Sikap dan kepribadian menarik dapat membawa dampak positif. Sehingga humas dapat menjalin hubungan baik, saling kerja sama, mempercayai, dan mendukung pihak terkait. Tugas dan tanggung jawab kehumasan di era digitalisasi tidak mudah. Harus didukung sikap dan kepribadian menarik untuk membangun dan membina saling pengertian antara kebijaksanaan dari pimpinan instansi dengan publik internal, eksternal, dan pusat pelayanan serta pemberian informasi atau narasumber berita. Baik dari instansi maupun dari pihak publik.
Sikap dan kepribadian menarik humas secara umum terlihat dari bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari dan dalam lingkungan pekerjaan. Humas mampu menjadi juru penerang bagi masyarakat dengan setia, tulus, ikhlas melayani, jujur dalam perkataan dan perbuatan, bijaksana dalam pergaulan hidup, menjadi contoh dan teladan, berintegritas, mempunyai loyalitas tinggi, dan bertanggung jawab. Sikap dan kepribadian memegang peranan sangat signifikan. Apalagi dengan ditambah wawasan, analisa, dan strategi mengedepankan eksistensi instansi kepada masyarakat.
Humas sebagai profesi yang menjadi jembatan antara instansi dengan masyarakat. Dimana mana akan sering bersinggungan langsung dengan publik. Sebagai humas yang kompeten, menjadi sebuah keharusan dalam melaksanakan aktivitas profesinya ini sesuai dengan etika termaktub dalam kode etik profesi humas.
Segala perilaku berdasarkan etika sebagai wujud sikap dan kepribadian humas. Hal ini dapat menciptakan citra positif yang merupakan prestasi, reputasi sekaligus tujuan utama bagi aktivitas bidang kehumasan dalam melaksanakan manajemen kehumasan. Dalam peranannya, humas harus memahami bagaimana menghadapi setiap orang yang memiliki sifat dan perilaku berbeda. Dalam menghadapi pihak lain, humas harus dapat menempatkan diri sesuai dengan situasi dan kondisi, demi tercapainya tujuan instansi.
Sikap dan kepribadian menarik akan menuntun humas berhati-hati dalam menyampaikan informasi dan bertindak. Karena bidang ini bertanggung jawab penyampaian informasi kepada masyarakat. Agar masyarakat mempunyai pengertian yang benar tentang instansi, tujuan, kegiatan dan program. Di sisi lain humas dapat memonitor, merekam, dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum atau masyarakat. Di era serba digital, sikap dan kepribadian menarik humas tidak akan pernah luntur dan akan selalu terjaga dengan baik. Nilai-nilai positif harus terus ditumbuhkembangkan. Sehingga humas selalu menjadi kepercayaan dan tidak akan pernah mengecewakan masyarakat.
Bagi bidang kehumasan, berbicara dan bertutur kata baik serta berkepribadian menarik merupakan modal utama menjalin komunikasi. Sebuah pesan dianggap penting jika tersampaikan dengan baik. Sehingga sikap dan kepribadian menarik harus ditunjukkan humas dalam proses komunikasi. Baik verbal maupun non verbal.
Penataan kalimat dalam ucapan dan tulisan akan membawa pengaruh besar pada perubahan sikap dan etika. Persepsi akan lebih cepat terbangun oleh bagaimana sebuah pesan disampaikan daripada isi pesan. Karena masyarakat akan lebih dulu tertarik oleh sikap dan etika yang ditunjukkan pembawa pesan. Sebelum memahami isi pesan yang disampaikan. (*/fth)
Humas Kementerian Agama Salatiga Editor : Agus AP