Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jangan Matikan AC Mobil Saat Hujan Deras, Kebiasaan Ini Bisa Picu Bahaya Fatal di Jalan

Sulistiono • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:36 WIB
Ilustrasi: Mematikan AC mobil saat berkendara ditengah hujan dapat meningkatkan resiko kecelakaan fatal. (Jawa Pos)
Ilustrasi: Mematikan AC mobil saat berkendara ditengah hujan dapat meningkatkan resiko kecelakaan fatal. (Jawa Pos)

RADARSEMARANG.ID, Semarang- Saat berkendara dijalan dan tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat, disitulah kita dituntut untuk lebih waspada saat berada dibaluk kemudi. 

Selain kondisi jalan yang licin, hujan deras juga mengurangi jarak pandang, membuat pengemudi harus lebih konsentrasi. 

Hujan juga membuat suhu di kabin mobil terasa lebih dingin, dan biasanya banyak pengemudi memilih mematikan air conditioner (AC) agar ruangan menjadi lebih hangat.

Padahal, kebiasaan ini justru bisa membahayakan keselamatan. Mematikan AC saat hujan deras dapat menyebabkan kaca mobil berembun dengan cepat sehingga pandangan pengemudi terganggu dan risiko kecelakaan meningkat.

Baca Juga: 8 Tim Sudah Lolos, Ini Prediksi Calon Lawan Argentina dan Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026

Ini beberapa alasan mengapa kita dilarang mematikan AC mobil saat berkendara ditengah kondisi cuaca hujan. 

1. Embun pada Kaca Bisa Muncul dalam Hitungan Menit

Saat AC dimatikan, sirkulasi udara di dalam kabin ikut berhenti. Kondisi ini membuat udara lembap dari napas penumpang maupun pakaian yang basah terperangkap di dalam mobil.

Ketika udara lembap tersebut bersentuhan dengan permukaan kaca yang dingin akibat guyuran hujan, proses kondensasi langsung terjadi. Akibatnya, embun tebal muncul di bagian dalam kaca depan, kaca samping, hingga spion.

Jika kondisi ini terjadi ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, visibilitas pengemudi akan menurun drastis. Kondisi ini tentu sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan, terutama di jalan tol atau jalur dengan lalu lintas padat.

2. Atur Suhu AC, Jangan Langsung Dimatikan

Rasa dingin di dalam kabin sebenarnya bisa diatasi tanpa harus mematikan sistem pendingin udara. Anda hanya hanya perlu menaikkan pengaturan suhu AC agar udara yang keluar terasa lebih hangat. 

Dengan mengatur suhu ini, kompresor AC mobil tetap bekerja menyerap kelembapan udara sehingga kaca tidak mudah berembun. Selain itu, arahkan kisi-kisi AC ke kaca depan atau aktifkan fitur defogger apabila tersedia. 

Baca Juga: Skenario Gila 16 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Dikepung Kuda Hitam, Prancis Siap Mengamuk

Pengaturan ini akan membantu menjaga suhu kaca tetap stabil sekaligus menghilangkan embun lebih cepat tanpa membuat penumpang merasa kedinginan.

3. Menjaga Kenyamanan dan Komponen Mobil

Membiarkan AC tetap menyala juga membantu menjaga kualitas udara di dalam kabin. Filter AC akan terus menyaring udara sehingga ruangan tidak terasa pengap meski seluruh jendela tertutup rapat saat hujan.

Kelembapan yang terkontrol juga membantu mencegah munculnya bau apek, jamur pada jok maupun karpet mobil, serta menjaga kenyamanan selama perjalanan.

Di sisi lain, kebiasaan mematikan dan menyalakan AC berulang kali dalam waktu singkat dapat membebani kompresor dan berpotensi mempercepat kerusakan komponen tersebut.

Karena itu, saat berkendara di tengah hujan deras, pilihan paling aman bukanlah mematikan AC, melainkan mengatur suhu dan arah hembusan angin secara tepat. 

Langkah sederhana ini tidak hanya membuat kabin tetap nyaman, tetapi juga menjaga visibilitas pengemudi dan meningkatkan keselamatan selama perjalanan. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#berkendara saat hujan #ac mobil #tips berkendara saat hujan #kaca mobil berembun #otomotif