RADARSEMARANG.ID, Cirebon – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) memaknai semangat kemerdekaan dengan memperkuat peran penggerak lokal atau Local Hero.
Terutama dalam membangun kemandirian masyarakat melalui Local Hero Bootcamp 2026: “Empowering Communities, Driving Sustainability” di Cirebon, 13–14 Agustus 2026.
Salah satu praktik yang dibagikan dalam kegiatan tersebut datang dari Jejak Jelantah, inisiatif yang mengolah persoalan limbah rumah tangga menjadi gerakan lingkungan sekaligus sumber ekonomi.
Sepanjang 2025, Jejak Jelantah mengumpulkan 21.344 kilogram minyak jelantah dengan nilai transaksi Rp 195,96 juta dan laba Rp 40 juta.
Hingga Agustus 2026, sebanyak 19.543 kilogram kembali terkumpul dengan nilai Rp198,86 juta dan laba Rp40,71 juta.
Pendiri Jejak Jelantah Moh Nurhidayat mengatakan inisiatif tersebut berkembang dari kepedulian terhadap limbah menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi.
“Gerakan ini berawal dari melihat minyak jelantah sebagai limbah yang belum termanfaatkan. Melalui pendampingan dan kolaborasi, kini Jejak Jelantah berkembang menjadi ekosistem yang meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Nurhidayat.
Dalam kesempatan yang sama, CEO PT Suhuf Kridasana Nusantara Risma Indriyani, M.Si., menilai peningkatan kapasitas penggerak masyarakat penting agar inisiatif di tingkat komunitas dapat terus berkembang setelah masa pendampingan.
“Local Hero perlu dibekali kemampuan untuk mengubah potensi komunitas menjadi solusi yang memiliki nilai sosial dan ekonomi. Bukan sekadar menjalankan kegiatan, tetapi juga membangun model usaha, mengukur dampak, dan memastikan manfaatnya terus berkembang,” ujar Risma.
Bootcamp diikuti 30 Local Hero dan pendamping dari berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah kerja PLN UIT JBT, mencakup bidang kendaraan listrik, lingkungan, ekonomi, kebencanaan, pendidikan, hingga literasi.
General Manager PLN UIT JBT Amiruddin mengatakan semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui masyarakat yang semakin berdaya dan mampu mengembangkan potensi di lingkungannya.
“Bagi kami, semangat kemerdekaan juga berarti membangun kemandirian. Pemberdayaan tidak boleh berhenti ketika pendampingan selesai. Local Hero harus mampu menggerakkan potensi, membangun jejaring, menciptakan nilai ekonomi, dan membawa manfaat yang terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Amiruddin.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembelajaran tentang kepemimpinan komunitas, kewirausahaan sosial, branding dan pemasaran digital, komunikasi dampak, serta pengukuran Social Return on Investment (SROI), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan exit strategy. Kegiatan juga mencakup Collaborative Design Workshop, sesi inspirasi, serta pembelajaran lapangan di Rumah BUMN Cirebon.
Melalui Local Hero Bootcamp 2026, PLN UIT JBT mendorong program TJSL bergerak dari pendekatan berbasis bantuan menuju pemberdayaan yang memperkuat kapasitas dan membuka peluang ekonomi.
Semangat ini sejalan dengan makna kemerdekaan untuk membangun masyarakat yang semakin berdaya, mandiri, dan mampu menciptakan manfaat secara berkelanjutan. (*/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : PLN UIT JBT