McDonald’s Indonesia Beri Beasiswa 35 Mahasiswa Baru IPB University dari Keluarga dengan Keterbatasan Ekonomi

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 10:43 WIB
Director of Human Resources & General Services McDonald
Director of Human Resources & General Services McDonald's Indonesia Yulianti Hadena, bersama Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D., Ketua Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) Andi Irman Patiroi; Wakil Ketua YAPI Nelly Oswini Subekti; anggota Dewan Pembina DPP Himpunan Alumni IPB serta Dewan Pengawas YAPI Ahmad Mukhlis Yusuf, dengan tiga perwakilan penerima beasiswa yakni Silha Napisah, Atsillah Tsaqif, Dandi Ardiansyah dalam peluncuran Program Beasiswa Pendidikan Tinggi McD (15/9/2026) di Bogor. (Istimewa)

 

RADARSEMARANG.ID, Bogor– Sebanyak 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi terpilih sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD. 

Sebagai langkah awal, McDonald’s Indonesia menggandeng Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) untuk memberikan dukungan selama tahun pertama perkuliahan. 

Lebih dari bantuan finansial, McDonald’s Indonesia juga mendorong “Cita dan Daya” melalui kesempatan mengikuti pelatihan hingga mendapatkan pengalaman kerja.

Bagi para mahasiswa, diterima di IPB University merupakan pencapaian penting setelah melewati proses panjang untuk bisa melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Namun, pencapaian ini baru menjadi langkah awal. 

Mereka masih perlu beradaptasi dengan lingkungan baru, menjalani proses belajar yang lebih mandiri, sambil mulai mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus. 

Baca Juga: Rayakan 35 Tahun, McDonald’s Indonesia Hadirkan “Ini Rasa Kita”, Angkat Cerita di Balik Resep Warisan Keluarga

Bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, semua proses ini menjadi sebuah tantangan tersendiri. 

“Kami melihat perjuangan dan kerja keras adik-adik mahasiswa untuk sampai di titik ini. Hal ini menjadi alasan kami menghadirkan Beasiswa Pendidikan Tinggi McD sebagai milestone baru dari komitmen kami untuk mendukung pendidikan inklusif yang sudah berjalan selama lebih dari tiga dekade.

Melalui program ini, kami ingin memberi ruang bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman sebagai bekal untuk menjadi future leaders berkarakter yang membawa dampak positif.

Kami berharap kesempatan ini dapat membantu mereka membangun Cita dan Daya serta semakin percaya diri menentukan langkah ke depan,” ujar Director of Human Resources & General Services McDonald’s Indonesia, Yulianti Hadena.

Tidak hanya diwujudkan melalui biaya pendidikan selama dua semester pertama, para mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan voucher makanan, pelatihan, serta kesempatan magang dan mengenal dunia kerja secara langsung di McDonald’s Indonesia. 

Rangkaian dukungan ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa membangun kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan, dan menyiapkan diri untuk babak baru setelah lulus.

Mendukung Akses Pendidikan Inklusif bagi Generasi Pemimpin Masa Depan

Kesempatan untuk mengakses dan mengenyam pendidikan tinggi masih menjadi tantangan bagi banyak anak muda di Indonesia. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia pada 2025 mencapai 32,89 persen, meningkat dari 32 persen pada 2024. 

Meskipun ada peningkatan partisipasi, namun tidak mengurangi tantangan ekonomi yang dihadapi sehingga tidak seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk dapat menyelesaikan studinya. 

Pada 2025, pemerintah mencatat terdapat 17.816 calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri tidak melakukan daftar ulang. 

Baca Juga: McDonald’s Indonesia Buka Kesempatan 200 Anak Dibimbing Pelatih Sepak Bola Nasional di Ajang McDonald's Football Clinic

Keterbatasan biaya, termasuk biaya hidup bagi calon mahasiswa yang tidak memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah secara penuh, disebut sebagai salah satu faktor yang memengaruhi keputusan tersebut.

Pengalaman YAPI dalam mendukung para mahasiswa baru juga menunjukkan bahwa kebutuhan tersebut masih cukup besar. 

Karena itu, sejak 2016, YAPI telah menjalankan berbagai program beasiswa untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan sejak tahap awal perkuliahan. 

Hal ini menjadi penting agar mahasiswa dapat lebih fokus menjalani pendidikan sekaligus memanfaatkan berbagai kesempatan untuk berkembang. 

Kesamaan komitmen dalam membuka akses pendidikan ini menjadi dasar kolaborasi McDonald’s Indonesia dan YAPI untuk memastikan dukungan diberikan secara tepat kepada mahasiswa yang membutuhkan.

