RADARSEMARANG.ID, Bandung - Srikandi PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) berhasil mengimplementasikan Program Srikandi Care, Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Ciapus, Kabupaten Bandung.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa 11 November 2025 ini, fokus pada berbagai program peningkatan kesehatan baik dari segi edukasi, maupun pemberian makanan bergizi.
“Program ini untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat yang sehat dan sejahtera selaras dengan tujuan pembangunan keberlanjutan,” kata Champion Srikandi PLN UIT JBT, Rakmi Prima Devy.
Perlu diketahui, Desa Ciapus ini menjadi salah satu desa yang istimewa, berada di Ring 1 SUTET 500 kV Bandung Selatan – Mandirancan.
Melalui program ini, para Srikandi PLN ingin mengambil bagian untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui Posyandu dan berbagai kegiatan edukasi dan ketahanan pangan secara swadaya.
Program ini, kata Rakhmi, meliputi penanaman bibit sayur, budidaya ikan untuk meningkatkan ketahanan pangan, pembuatan MCK, dan berbagai peralatan pendukung untuk Posyandu serta pelatihan pemberian makanan dan pengolahan makanan bergizi.
General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady mendukung penuh aksi para Srikandi yang mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat.
Sebab, upaya menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi tanggung jawab semua pihak termasuk dunia usaha.
“Karena itu, melalui Srikandi Care ini, kami ingin menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun desa yang sehat, kuat, dan mandiri,” kata Handy dalam sambutannya yang disampaikan oleh Senior Manager Perencanaan, Gunawan.
Pembukaan implementasi program tersebut dilakukan para Srikandi bersama Muspika Kecamatan Banjaran yang dihadiri langsung oleh Camat Banjaran, Kasta Wiguna A.P., M. AP, Ketua Posyandu Desa Ciapus, Perwakilan Manajeman PLN UIT JBT dan Kepala Desa Ciapus.
Acara ini ditandai dengan melepas benih ikan melalui program mina padi di beberapa titik sawah, serta melakukan panen bersama berbagai sayur mayur seperti timun, sawi dan kangkung.
“Saya sangat mengapresiasi program PLN yang secara khusus menyasar ibu dan anak ini. Pada dasarnya, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak dan pendidikan inilah yang menjadi kunci keberhasilan masa depan anak. Nantinya akan menjadi tonggak keberhasilan masa depan bangsa,” kata Camat Banjaran, Kasta Wiguna A.P., M. AP, di sela-sela penebaran benih ikan.
Para Srikandi berharap, melalui program Srikandi Care ini, PLN dapat terus mendukung Langkah pemerintah dalam mencapai Indonesia Emas 2045, dimana setiap ibu dan anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan bahagia. (*/ida)
Editor : Ida Nor Layla