6 Kelebihan dan 5 Kekurangan Honda Tiger, Motor Sport Legendaris yang Masih Layak Dibeli

Sulistiono • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:49 WIB
Grafis AI
Grafis AI

 

RADARSEMARANG.ID - Honda Tiger besutan PT AHM, boleh dibilang adalah salah satu motor sports legendaris di era tahun 90an, merupakan salah satu motor sport legendaris yang pernah merajai pasar otomotif Indonesia. 

Di rilis pertama kali bulan Agustus 1993 hingga berakhir 2013, Honda Tiger yang berkapasitas mesin 200 cc ini dikenal memiliki mesin tangguh, posisi berkendara yang nyaman, serta kemampuan menjelajah jarak jauh yang membuatnya dijuluki sebagai "Raja Jalanan".

Meski sudah tidak diproduksi, Honda Tiger masih menjadi incaran di pasar motor bekas. Banyak penggemar otomotif memilih motor ini karena reputasinya yang awet dan biaya perawatan yang relatif terjangkau.

Namun, seperti kendaraan lainnya, Honda Tiger memiliki sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan yang patut dipertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk memilikinya.

Baca Juga: Honda Tiger, Raja Jalanan Legendaris Indonesia: Sejarah Motor Sport 200cc yang Berjaya Selama Dua Dekade

Kelebihan Honda Tiger

1. Mesin Tangguh dan Terkenal Awet

Salah satu daya tarik utama Honda Tiger adalah mesinnya yang terkenal bandel. Dengan kapasitas sekitar 200 cc dan konfigurasi satu silinder empat langkah, motor ini mampu digunakan dalam jangka waktu panjang selama mendapatkan perawatan rutin.

Banyak pengguna mengaku Honda Tiger tetap nyaman digunakan meski telah menempuh jarak ratusan ribu kilometer.

2. Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Honda Tiger dirancang dengan posisi duduk yang ergonomis sehingga tidak cepat melelahkan saat digunakan touring. Setang yang tinggi, jok lebar, dan suspensi yang cukup empuk membuat motor ini nyaman dikendarai, baik di dalam kota maupun untuk perjalanan antarkota.

Tak heran jika Honda Tiger masih menjadi pilihan favorit komunitas touring di berbagai daerah.

3. Torsi Besar pada Putaran Bawah

Karakter mesin Honda Tiger menghasilkan torsi yang kuat sejak putaran mesin rendah hingga menengah. Kondisi ini membuat akselerasi terasa responsif saat melintasi tanjakan atau membawa penumpang serta barang bawaan.

Baca Juga: Sejarah Lengkap Honda Tiger dari Generasi ke Generasi, Motor Sport Legendaris yang Bertahan Hampir 20 Tahun di Indonesia

4. Suku Cadang Masih Mudah Ditemukan

Walaupun produksinya telah dihentikan pada 2013, suku cadang Honda Tiger masih cukup mudah diperoleh.

Selain komponen orisinal, banyak tersedia suku cadang aftermarket dengan harga yang relatif terjangkau sehingga biaya perawatan tidak terlalu membebani pemilik.

5. Memiliki Komunitas yang Solid

Honda Tiger dikenal memiliki komunitas pengguna yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Keberadaan komunitas ini memudahkan pemilik memperoleh informasi mengenai perawatan, modifikasi, hingga ketersediaan suku cadang.

6. Nilai Historis dan Koleksi

Seiring bertambahnya usia, Honda Tiger mulai dipandang sebagai salah satu motor sport klasik Indonesia.

Beberapa varian bahkan memiliki nilai jual yang tetap stabil karena banyak diburu kolektor maupun pecinta motor lawas.

Kekurangan Honda Tiger

1. Bobot Motor Relatif Berat

Salah satu kekurangan Honda Tiger adalah bobotnya yang lebih berat dibandingkan motor sport modern dengan kapasitas mesin serupa. Bagi pengendara pemula, hal ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi, terutama saat bermanuver di kemacetan.

Baca Juga: Suzuki Satria F150 vs Honda Sonic 150R, Mana yang Lebih Layak Dipilih? Simak Perbandingan Performa, Fitur, hingga Biaya Perawatan

2. Konsumsi BBM Tidak Seirit Motor Injeksi

Honda Tiger masih menggunakan sistem karburator sehingga konsumsi bahan bakarnya umumnya lebih tinggi dibandingkan motor sport injeksi keluaran terbaru. Meski demikian, efisiensi bahan bakar tetap dipengaruhi gaya berkendara dan kondisi mesin.

3. Teknologi Sudah Tertinggal

Sebagai motor yang terakhir diproduksi pada 2013, Honda Tiger belum dibekali berbagai teknologi modern seperti sistem injeksi, panel instrumen digital, maupun fitur keselamatan terkini.

Hal ini menjadi salah satu alasan sebagian konsumen beralih ke motor sport generasi baru.

4. Getaran Mesin pada Putaran Tinggi

Sebagian pengguna merasakan getaran mesin mulai meningkat saat motor dipacu pada putaran tinggi atau kecepatan jelajah tertentu.

Karakter tersebut merupakan hal yang umum ditemui pada mesin satu silinder berkapasitas besar.

5. Beberapa Komponen Mulai Langka

Meskipun suku cadang umum masih mudah diperoleh, beberapa komponen orisinal untuk generasi tertentu mulai sulit ditemukan karena usia produksi yang sudah cukup lama.

Akibatnya, pemilik terkadang harus mencari komponen bekas berkualitas atau menggunakan produk aftermarket yang sesuai. 

Baca Juga: Jangan Sampai Kehabisan Motor! Honda ADV160 Edisi Spider-Man Rilis Terbatas, Sekali Habis Tak Ditambah Lagi

Apakah Honda Tiger Masih Layak Dibeli?

Bagi pencinta motor sport klasik, Honda Tiger tetap menjadi pilihan menarik. Motor ini menawarkan mesin yang tangguh, kenyamanan berkendara, serta karakter berkendara yang khas dan sulit ditemukan pada motor modern.

Namun, calon pembeli juga perlu memperhatikan kondisi mesin, rangka, sistem kelistrikan, serta riwayat perawatan sebelum membeli unit bekas. 
Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu menghindari biaya perbaikan yang tidak terduga.(sls) 

 

Editor : Baskoro Septiadi
MotorSportHonda HondaTiger KelebihanHondaTiger KekuranganHondaTiger otomotif