RADARSEMARANG.ID — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ramai dijodohkan-jodohkan oleh warganet.
Perjodohan tersebut viral setelah Sherly Tjoanda berkunjung ke kediaman Dedi Mulyadi di Subang, Jawa Barat.
Warganet menilai kedua pejabat tersebut serasi, terlebih lagi mereka sama-sama tak punya pasangan.
Isu perjodohan antara Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan politikus senior Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan setelah dibahas dalam kanal YouTube Helmy Yahya Bicara.
Dalam podcast tersebut, Helmy Yahya secara langsung menyinggung rumor yang ramai dibicarakan.
“Agak gosip dikit. Ibu punya komentar tentang KDM? Viral loh,” ujar Helmy Yahya, merujuk pada KDM sebagai singkatan dari Kang Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, hubungan Sherly dan Dedi menjadi bahan perbincangan publik usai pertemuan mereka di kediaman Gubernur Jawa Barat itu, yang kini difungsikan sebagai desa wisata.
Kunjungan itu disebut-sebut sebagai ajang belajar bagi Sherly, yang baru menjabat sebagai gubernur, kepada sosok Dedi yang lebih berpengalaman dalam dunia politik dan pemerintahan.
Namun, interaksi hangat keduanya justru menimbulkan spekulasi publik.
Warganet ramai-ramai menjodohkan mereka, terlebih karena keduanya saat ini sama-sama berstatus tanpa pasangan.
Dalam wawancaranya bersama Helmy Yahya, Sherly Tjoanda untuk pertama kalinya merespons langsung perjodohan tersebut.
Selama ini, ia memilih untuk diam, berbeda dengan Dedi Mulyadi yang beberapa kali memberikan tanggapan di media sosial.
Sherly Tjoanda kemudian mengungkapkan kesan terhadap Dedi Mulyadi.
Menurut Sherly, Dedi Mulyadi adalah sosok yang ramah dan bersahabat.
Sherly juga mengungkapkan sifat Dedi Mulyadi yang apa adanya.
Menurut Sherly, kesan akrab dengan Dedi Mulyadi muncul karena sikap ramah yang ditunjukkan sang politikus kepada siapa saja.
“Komentarnya, saya dengan pertemuan singkat kemarin... karena Kang Dedi-nya juga sangat bersahabat, sangat friendly. Bersahabat dengan siapa pun, sangat humble, dan apa adanya,” ujar Sherly Tjoanda.
Ia menegaskan bahwa kunjungannya ke rumah Dedi Mulyadi murni untuk berdiskusi soal pemerintahan.
“Jadi ada beberapa hal yang saya berkonsultasi, nanya gimana gini, gimana gini. Beliau intinya ya, pokoknya kami melakukan hal yang benar,” lanjutnya.
Ketika ditanya apakah dirinya merasa terganggu dengan ekspektasi warganet soal hubungan mereka, Sherly tampak santai.
“Karena kita ada untuk masyarakat. Selama program kita untuk pro masyarakat, gas,” katanya merespons pernyataan Helmy Yahya tentang ekspektasi publik.
Dalam unggahan itu, Dedi memberi penegasan bahwa tidak ada hubungan spesial di antara keduanya.
“Teruntuk netizen yang budiman. Clear ya gaes,” tulis Dedi dalam keterangan unggahannya.
Meski demikian, banyak warganet tetap berharap adanya kemungkinan jalinan hubungan antara Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Jika pun tidak berakhir di pelaminan, harapan baru muncul berupa kolaborasi kepemimpinan nasional antara keduanya di masa depan.
Untuk diketahui, Sherly Tjoanda menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara menggantikan suaminya, Benny Laos, yang wafat pada 30 November 2024.
Awalnya, Sherly tak tertarik dengan politik, namun akhirnya menerima mandat untuk meneruskan visi sang suami.
Sementara itu, Dedi Mulyadi dikenal sebagai tokoh berpengalaman yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Anggota DPR RI, dan sempat menjalin rumah tangga dengan Sri Setyawati (almarhumah) serta Anne Ratna Mustika, yang berakhir dengan perceraian pada 2023. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi