RADARSEMARANG.ID - Di tahun 1993, Honda meluncurkan produk motor sport yang kemudian menjadi salah satu motor legendaris, yakni Honda Tiger. Honda Tiger besutan PT Astra Honda Motor (AHM) yang dibekali mesin 200cc ini, sukses mencuri perhatian pecinta otomotif.
Dan, mampu bertahan selama dua dekade berkat performa tangguh, desain gagah, serta kenyamanan saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Pertama kali diperkenalkan pada Agustus 1993, Honda Tiger hadir sebagai motor sport premium yang langsung menjadi simbol prestise di masanya.
Karena itu, tak berlebihan bila Honda Tiger waktu itu dijuluki sebagai "Raja Jalanan" karena dikenal memiliki daya tahan tinggi dan mampu melibas berbagai medan perjalanan.
Awal Kemunculan Honda Tiger
Honda Tiger pertama kali diluncurkan dengan nama Honda Tiger 2000. Motor ini mengusung basis mesin yang dikembangkan dari keluarga Honda GL yang telah terbukti tangguh dan mudah dalam perawatan.
Dengan kapasitas mesin sekitar 200cc, Honda Tiger menawarkan tenaga yang lebih besar dibandingkan motor sport lain pada era 1990-an.
Hal tersebut menjadikannya sebagai pilihan utama bagi pengendara yang menginginkan motor bertenaga sekaligus nyaman untuk touring maupun penggunaan harian.
Menjadi Motor Sport Paling Bergengsi
Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, Honda Tiger tidak hanya dikenal sebagai kendaraan roda dua, tetapi juga menjadi simbol status sosial. Memiliki Honda Tiger dianggap sebagai pencapaian tersendiri karena saat itu motor ini berada di kasta tertinggi motor sport produksi massal di Indonesia.
Desain bodinya yang besar, posisi berkendara yang nyaman, serta mesin yang terkenal awet membuat Honda Tiger memiliki komunitas penggemar yang sangat kuat. Hingga kini, berbagai komunitas Honda Tiger masih aktif menggelar touring dan kegiatan sosial di berbagai daerah.
Bertahan Selama Dua Dekade
Selama masa penjualannya, Honda Tiger mengalami beberapa kali penyegaran desain dan fitur.
Meski demikian, Honda tetap mempertahankan karakter utama motor ini, yakni mesin yang tangguh, irit perawatan, dan nyaman digunakan dalam perjalanan jauh.
Perjalanan panjang Honda Tiger akhirnya berakhir pada 2013, ketika Honda resmi menghentikan produksinya. Keputusan tersebut menandai berakhirnya era salah satu motor sport paling ikonik di Indonesia setelah hampir 20 tahun mengaspal.
Tetap Diburu hingga Sekarang
Walaupun sudah tidak diproduksi, Honda Tiger masih memiliki nilai historis dan emosional yang tinggi di kalangan pecinta otomotif.
Di pasar motor bekas, permintaan terhadap Honda Tiger tetap stabil karena dikenal memiliki mesin yang bandel, suku cadang yang masih relatif mudah ditemukan, serta potensi sebagai motor koleksi.
Bagi banyak penggemarnya, Honda Tiger bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari sejarah perkembangan motor sport di Indonesia yang sulit tergantikan. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi