasil pengujian yang dipublikasikan, Yamaha GEAR ULTIMA 125 Hybrid memiliki angka paling tinggi dalam daftar ini, yakni hingga 74,5 km per liter pada kondisi pengujian tertentu.
Sementara itu, Honda BeAT memiliki klaim pengujian hingga 60,6 km per liter dengan ISS aktif.
Namun, pembaca perlu berhati-hati ketika membandingkan angka konsumsi BBM antar-motor. Metode pengujian, kondisi jalan, kecepatan, beban pengendara, tekanan ban, kondisi mesin, hingga gaya membuka gas dapat memengaruhi hasil akhir.
Artinya, motor dengan angka klaim paling tinggi belum tentu menjadi motor yang paling irit ketika digunakan oleh semua orang.
Tips Agar Motor Lebih Irit BBM
Selain memilih motor yang efisien, gaya berkendara dan perawatan juga berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
>Hindari membuka gas secara agresif.
>Pertahankan kecepatan secara stabil.
>Periksa tekanan ban secara berkala.
>Lakukan servis sesuai jadwal.
>Bersihkan atau ganti filter udara sesuai kebutuhan.
>Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan.
>Hindari membawa beban berlebihan.
>Manfaatkan fitur Idling Stop atau Stop & Start ketika kondisi memungkinkan. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi