RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Memaknai peringatan Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) terus mewujudkan komitmen nyata dalam mendampingi dan memberdayakan pelanggannya.
Wujud nyata dari komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan luar biasa yang diraih oleh salah satu mitra binaan unggulan dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN Peduli, yakni Paste Laboratory (Paste Lab).
Pada bulan Juli 2026, usaha rintisan yang fokus pada pengolahan limbah plastik ini berhasil mencatatkan rekor omzet tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.
Capaian pendapatan yang sukses menembus angka Rp 650 juta tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Paste Lab dalam mengembangkan sayap bisnisnya menjadi lebih berdampak.
Merespons pencapaian luar biasa ini, CEO Paste Lab, Rifqi Dwantara, menyampaikan rasa syukurnya atas tonggak sejarah baru perusahaannya yang bertepatan dengan momentum spesial ini.
"Capaian omzet Rp650 juta ini adalah rekor tertinggi bagi kami. Spesial di Hari Pelanggan Nasional, kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan dan dukungan PLN UIT JBT, karena dari 10 ton sampah plastik yang diolah, kami bersyukur bisa menumbuhkan 49 peluang kerja dan menyejahterakan mitra bank sampah lokal," ujarnya.
Pencapaian ekonomi yang ditorehkan tersebut nyatanya berjalan beriringan dengan dampak sosial dan lingkungan yang semakin masif di tengah masyarakat.
Setiap bulannya, Paste Lab secara konsisten berhasil mengolah kembali sekitar 10 ton sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan, untuk disulap menjadi aneka ragam produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran.
Keberhasilan pengelolaan lingkungan dan bisnis ini mendapat apresiasi khusus dari General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Amiruddin, yang melihatnya sebagai wujud keberhasilan pendampingan berkelanjutan.
"Pada momentum Hari Pelanggan Nasional ini, pencapaian Paste Lab membuktikan bahwa kolaborasi antara PLN dan pelanggan tidak hanya sebatas penyediaan listrik, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi sirkular yang inklusif dan berdampak luas bagi pelestarian lingkungan," tegas Amiruddin.
Dampak dari ekonomi sirkular yang terbangun itu secara langsung mendorong penyerapan tenaga kerja di sekitar lokasi operasional yang melonjak hampir lima kali lipat.
Jika pada masa awal perintisannya laju operasional hanya digerakkan oleh 10 orang pekerja, kini ekspansi bisnis Paste Lab telah sukses membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menghidupi 49 orang karyawan.
Lebih istimewanya lagi, semangat pemberdayaan yang diusung oleh ekosistem perusahaan ini sangat menjunjung tinggi nilai inklusivitas tanpa diskriminasi.
Dari total 49 peluang kerja yang tercipta tersebut, Paste Lab secara khusus memberikan ruang berkarya bagi dua orang pekerja disabilitas agar mereka bisa mandiri secara finansial dan berpartisipasi aktif dalam roda ekonomi.
Efek domino dari pesatnya kemajuan usaha daur ulang ini juga dirasakan langsung oleh para pahlawan lingkungan di garda terdepan penanganan sampah.
Dalam operasional kesehariannya, Paste Lab tidak bergerak sendirian, melainkan turut menggandeng tiga mitra bank sampah lokal secara intensif untuk mengamankan rantai pasok bahan baku plastiknya.
Kemitraan strategis dengan entitas bank sampah lokal tersebut sukses menciptakan ekosistem bisnis yang lebih adil dan menguntungkan masyarakat pengumpul limbah.
Berkat sinergi ini, para mitra bank sampah berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan hingga delapan kali lipat jika dibandingkan dengan praktik lama di mana mereka menjual tumpukan plastik kepada pengepul biasa.
Menyaksikan efek domino yang begitu positif ini, Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, Ardylla Rommyonegge, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas lonjakan kemandirian mitra binaannya.
"Kami di UPT Salatiga sangat bangga melihat Paste Lab berkembang pesat. Dari mengolah 10 ton sampah plastik hingga membuka 49 peluang kerja, pencapaian luar biasa ini adalah wujud nyata keberhasilan pemberdayaan sosial di momen Hari Pelanggan Nasional," ungkapnya.
Kolaborasi sinergis antara instansi BUMN dan pelaku usaha rintisan berwawasan lingkungan ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi lahirnya inisiatif-inisiatif serupa di berbagai daerah.
Kisah perjalanan Paste Lab menjadi prototipe ideal bagaimana sebuah permasalahan ekologi yang meresahkan dapat ditransformasikan menjadi peluang usaha berkelanjutan dengan intervensi dan pendampingan yang tepat sasaran.
Pada akhirnya, seluruh pencapaian yang diraih dari sinergi PLN Peduli dan Paste Lab ini bukan sekadar deretan angka statistik semata, melainkan sebuah pembuktian dari dedikasi yang konsisten.
Menjelma menjadi ekosistem yang menghidupi puluhan keluarga dan ikut memulihkan alam, inilah bukti nyata bahwa kepedulian bisa bertumbuh menjadi kemandirian yang menginspirasi. (*/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : PLN UPT Salatiga