Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kementerian Kebudayaan Tandatangani Sejumlah Kerja Sama Lintas Kementerian/Lembaga: Bangun Kolaborasi Strategis, Satukan Arah, Perkuat Kinerja

Sugiyanto • Jumat, 25 Juli 2025 | 03:05 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID— Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman, Nota Kesepakatan, dan Perjanjian Kerja Sama Bidang Kebudayaan dengan berbagai Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda), bertempat di Graha Utama Lantai 3 Gedung A, Komplek Kemendikbudristek, Jakarta, dengan mengusung tema “Kolaborasi Strategis MenyatukanArah,MemperkuatKinerja.”

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong sinergi lintas sektor guna memperkuat pelaksanaan program kebudayaan secara holistik dan berkelanjutan. Penandatanganan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, ditandatangani sejumlah dokumen kerja sama antara

Kementerian Kebudayaan dengan mitra strategis, meliputi:

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa penandatangan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam pemajuan kebudayaan nasional. Ia menegaskan bahwa amanat memajukan kebudayaan nasional Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, ia mendorong kolaborasi lintas sektor dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Pemerintah secara spesifik diberi amanat untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab Kementerian Kebudayaan. Karena itu, kita mengajak semua pihak untuk kolaborasi,” ujarnya.

Di hadapan para undangan yang hadir, Menbud Fadli kembali menegaskan bahwa budaya dapat menjadi soft power Indonesia ke depan, yang dapat menjadi ekonomi budaya dan industri budaya.

“Di banyak negara, budaya sudah menjadi bagian dari softpoweryang sangat penting. Indonesia, sebagaimana kita ketahui, memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, yang bisa kita sebut dengan mega-diversity dan juga memiliki peradaban yang sangat tua. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh kementerian dan lembaga menjadi sangat penting”, ujar Menbud Fadli.

Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat jangkauan kerja sama lintas sektor yang strategis dan berdampak. Ruang lingkupnya mencakup penguatan pendidikan berbasis budaya, pengembangan riset dan inovasi kebudayaan, pemanfaatan budaya lokal untuk pembangunan desa, penyediaan data statistik kebudayaan yang akurat, hingga promosi budaya dalam diplomasi dan pariwisata berkelanjutan.

Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman, Nota Kesepakatan, dan Perjanjian Kerja Sama Kementerian Kebudayaan bersama sejumlah Kementerian/Lembaga hari ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti; Menteri Pendidikan TInggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq; Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria; Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid; serta Jajaran Kementerian.

Pada kesempatan ini pula, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyampaikan kesiapan Kementeriannya dalam berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dalam memperkuat otak kanan para pelajar dan berbagai hal yang berkaitan penguatan karakter melalui seni dan budaya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yulianto juga menuturkan harapannya dari penandatanganan ini agar bisa berdampak bagi masyarakat luas, khususnya melalui berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Turut hadir memberikan sambutan, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan pentingnya mengemas kekayaan budaya indonesia dengan kreatif dan otentik agar mampu menarik wisatawan yg tidak hanya sekedar datang tapi juga terhubung secara emosional dengan negara. Kerja sama ini, lanjut Widiyanti, diharapkan dapat memperkuat identitas nasional dan memperluas daya tarik Indonesia di mata dunia.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengatakan bahwa momentum ini merupakan implementasi dari Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto, yaitu "Harmoni Lingkungan, Budaya, dan Toleransi Beragama". Ia menilai langkah kolaborasi ini menjadi salah satu pijakan dalam menuju Indonesia Emas 2045 melalui desa yang maju dan terdepan. 

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid yang turut memberikan sambutan, memberikan apresiasi atas inisiatif kerja sama dan kolaborasi yang tercipta. Dirinya berharap melalui berbagai penandatanganan kerja sama yang ada, dapat tumbuh rasa cinta dalam diri masyarakat akan nilai-nilai budaya dan tradisi daerahnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Fadli menyampaikan harapannya melalui penandatanganan ini dapat menjadi momentum bersama dalam menjadikan budaya sebagai jati diri dan identitas bangsa.

“Ke depan kita bisa berkolaborasi dalam banyak hal. Karena pada kenyataannya, semuanya saling terkait, kita harus menumbuhkan ekosistem kebudayaan agar budaya kita terus berkembang dan menjadi bagian dari jati diri, identitas, serta keberlangsungan hidup kita sebagai bangsa”, tutupnya.

 

Editor : Agus AP
#Kementerian Kebudayaan #web