Oleh: Dr. Marisa Christina Tapilouw, S.Si., M.T.
Pemerhati Pendidikan dan Dosen Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
RADARSEMARANG.ID - Sustainable Development Goals (SDGs) disepakati oleh negara-negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-bangsa pada tahun 2015.
Harapan utama dalam SDGs yaitu terwujudnya kedamaian dan kemakmuran bagi manusia dan lingkungan pada tahun 2030. Terdapat 17 poin dalam SDGs.
Kemudian, pertanyaan timbul, bagaimana caranya mewujudkan SDGs dalam dunia pendidikan? Jika kita kalkulasi, target SDGs tinggal 5 tahun lagi.
Karena ada SDGs yang terkait dengan lingkungan, poin SDGs dapat dintegrasikan dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tingkat sekolah menengah.
Mengapa siswa sekolah menengah menjadi target pembelajaran IPA terintegrasi SDGs? Secara logika, siswa menjadi generasi usia produktif pada tahun 2030.
Sedini mungkin siswa diperkenalkan dengan poin-poin SDGs. Fokus utama dalam pembelajaran IPA yaitu poin SDGs terkait lingkungan hidup. Di antaranya poin nomer 6 Clean water and Sanitation dan poin 13 Climate Action.
Marilah kita mulai dari kelas 7. Dalam pembelajaran IPA, guru perlu fokus pada salah satu poin SDGs di tiap semester dan mencari materi pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran IPA tema lingkungan hidup.
Sebagai contoh, materi “pencemaran lingkungan” kelas 7 berpotensi untuk diintegrasikan dengan SDGs poin 6 Clean water and Sanitation. Pada materi ini, siswa belajar tentang pengertian, penyebab, dan dampak pencemaran lingkungan secara spesifik yaitu pencemaran air.
Disisi mana integrasinya? Guru memberikan solusi pencemaran air melalui pengembangan media pembelajaran alat penjernihan air sederhana yang diterapkan dalam praktikum.
Dalam pembelajaran, guru dapat memperkenalkan SDGs secara umum dan poin Clean water and Sanitation secara khusus. Selain itu, siswa menerapkan problem solving sederhana melalui adanya praktikum.
Bagaimana dengan poin 13 Climate Action? Kita telaah materi IPA pemanasan global kelas 7. Pada materi ini, siswa belajar tentang pengertian, penyebab, dan dampak pemanasan global secara spesifik yaitu bagaimana cara memperlambat perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global.
Integrasi SDGs poin 13 Climate Action dapat diterapkan melalui pengembangan media pembelajaran berbasis permainan.
Sebagai contoh, permainan ular tangga sederhana secara berkelompok, di mana siswa menjawab pertanyaan terkait pemanasan global, termasuk SDGs poin 13 Climate Action untuk bisa melangkah dalam permainan ular tangga.
Permainan ular tangga bernuansa SDGs poin 13 Climate Action dan pembelajaran IPA menjadi menyenangkan dan menarik. Jadi, mari bersama kita berkontribusi untuk mewujudkan SDGs melalui pembelajaran IPA! (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi