Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Andre Taulany Dorong Pekerja Seni dan Informal Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Khafifah Arini Putri • Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:49 WIB
Andre Taulany mengajak seluruh pekerja, khususnya dari sektor seni dan informal, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Andre Taulany mengajak seluruh pekerja, khususnya dari sektor seni dan informal, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

RADARSEMARANG.ID, – Komedian sekaligus musisi Andre Taulany mengajak seluruh pekerja, khususnya dari sektor seni dan informal, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ajakan itu ia sampaikan melalui pesan kunci dalam iklan bertajuk “Andai Tau Duluan”.

Dengan iuran terjangkau mulai Rp 36.800 per bulan, pekerja informal seperti musisi, penari, penulis, hingga seniman lainnya bisa memperoleh perlindungan melalui tiga program utama yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin memahami manfaat program ini.

Melalui iklan televisi dan kanal resmi media sosial Youtube, Instagram, hingga Facebook, kampanye “Andai Tau Duluan” diharapkan mampu meningkatkan literasi pekerja informal.

Hingga Agustus 2025, jumlah peserta informal yang terdaftar, baik secara mandiri maupun melalui komunitas, telah mencapai 8,6 juta orang di seluruh Indonesia.

“Saya mau mengajak seluruh pekerja seni dan informal ikutan bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa. Caranya gampang, tinggal masuk aja ke JMO (Jamsostek Mobile),” ujar Andre saat berkunjung ke Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan.

Momentum audiensi Andre bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menjadi pengingat pentingnya jaminan sosial bagi seluruh pekerja Indonesia. Perlindungan ini tidak hanya memberi rasa aman bagi pekerja, tetapi juga bagi keluarga dan orang-orang tercinta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Hesnypita, menegaskan bahwa kampanye ini selaras dengan upaya memperluas cakupan kepesertaan.

“Melalui iklan Andai Tau Duluan kami ingin memastikan bahwa tidak ada pekerja yang luput dari perlindungan jaminan sosial. Pekerja seni maupun pekerja informal lainnya berhak mendapatkan rasa aman saat bekerja, sehingga mereka bisa lebih produktif tanpa dihantui risiko,” ujarnya.

Lewat pesan kampanye “Kerja Keras Bebas Cemas”, BPJS Ketenagakerjaan menekankan pentingnya kesadaran dini. Jangan sampai baru merasa “Andai Tau Duluan” ketika risiko kerja datang melanda. (kap/web)

Editor : Tasropi
#BPJS KETENAGAKERJAAN #andre taulany