Dukung Produktivitas Warga Menyambut Kemerdekaan RI, PLN Lakukan Perawatan Tanpa Padam di GI 150 kV Boyolali

Ida Nor Layla • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:10 WIB
SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)
SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)

RADARSEMARANG.ID, Boyolali - Menjelang peringatan Kemerdekaan RI yang ke-81, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung produktivitas warga melalui penyediaan pasokan energi listrik yang andal.

Langkah nyata dari komitmen tersebut, tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026.

Pekerjaan yang dilakukan kali ini menyasar pada peralatan kelistrikan strategis, yakni Pemisah (PMS) Busbar C dan D untuk Fasa R, S, serta T pada Bay Mojosongo 2.

Pekerjaan ini dieksekusi secara langsung oleh pasukan elit PDKB, yang memiliki keahlian khusus dan sertifikasi untuk melakukan perbaikan dan perawatan jaringan kelistrikan tanpa harus memadamkan aliran energi ke pelanggan.

SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)
SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)

Pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif rutin yang dijadwalkan.

Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk menjaga keandalan operasional sekaligus memastikan keamanan sistem switching transmisi di dalam lingkungan Gardu Induk agar selalu terhindar dari potensi gangguan teknis yang bisa memicu terjadinya pemadaman meluas.

Langkah pengamanan infrastruktur kelistrikan ini sangat sejalan dengan semangat persatuan dalam menyambut hari Kemerdekaan RI.

PLN menyadari sepenuhnya bahwa pasokan listrik yang stabil merupakan urat nadi bagi pergerakan ekonomi daerah, sehingga perawatan tanpa padam ini menjadi solusi jitu agar kegiatan bisnis, industri, maupun aktivitas harian warga Boyolali tetap berjalan produktif tanpa hambatan.

Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, Ardylla Rommyonegge, menyampaikan bahwa pemeliharaan preventif ini adalah wujud nyata dari pelayanan prima perusahaan.

"Kami secara rutin melakukan asesmen dan tindakan preventif pada peralatan di Gardu Induk Transmisi, khususnya pada PMS Busbar GI 150 kV Boyolali, guna memastikan sistem transmisi senantiasa beroperasi secara optimal dan aman dari segala bentuk anomali kelistrikan," ujar Ardylla.

SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)
SAMBUT KEMERDEKAAN RI : Tim PDKB PT PLN (Persero) UPT Salatiga berhasil menuntaskan kegiatan pemeliharaan infrastruktur penting di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali pada hari Senin, 20 Juli 2026. (DOK. HUMAS PLN UPT SALATIGA)

Lebih lanjut, Ardylla menekankan pentingnya metode pekerjaan tanpa padam yang dikerahkan dalam operasi pemeliharaan kelistrikan kali ini. 

Kehadiran tim PDKB memastikan bahwa selama proses perawatan krusial tersebut berlangsung, masyarakat tidak perlu merasakan dampak terhentinya aliran listrik sama sekali, sehingga kenyamanan seluruh pelanggan tetap menjadi prioritas utama.

Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Amiruddin, turut memberikan tanggapan positif atas keberhasilan operasi di lapangan.

"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh tim PDKB yang telah menjalankan tugas dengan standar keamanan kerja yang sangat ketat, dedikasi tinggi, dan profesionalisme demi menjaga keandalan sistem kelistrikan kita," tegas Amiruddin.

Amiruddin juga menambahkan bahwa keandalan sistem transmisi di seluruh wilayah kerja Jawa Bagian Tengah, termasuk di Kabupaten Boyolali, selalu berada dalam pantauan ketat PLN.

Pihaknya berkomitmen untuk terus menggencarkan berbagai program inspeksi serta pemeliharaan proaktif di titik-titik vital lainnya guna menjamin ketersediaan pasokan energi listrik yang mumpuni bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Dengan pemeliharaan di GI 150 kV Boyolali ini, PLN menaruh harapan besar agar pasokan energi yang semakin andal dapat terus menjadi motor penggerak perekonomian.

Memasuki bulan yang sangat kental dengan nilai kebangsaan, ketersediaan listrik yang tanpa henti diharapkan mampu menyalakan terus semangat juang Kemerdekaan RI dalam setiap aspek kehidupan dan produktivitas masyarakat Indonesia. (*)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : PLN UIT JBT
PLN GI KV Boyolali PDKB PLN UPT Salatiga PLN UPT Salatiga Kemerdekaan RI