 

Sebagai langkah awal, McDonald’s Indonesia menggandeng Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) untuk memberikan dukungan bagi 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Kolaborasi ini berangkat dari kesamaan komitmen dalam membuka akses pendidikan inklusif. (Istimewa)
Sebagai langkah awal, McDonald’s Indonesia menggandeng Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) untuk memberikan dukungan bagi 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Kolaborasi ini berangkat dari kesamaan komitmen dalam membuka akses pendidikan inklusif. (Istimewa)

“Berdasarkan pengamatan kami mendampingi mahasiswa, kebutuhan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi masih cukup tinggi.

Rata-rata tiap tahun, mahasiswa yang membutuhkan beasiswa dapat mencapai hingga 40 persen dari yang diterima di IPB University. Karena itu, dukungan dari pihak swasta seperti ini penting.

Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan McDonald’s Indonesia dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif bagi adik-adik kita. Ini sangat sejalan dengan misi kami,” ujar Ketua Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) Andi Irman Patiroi.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen IPB University untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi banyak generasi muda dari berbagai latar belakang. 

Sebagai perguruan tinggi yang dikenal sebagai kampus kerakyatan, IPB University terus memberikan ruang bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi untuk memperoleh pendidikan tinggi. 

Pada 2025, sebanyak 71,74 persen penerima beasiswa di IPB University berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan.

Baca Juga: 35 Tahun Bersama,McDonald’s Indonesia Perluas Dampak “McD Berbagi Kurban”,Salurkan Puluhan Hewan Kurban dan 2.100 Paket Makanan di 23 Lokasi

“Kami mengapresiasi McDonald’s Indonesia yang tidak hanya menghadirkan bantuan finansial, tetapi juga membuka kesempatan bagi para penerima beasiswa untuk belajar dan mengembangkan potensi di luar kelas lewat program pelatihan hingga kesempatan magang.

Kami berharap pengalaman tersebut dapat membantu para mahasiswa mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin masa depan yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan membanggakan nama IPB University,” ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D.

Dari Cita yang Diperjuangkan, Menjadi Daya untuk Menuju Masa Depan Penuh Peluang

Bagi salah satu penerima beasiswa, Silha Napisah, mahasiswa baru Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, kesempatan berkuliah merupakan pencapaian yang sangat disyukuri.

Ia sempat tidak percaya diri dapat masuk ke kampus impiannya. Namun, dengan dukungan orang tua dan kegigihannya mempertahankan prestasi akademik, Silha akhirnya diterima di IPB University dan menjadi orang pertama dalam keluarga besarnya yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Di balik keberhasilannya, ada perjuangan kedua orang tuanya yang selama ini terus mendukung pendidikannya. 

Ayahnya bekerja sebagai kuli panggul ikan di Muara Baru, Jakarta Utara, dengan penghasilan yang bergantung pada aktivitas bongkar muat ikan. Sementara ibunya turut membantu keluarga dengan mengajar ngaji anak-anak di lingkungan tempat tinggal mereka.

 

Salah satu penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD, Silha Napisah (tengah), mahasiswa baru Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam bersyukur dapat melanjutkan pendidikan di kampus impiannya sebagai orang pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan tinggi, di tengah perjuangan orang tuanya yang bekerja sebagai kuli panggul ikan dan guru ngaji. (Istimewa)
Salah satu penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD, Silha Napisah (tengah), mahasiswa baru Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam bersyukur dapat melanjutkan pendidikan di kampus impiannya sebagai orang pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan tinggi, di tengah perjuangan orang tuanya yang bekerja sebagai kuli panggul ikan dan guru ngaji. (Istimewa)

Melihat perjuangan orang tuanya, Silha sempat khawatir akan menjadi beban keluarga ketika melanjutkan pendidikan. Karena itu, sejak sekolah ia berusaha membantu dengan mengajar les privat, mulai dari calistung hingga Matematika dan Fisika. 

Baginya, ilmu yang ia miliki dapat menjadi cara untuk membantu keluarga sekaligus bermanfaat bagi orang lain.

“Buat saya, bisa diterima di IPB University adalah sesuatu yang sangat saya syukuri karena ini memang kampus impian saya. Alhamdulillah, mendapat Beasiswa Pendidikan Tinggi McD ini rasanya seperti jawaban atas doa saya dan kedua orang tua.

Saya ingin terus belajar dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, supaya suatu hari nanti saya bisa membuat Bapak dan Umi tidak perlu bekerja sekeras sekarang,” terang Silha.

Kisah Silha menjadi gambaran dari semangat membangun Cita dan Daya serta bagaimana kemitraan dengan YAPI dan IPB University menjadi langkah awal bagi McDonald’s Indonesia untuk terus membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia yang telah berjuang meraih pendidikan tinggi dapat terus melangkah ke depan. (lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
Beasiswa Pendidikan Tinggi McD Cita dan Daya Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) Yulianti Hadena McDonald's Indonesia