RADARSEMARANG.ID – Nama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada kiprahnya di dunia hukum, tetapi juga pada keputusan yang diambilnya untuk menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Langkah tersebut memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan warganet, bahkan berdampak pada jumlah pengikut akun Instagram milik Hotman Paris yang mengalami penurunan cukup signifikan dalam waktu singkat.
Keputusan Hotman Paris mendampingi Febrie Adriansyah langsung menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial. Sebagian publik memberikan dukungan dengan alasan setiap orang berhak mendapatkan pendampingan hukum.
Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan langkah tersebut sehingga memunculkan pro dan kontra yang terus berkembang hingga kini.
Dampak dari polemik itu terlihat dari perubahan jumlah pengikut akun Instagram Hotman Paris. Berdasarkan data yang ramai dibahas di media sosial, penurunan mulai terlihat pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Pada hari itu tercatat sebanyak 29.466 akun berhenti mengikuti akun Instagram Hotman Paris, sehingga total pengikutnya turun menjadi 9.810.105 akun.
Tren penurunan tersebut tidak berhenti dalam satu hari. Pada Minggu, jumlah akun yang melakukan unfollow kembali bertambah sebanyak 15.898 akun. Akibatnya, jumlah pengikut Hotman Paris kembali turun menjadi 9.794.207 akun.
Penurunan dalam dua hari berturut-turut itu menjadi perhatian publik karena sebelumnya akun Instagram sang pengacara justru menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil.
Jika melihat data beberapa hari sebelumnya, akun Instagram Hotman Paris masih mengalami peningkatan sekitar dua ribu pengikut setiap hari. Pada Senin, Selasa, hingga Rabu sebelum polemik mencuat, jumlah followers terus bertambah secara konsisten. Namun kondisi berubah drastis setelah Hotman Paris mengumumkan dirinya resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Sejak pengumuman tersebut disampaikan kepada publik, grafik pertumbuhan pengikut berubah menjadi tren penurunan yang cukup tajam.
Baca Juga: Cara Cek Bansos BPNT Tahap III 2026, Dana Rp600.000 Mulai Cair Juli 2026
Perubahan itu kemudian memunculkan berbagai spekulasi dari warganet mengenai penyebab banyaknya akun yang berhenti mengikuti Hotman Paris.
Kolom komentar di sejumlah unggahan terbaru Hotman Paris pun dipenuhi beragam tanggapan dari pengguna Instagram. Sebagian besar komentar menyoroti keputusan sang pengacara menerima penunjukan sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Ada pula warganet yang secara terbuka mengaku baru saja berhenti mengikuti akun Instagram milik Hotman Paris sebagai bentuk respons atas keputusan tersebut.
Meski demikian, tidak sedikit pula pengguna media sosial yang memberikan pembelaan. Mereka menilai seorang advokat memiliki kewajiban profesional untuk memberikan pendampingan hukum kepada kliennya tanpa memandang siapa sosok yang didampingi. Perdebatan tersebut terus berlangsung dan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Sebelumnya, Hotman Paris mengungkapkan bahwa dirinya resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah pada Jumat, 17 Juli 2026. Pada hari yang sama, ia juga mendampingi mantan Jampidsus tersebut menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.
Kemunculan Hotman Paris bersama Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung semakin memperkuat perhatian publik terhadap kasus tersebut. Sejumlah media dan pengguna media sosial kemudian ramai membagikan foto maupun video kehadiran Hotman sebagai kuasa hukum.
Menariknya, polemik ini tidak hanya memicu reaksi dari masyarakat luas. Perbedaan pandangan juga muncul di lingkungan keluarga Hotman Paris sendiri. Putranya, Frank Alexander Hutapea, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap keputusan sang ayah melalui media sosial.
Perbedaan pendapat antara ayah dan anak itu kemudian menjadi sorotan publik. Nama Frank Alexander Hutapea ikut ramai diperbincangkan setelah unggahan dan komentarnya mengenai keputusan Hotman Paris tersebar luas di media sosial.
Perselisihan pandangan tersebut menambah perhatian publik terhadap dinamika yang terjadi di keluarga pengacara kondang tersebut.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda polemik tersebut mereda. Sebagian masyarakat menilai keputusan Hotman Paris merupakan bagian dari profesinya sebagai advokat yang berkewajiban memberikan pendampingan hukum kepada klien.
Di sisi lain, ada pula yang beranggapan bahwa keputusan tersebut berdampak pada citra pribadi Hotman Paris di mata sebagian pengikutnya.
Terlepas dari beragam respons yang muncul, fenomena berkurangnya puluhan ribu followers dalam waktu singkat menunjukkan besarnya pengaruh opini publik di era media sosial.
Keputusan seorang figur publik kini tidak hanya dinilai melalui pemberitaan media, tetapi juga langsung mendapatkan respons dari jutaan pengguna internet yang dapat mengekspresikan sikap mereka, termasuk dengan berhenti mengikuti akun media sosial tokoh yang bersangkutan.
Perkembangan kasus ini masih terus menjadi perhatian masyarakat. Publik pun menantikan bagaimana langkah Hotman Paris dalam mendampingi Febrie Adriansyah ke depan, sekaligus apakah jumlah pengikut akun media sosialnya akan kembali meningkat atau justru terus mengalami penurunan seiring berjalannya proses hukum. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi