RADARSEMARANG.ID – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) secara resmi telah mengumumkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan pada Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026.
Pengumuman penting ini tertuang dalam Pengumuman Nomor 2512/1/KP.01.01/07/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 11 Juli 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua Panitia Seleksi, Robben Rico.
Momen ini menjadi titik krusial bagi ribuan pelamar yang telah berjuang dari tahap awal pendaftaran, mengingat seleksi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos 2026
merupakan salah satu rekrutmen terbesar yang digelar pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Kementerian Sosial. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan seleksi kompetensi akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2026.
Penetapan jadwal ini dilakukan dengan pertimbangan matang, terutama untuk memberikan kesempatan yang cukup bagi seluruh peserta dalam mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes. Seperti yang tertuang dalam pengumuman resmi,
Baca Juga: Sekolah Rakyat 2026: Gaji dan Tunjangan Guru PPPK Sekolah Rakyat 2026 Bisa Tembus Rp7 Juta
"Demi memberikan kesempatan kepada peserta untuk dapat mempersiapkan diri dalam mengikuti seleksi kompetensi, maka kompetensi akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2026."
Hal ini sejalan dengan upaya panitia untuk memastikan setiap kandidat yang lolos seleksi administrasi dapat tampil maksimal pada hari pelaksanaan ujian. Informasi mengenai jadwal
PPPK Sekolah Rakyat ini sangat krusial untuk diketahui oleh seluruh peserta agar tidak melewatkan momen penting yang telah ditunggu-tunggu.
Dalam pengumuman tersebut, Kemensos menegaskan beberapa aturan penting yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta. Pertama, setiap peserta wajib hadir secara langsung dan tidak dapat diwakilkan oleh siapa pun pada tempat serta waktu yang telah ditentukan.
Ketentuan ini bersifat mutlak dan tidak ada pengecualian. Kedua, jadwal lengkap pelaksanaan seleksi kompetensi telah tercantum dalam Lampiran IV yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengumuman resmi.
Bagi peserta yang memperoleh jadwal pada titik lokasi mandiri, alamat dan lokasi rinci pelaksanaan seleksi akan diumumkan kemudian melalui kanal resmi panitia
Peserta diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru untuk memastikan tidak ada perubahan atau penambahan informasi penting terkait lokasi ujian.
Persiapan dokumen menjadi salah satu aspek kritis yang harus diperhatikan oleh peserta sebelum mengikuti seleksi.Panitia mensyaratkan peserta untuk mencetak ulang Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.
Pencetakan harus dilakukan menggunakan printer tinta berwarna di atas kertas ukuran A4 dan paling lambat sehari sebelum pelaksanaan tes.
Selain itu, peserta diwajibkan telah berada di lokasi seleksi paling lambat dua jam sebelum jadwal tes untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar.
Dokumen yang wajib dibawa untuk proses verifikasi meliputi Kartu Tanda Peserta Ujian asli, KTP asli atau Surat Keterangan Perekaman KTP Elektronik asli, Surat Keterangan Domisili asli bagi peserta yang berdomisili tidak sesuai dengan alamat pada KTP, serta pindai ijazah asli dan transkrip nilai asli yang disimpan dalam telepon genggam masing-masing.
Panitia menegaskan bahwa peserta yang tidak dapat menunjukkan dokumen tersebut atau memberikan data yang tidak sesuai dengan data saat pelamaran akan dibatalkan keikutsertaannya dalam seleksi PPPK SDM Sekolah Rakyat Kemensos RI Tahun 2026.
Selain persiapan dokumen administratif, panitia juga mengatur secara rinci ketentuan pakaian yang harus dikenakan peserta selama mengikuti seleksi kompetensi. Hal ini penting untuk menciptakan suasana ujian yang formal dan profesional.
Peserta seleksi kompetensi diwajibkan mengenakan pakaian formal dengan ketentuan khusus: kemeja putih polos tanpa corak, celana panjang atau rok hitam polos yang tidak berbahan jeans, cordoray, khangis, atau legging, serta sepatu hitam yang rapi dan sopan.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Salatiga Terima THR Secara Proporsional, Begini Perhitungannya
Bagi peserta wanita yang mengenakan hijab, diwajibkan menggunakan hijab hitam polos. Aturan pakaian ini merupakan bagian dari standar protokol ujian yang telah ditetapkan dan harus dipenuhi oleh seluruh peserta tanpa terkecuali.
Panitia seleksi juga menetapkan sejumlah larangan tegas bagi peserta selama berada di lokasi ujian untuk menjaga integritas dan kelancaran proses seleksi kompetensi.
Peserta tidak diperkenankan membawa berbagai barang ke dalam ruang seleksi kompetensi, termasuk tas, jaket, rompi, topi, buku, alat tulis, telepon genggam, kamera, laptop, earphone, earbuds, kalkulator, senjata tajam atau api, serta makanan dan minuman.
Ketentuan ini diberlakukan untuk mencegah kecurangan dan gangguan selama ujian berlangsung. Panitia dengan tegas menyatakan bahwa peserta yang kedapatan membawa barang-barang tersebut akan dikeluarkan dari ruang seleksi dan dinyatakan gugur.
Demikian pula, peserta yang tidak hadir, terlambat, atau tidak dapat mengikuti seleksi pada tempat dan waktu yang telah ditentukan dengan alasan apa pun juga dinyatakan gugur.
Oleh karena itu, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap peraturan adalah kunci utama untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kementerian Sosial RI menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK Sekolah Rakyat 2026 tidak dipungut biaya apa pun atau gratis.
Hal ini merupakan komitmen panitia untuk menyelenggarakan rekrutmen yang transparan dan bebas dari praktik korupsi. Panitia mengingatkan peserta untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu 2026 Tak Otomatis Jadi Penuh Waktu, Tes CAT Nasional Jadi Penentu Nasib
"Apabila terdapat pihak yang meminta biaya dengan motif apa pun, hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan bukan tanggung jawab panitia seleksi. Kelulusan peserta adalah prestasi peserta sendiri.
Peserta dihimbau untuk tidak mempercayai apabila ada orang atau pihak yang menjanjikan dapat membantu kelulusan," tulis panitia dalam pengumuman resminya.
Pernyataan tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi peserta agar tidak mudah terbuai dengan oknum yang menawarkan jasa kelulusan dengan imbalan tertentu.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan akurat, panitia mengimbau seluruh peserta untuk terus memantau perkembangan melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id dan https://kemensos.go.id.
Kedua situs ini menjadi sumber informasi utama yang dapat diandalkan oleh peserta untuk mengetahui pengumuman jadwal, lokasi ujian, dan berbagai informasi penting lainnya terkait seleksi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos 2026.
Keputusan Panitia Seleksi Instansi Kementerian Sosial RI Tahun 2026 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, sehingga seluruh peserta diharapkan untuk mematuhi setiap ketentuan yang telah ditetapkan.
Dengan berbagai persiapan yang matang, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti seleksi kompetensi dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi