RADARSEMARANG.ID - Jagad media sosial dihebohkan dengan sebuah video viral pengejaran terduga pencuri tabung gas LPG 3 kilogram.
Video pengejaran yang berlangsung cukup dramatis itu terjadi di kawasan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Terlihat di video pelaku yang naik motor Suzuki Nex f1 berjaket hoodie kuning dengan kecepatan tinggi dikejar beberapa orang warga yang berkendara motor.
Pengejaran itu berlangsung menegangkan, tak kalah dengan menonton Moto GP ditengah jalan yang mulus dan penuh tikungan.
Dari tayangan video viral itu, publik dibuat penasaran dengan sepeda motor yang digunakan pelaku, yakni Suzuki Nex f1, generasi pertama.
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, motor matik tersebut tampak mampu melaju cepat di jalur berliku menuju arah Giwangan, Kota Yogyakarta.
Banyak warganet kemudian mempertanyakan, apakah Suzuki Nex memang memiliki performa yang membuatnya sulit dikejar?
Jawabannya, tidak sesederhana itu. Namun secara teknis, Suzuki Nex memang memiliki sejumlah karakter yang membuatnya dikenal lincah di jalan.
Diluncurkan untuk Menantang Dominasi Skutik Jepang
Suzuki Nex pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2011 sebagai penerus Suzuki Spin.
Saat itu pasar skutik nasional dikuasai Honda BeAT dan Yamaha Mio, sehingga Suzuki menghadirkan Nex dengan konsep ringan, irit, dan responsif.
Desainnya dibuat lebih ramping dibanding rival-rivalnya. Berat motor ini hanya sekitar 86 kilogram, menjadikannya salah satu skutik paling ringan di kelas 110 cc pada masanya.
Bobot yang ringan menjadi nilai penting karena semakin ringan kendaraan, semakin kecil tenaga yang dibutuhkan untuk berakselerasi maupun bermanuver.
Spesifikasi Suzuki Nex Generasi Pertama :
Mesin: 113 cc, 4 langkah, SOHC, satu silinder
Pendingin: Udara
Sistem bahan bakar: Karburator (model awal)
Transmisi: CVT otomatis
Tenaga maksimum: sekitar 9 PS pada 8.000 rpm
Torsi maksimum: sekitar 8,7 Nm pada 6.500 rpm
Berat kosong: sekitar 86 kg
Kapasitas tangki: sekitar 3,7 liter
Di atas kertas, angka tersebut memang bukan yang paling besar. Namun yang menarik adalah rasio tenaga terhadap bobot kendaraan.
Dengan bobot yang sangat ringan, tenaga sekitar 9 PS terasa cukup agresif untuk penggunaan harian. Saat membuka gas dari posisi diam, Suzuki Nex dikenal memiliki akselerasi awal yang spontan.
Mengapa Suzuki Nex Terasa Gesit?
Karakter Suzuki Nex banyak dipengaruhi oleh tiga faktor utama.
Pertama adalah bobot kendaraan yang ringan. Hal ini membuat motor lebih mudah berpindah arah saat melewati tikungan maupun sela kendaraan.
Kedua adalah setelan CVT yang dikenal memberikan respons awal cukup cepat. Pengendara tidak perlu menunggu putaran mesin terlalu tinggi untuk mendapatkan dorongan tenaga.
Ketiga adalah dimensi bodi yang ramping, sehingga lebih mudah melewati jalan sempit atau lalu lintas padat.
Karakter seperti inilah yang selama bertahun-tahun membuat Suzuki Nex cukup digemari oleh kurir, pedagang, hingga masyarakat yang membutuhkan kendaraan lincah untuk mobilitas harian.
Baca Juga: Honda PCX 160 Terbaru 2026: Harga, Fitur Unggulan dan Alasan Masih Diminati
Apakah Suzuki Nex Lebih Cepat dari Honda BeAT?
Jika dibandingkan Honda BeAT karburator generasi awal yang menjadi rival pada era yang sama, performa keduanya sebenarnya cukup berimbang.
Honda BeAT unggul dalam efisiensi bahan bakar dan kestabilan.
Sementara Suzuki Nex lebih sering dipuji pengguna karena tarikan awal yang responsif dan bobotnya yang lebih ringan.
Dalam penggunaan sehari-hari, selisih performa keduanya tidak terlalu jauh.
Faktor keterampilan pengendara justru jauh lebih menentukan dibanding perbedaan spesifikasi mesin.
Apakah Motor Menjadi Faktor Pelaku Berhasil Kabur?
Video viral dari Bantul memunculkan banyak komentar yang menyebut Suzuki Nex menjadi alasan pelaku berhasil lolos dari kejaran warga.
Namun, dari sudut pandang otomotif, kesimpulan tersebut tidak dapat dibenarkan tanpa bukti.
Performa kendaraan memang dapat memengaruhi akselerasi maupun kelincahan.
Akan tetapi, hasil sebuah pengejaran juga ditentukan oleh banyak faktor lain, seperti kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, pengalaman pengendara, keberanian mengambil jalur, hingga koordinasi pihak yang mengejar.
Artinya, meski Suzuki Nex dikenal sebagai motor yang ringan dan responsif, tidak dapat disimpulkan bahwa kendaraan tersebut menjadi satu-satunya penyebab pelaku berhasil meloloskan diri.
Masih Banyak Digunakan hingga Kini
Meski usianya sudah lebih dari satu dekade, Suzuki Nex generasi pertama masih cukup banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Selain harga bekasnya yang relatif terjangkau, motor ini juga dikenal memiliki biaya perawatan yang ekonomis serta konsumsi bahan bakar yang irit.
Tak heran jika setelah video pengejaran di Bantul viral, nama Suzuki Nex kembali menjadi perbincangan di media sosial dan mesin pencari.
Banyak masyarakat yang penasaran dengan kemampuan skutik lawas tersebut setelah terlihat digunakan dalam aksi pelarian yang dramatis tersebut. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi