Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lautan Manusia Padati Puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Pecahkan Rekor dan Dongkrak Ekonomi Warga

Falakhudin • Senin, 16 Juni 2025 | 12:11 WIB
Lautan Manusia Padati Puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf Pecahkan Rekor Dunia dan Dongkrak Ekonomi Warga
Lautan Manusia Padati Puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf Pecahkan Rekor Dunia dan Dongkrak Ekonomi Warga

 

RADARSEMARANG.ID — Lautan manusia tumpah ruah di pusat kota Gresik dalam puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Gresik.

Di tengah lautan jemaah, ada geliat ekonomi rakyat yang berdenyut makin kencang. Di sela-sela dzikir dan doa, rezeki pun mengalir deras bagi warga sekitar.

Ivan, juru parkir asal Kelurahan Tlogobendung, Kecamatan Gresik, menjadi satu dari sekian warga yang kebanjiran berkah dari haul ini.

 

Sejak Jumat (13/6), ia berjaga di Jalan Pahlawan Gang 12 bersama lima temannya. Hanya tidur lima jam, mereka tetap sigap menjaga keamanan motor para jemaah.

“Ini acara besar, jemaah pasti datang lagi tahun depan. Jadi kami tidak ingin mengecewakan,” ujar Ivan sambil tersenyum lelah.

Ia menyebut tidak hanya warga Tlogobendung yang merasakan berkah, tapi juga dari kelurahan sekitar seperti Sidokumpul dan Pekauman.

 

Dari tukang parkir, pengusaha makanan, pemilik penginapan, hingga ojek online, semuanya mendapat cipratan rezeki.

Yazid Firmansyah, salah satu pengemudi ojol, mengaku kebanjiran order.

Ia bertugas mengantar jemaah dari titik parkir khusus mobil menuju area haul.

“Ini jadi berkah tahunan bagi kami semua. Alhamdulillah,” ujarnya singkat.

Tak hanya soal ekonomi, ketertiban selama haul juga menjadi sorotan.

Para pedagang kaki lima (PKL) yang biasanya semrawut kini tertata rapi. Hal ini diakui Ahmad Rijalul, jamaah asal Pasuruan.

 

“Sekarang pedagang lebih rapi dan nggak semrawut. Lebih nyaman untuk para jemaah,” ujarnya.

Terlihat area Alun-alun Gresik sudah bersih dari PKL.

Sementara itu, PKL ditempatkan di setiap jalur kedatangan jemaah.

Upaya penataan ini tidak datang tiba-tiba. Hidayat, Kepala Bidang Penegakan Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Gresik menjelaskan bahwa sejak Rabu pihaknya telah siaga.

“Kami lakukan pendekatan dari hati ke hati lewat paguyuban PKL. Pendekatannya humanis tapi tegas,” ujarnya.

Haul Habib Abu Bakar Assegaf bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga denyut ekonomi rakyat.

 

Sebuah pesta spiritual yang sekaligus menjadi pesta keberkahan bagi warga.

Untuk menjamin kelancaran dan ketertiban jalannya acara, sebanyak 60 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik dikerahkan.

“Mereka kami bagi dalam dua peleton untuk mengamankan dan mengatur lalu lintas jamaah,” ujar Hidayat, kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Gresik.

Menurut Hidayat, sehari sebelumnya, Jumat (13/6), sudah disiagakan 40 personel untuk mengawal awal rangkaian haul.

Acara haul ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Nusron Wahid, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang baru pulang dari ibadah haji, Wakil Bupati Asluchul Alif, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik.

 

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Al-Fatihah dan tahlil yang dipimpin Habib Abdul Qodir Al Idrus.

Lalu dilanjutkan dengan manaqib, sambutan oleh Habib Abdurahman bin Abdullah Assegaf, mauidzatul hasanah oleh Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair dan Habib Jindan, serta ditutup dengan doa yang dibacakan Habib Muhammad bin Syekh bin Abu Bakar Assegaf.

Meski udara panas akibat padatnya jamaah yang memenuhi Masjid Jami’, semangat para hadirin tak surut.

Mereka tetap khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai.

Muhammad Zuhri, jamaah asal Probolinggo, mengaku telah berada di Gresik sejak dua hari sebelumnya demi mengikuti seluruh rangkaian haul.

“Saya menginap di penginapan langganan. Tujuan saya cuma satu, mencari berkah dan bisa mendoakan Al-Habib Abu Bakar Assegaf,” katanya.

 

Hal serupa diungkap Ahmad Rijalul, jamaah asal Pasuruan, yang berangkat dari rumah pada hari Sabtu (14/6) pukul 23.30 WIB dan tiba di Gresik Ahad pukul 03.00 pagi.

Menurutnya, pelaksanaan haul tahun ini terasa lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Sekarang pedagang lebih rapi dan nggak semrawut,” ujarnya.

Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2024
Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2024
Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2024
Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2024

 

Lokasi Kantong Parkir Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik dan Rekayasa Lalu Lintas
Lokasi Kantong Parkir Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Gresik dan Rekayasa Lalu Lintas

Namun Rijalul juga menyampaikan sejumlah masukan, yaitu agar panitia ke depan bisa menyiapkan secara proper toilet-toilet untuk jamaah.

“Saya harap tahun depan toilet umum diperbanyak. Karena untuk toilet portabel saya agak ragu dengan kesucian airnya,” harapnya.

 

Untuk menunjang kenyamanan jamaah, sejumlah fasilitas turut disiapkan.

Toilet portabel ditempatkan di berbagai sudut Alun-Alun Gresik.

 

Beberapa posko kesehatan juga tersedia, siap memberikan layanan medis jika dibutuhkan.

Haul Habib Abu Bakar Assegaf tidak sekadar menjadi ritual keagamaan tahunan.

Ia telah menjelma menjadi magnet spiritual yang menyatukan ribuan hati dalam lautan zikir dan doa, dari seluruh penjuru negeri menuju Gresik sebuah kota dengan jejak panjang para wali dan habaib. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Habib Abu Bakar #Habib Abu bakar bin Abdurrahman Assegaf #pedagang kaki lima (PKL) #Haul Habib Abu Bakar Assegaf #Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani #pedagang kaki lima #habib abubakar #Haul Habib Abu Bakar Assegaf Gresik #Habib Abdul Qodir Al Idrus #nusron wahid #Habib Abu Bakar Gresik #SATPOL PP #Habib Abu Bakar Assegaf Gresik #Habib Abu Bakar Assegaf #Habib Abu Bakar bin Thoha bin Yahya #Asluchul Alif #Ojek Online #Haul Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2025 #Muhammad Najih Maimoen Zubair