DPA IKAL-Lemhannas TOT P2NK 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

Iskandar • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:17 WIB
DPA IKAL-Lemhannas RI TOT P2NK Angkatan 41 masa bakti 2026-2031 bersama Pengurus Harian DPP IKAL-Lemhannas RI.
DPA IKAL-Lemhannas RI TOT P2NK Angkatan 41 masa bakti 2026-2031 bersama Pengurus Harian DPP IKAL-Lemhannas RI.

 

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Pelaksanaan pengukuhan Dewan Pengurus Angkatan (DPA) Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (IKAL-Lemhannas RI) masa bakti 2026-2031 resmi dilakukan.

Acara pengukuhan bersejarah ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro.

Pengukuhan tersebut digelar pada hari Kamis, tanggal 15 Oktober 2026. Acara bertempat di Gedung Dwiwarna Purwa, Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Hadir dalam acara ini sebanyak 15 DPA-IKAL Lemhannas RI. Total ada sekitar 750 personel yang memadati ruangan.

Momen sakral ini turut disaksikan oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKAL-Lemhannas RI masa bakti 2026-2031.

Hadir juga Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) saat ini adalah Dr. Widodo, S.H., M.H yang menyerahkan SK Kemenhumham. Kegiatan ini juga ditandai penandatanganan kerja sama DPP-IKAL Lemhannas RI dengan beberapa Perguruan Tinggi.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Wawasan Nusantara. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK), penyematan Pin IKAL, serta pengalungan syal secara simbolis kepada para ketua angkatan.

Terdapat berbagai angkatan yang hadir sesuai dengan daftar undangan resmi. Mulai dari P2NK Angkatan V 2014, P2NK Komisariat IA-ITB, hingga P2NK Angkatan 119 Kolaboratif.

Namun, salah satu yang cukup menarik perhatian publik adalah DPA-IKAL Lemhannas Training of Trainers (TOT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (P2NK) Angkatan 41 masa bakti 2026.

Kepengurusan DPA-IKAL Lemhannas TOT P2NK Angkatan 41 ini diketuai oleh Prof. Dr. Ahalik, Ak, CPA, CPSAK, CPMA, SAS, CA.

Dalam kesempatan pasca-pengukuhan, Prof. Ahalik menyampaikan pesan penting bagi seluruh jajarannya. Ia menyatakan betapa pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan antar pengurus.

"Sinergitas pengurus dengan seluruh anggota harus terus dijalin erat tanpa membeda-bedakan latar belakang. DPA-IKAL Lemhannas TOT P2NK Angkatan 41 ini harus menjadi wadah bagi semua anggota. Wadah untuk berbagi, bersinergi, dan berkolaborasi sesuai dengan kepakaran keilmuan yang dimiliki masing-masing," tegas Prof. Ahalik.

Semangat kerja keras langsung ditunjukkan oleh para pengurus baru ini. Setelah rentetan prosesi pengukuhan selesai, DPA-IKAL Lemhannas TOT P2NK Angkatan 41 tidak lantas bersantai. Mereka langsung tancap gas mengadakan rapat pengurus perdana. Rapat koordinasi ini dilaksanakan dengan suasana hangat di rumah makan Kampung Kecil, Jakarta.

Kabar membanggakan datang bagi warga Jawa Tengah. Salah satu pengurus inti di DPA-IKAL Lemhannas TOT P2NK Angkatan 41 ternyata berasal dari provinsi ini. Ia adalah Dr. Imron Wijaya, S.Pd., M.Pd. Sosok akademisi ini dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (P3K).

Dr. Imron Wijaya bukanlah nama asing di dunia pendidikan Jawa Tengah. Pria yang sukses meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Tengah. Sehari-harinya, ia juga aktif mengabdi sebagai guru di SMA Negeri 1 Lasem.

Terkait amanah barunya, Dr. Imron Wijaya telah menyiapkan visi dan arah gerak yang jelas. Menurutnya, program kegiatan Bidang P3K akan difokuskan untuk memfasilitasi semua pengurus dan anggota angkatan. Tujuannya agar mereka bisa ikut serta berbagi pengalaman sekaligus bersinergi, baik dengan sesama angkatan maupun antar angkatan.

"Bidang P3K ini memiliki peran yang sangat krusial. Bidang ini sangat penting dan harus menjadi ujung tombak organisasi dalam hal pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi," ujar Doktor lulusan Universitas Negeri Semarang yang juga Ketua Wilayah IGI Jawa Tengah.

Beberapa program unggulan telah disiapkan secara matang. Di antaranya adalah Workshop Kesadaran Pajak dan Bela Negara, Pelatihan ToT Coaching & Mentoring bagi calon pemimpin bangsa, hingga Inkubator Karya Literasi Kebangsaan. Program ini dirancang untuk mewadahi gagasan para guru, dosen, dan mahasiswa.

Tidak hanya itu, Imron Wijaya selaku Ketua Bidang juga menaruh perhatian besar pada isu sosial kemasyarakatan. Bidang P3K merancang Seminar Parenting Era Disrupsi Digital dan Workshop Ketahanan Mental Masyarakat.

Ada juga program Mentoring "Garuda Emas" untuk membantu generasi muda meraih beasiswa pendidikan pemerintah.

Bidang P3K sudah menyiapkan program kerja periode 2026-2031. Programnya disusun oleh tim perumus. Isinya puluhan kegiatan. Sasarannya luas: anggota alumni, guru, dosen, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.

Sebagian program berupa webinar. Ada seri webinar kebangsaan yang digelar dua bulan sekali. Temanya antara lain ketahanan nasional abad 21, literasi digital, dan kepemimpinan generasi emas 2045.

Sebagian lain berupa workshop dan pelatihan. Misalnya workshop penyusunan modul ajar berbasis nilai kebangsaan.

Ada juga workshop teknologi pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan gamifikasi. Ada pula pelatihan public speaking, resolusi konflik, dan penulisan esai kebangsaan.

Program lain menyentuh kebutuhan masyarakat. Contohnya workshop kesadaran pajak, seminar parenting di era digital, dan workshop ketahanan mental.

Ada pula mentoring beasiswa pemerintah serta aksi lingkungan dan urban farming.

Kegiatan lain meniru metode Lemhannas. Antara lain diskusi kelompok (DK) dan diskusi antarkelompok (DAK). Ada juga pelatihan outbound atau mancakrida, serta malam kontemplasi.

Semua program berpijak pada empat konsensus dasar bangsa. Yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sebagian program juga bisa disinergikan dengan mitra dan Kedeputian PPNK Lemhannas RI.

Dengan dikukuhkannya DPA, kerja organisasi resmi dimulai. Ahalik berharap seluruh pengurus kompak.

 Imron berharap Bidang P3K segera bergerak. Keduanya sepakat, kekuatan angkatan ada pada kebersamaan.

Lima tahun ke depan menjadi ujian. Alumni ToT P2NK Angkatan 41 diharapkan tidak hanya aktif di internal.

Mereka juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat. Terutama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan

Melalui susunan pengurus yang solid, DPA-IKAL Lemhannas TOT P2NK Angkatan 41 optimistis melangkah maju. Kolaborasi tokoh-tokoh dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Jawa Tengah, diharapkan mampu membawa angin segar. Kiprah nyata mereka kini sangat dinantikan untuk terus memantapkan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat luas. (isk)

Editor : Tasropi
IGI Jawa Tengah Imron Wijaya DPA-IKAL