RADARSEMARANG.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) secara resmi membuka pendaftaran Gelombang II Tahun 2025.
Adapun rekrutmen TNI AD ini untuk posisi sebagai Tamtama dan Bintara Prajurit Karier (PK).
Tamtama memiliki tugas langsung di lapangan, seperti melakukan patroli dan pengamanan.
Sementara itu, Bintara berperan sebagai pembimbing serta penghubung antara tamtama dan perwira.
Pengumuman rekrutmen TNI AD ini merupakan kesempatan emas bagi bagi putra putri terbaik bangsa untuk menjadi bagian dari garda terdepan pertahanan negara.
Kesempatan emas ini terbuka lebar bagi mereka yang ingin meniti karier cemerlang di lingkungan militer.
Berdasarkan informasi dari laman resmi rekrutmen TNI AD, jadwal pendaftaran rekrutmen TNI AD telah dimulai sejak 20 Maret 2025.
Namun, pendaftaran online rekrutmen TNI AD masih terus berjalan hingga 8 Juni 2025. jadi masih ada kesempatan mendaftar jika Anda memenuhi persyaratannya.
Sementara itu, tahapan validasi dan daftar ulang bisa dilakukan mulai 1 Mei hingga 13 Juni 2025.
Proses seleksi lanjutan akan diumumkan pada saat validasi di setiap Panitia Daerah (Panda) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pendaftaran online untuk Tamtama dapat diakses melalui laman https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/registrasi/tamtama-ad.
Sedangkan untuk Bintara tersedia di laman ini: https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/registrasi/bintara-ad.
Penting untuk diingat, seluruh proses rekrutmen TNI AD ini tidak dipungut biaya sepeser pun.
Jadi, pendaftar harus waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia penerimaan.
Informasi mengenai persyaratan umum dan khusus, serta tata cara pendaftaran secara lengkap dapat diakses langsung melalui website resmi tersebut.
Pendaftaran TNI AD selalu menjadi momen krusial yang dinanti ribuan anak muda Indonesia.
Setiap tahun, ribuan calon prajurit bersaing ketat untuk memperebutkan posisi Tamtama dan Bintara Prajurit Karier (PK).
Berdasarkan data catatan TNI AD, tahun ini terdapat 107.365 pendaftar calon tamtama dengan 38.835 peserta sudah tervalidasi.
Pihak TNI AD menekankan peningkatan ini mencakup kuantitas, kualitas, dan semangat nasionalisme generasi muda.
Dalam lima tahun terakhir, rekrutmen TNI AD selalu melebihi target, bahkan mencapai 114,4 persen pada tahun 2023.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana menyampaikan rekrutmen tahun ini akan menjaring 24.000 calon prajurit Tamtama.
Menurut Wahyu, jumlah calon prajurit Tamtama tidak ditentukan sembarangan meski angka sebelumnya pernah menuai perhatian publik.
Wahyu juga menjelaskan bahwa kebutuhan personel baru sejalan dengan Doktrin Pertahanan Negara 2023. Tujuannya untuk membangun sistem pertahanan mandiri dan berbasis kewilayahan.
Lebih lanjut, TNI AD akan membentuk Batalyon Teritorial Pembangunan di 514 kabupaten/kota dengan luas 30 hektar dan empat kompi fungsional di setiap wilayah masing-masing.
Editor : Baskoro Septiadi