Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bantu Perekonomian, Para Guru Ngaji di Cianjur Dapat Uang Insentif dari Pemerintah

Falakhudin • Sabtu, 3 Mei 2025 | 12:56 WIB
Bantu Perekonomian Para Guru Ngaji di Cianjur Dapat Uang Insentif dari Pemerintah
Bantu Perekonomian Para Guru Ngaji di Cianjur Dapat Uang Insentif dari Pemerintah

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Guru ngaji adalah guru yang mengajar baca tulis Al-Qur’an dan ilmu agama Islam.

Guru ngaji berperan penting dalam membimbing dan mendidik anak-anak (dan juga orang dewasa) untuk memahami ajaran Islam, mulai dari membaca Al-Qur’an hingga praktik ibadah sehari-hari. 

 

Peran Guru Ngaji:

Guru ngaji mengajarkan cara membaca Al-Qur’an dengan benar dan tajwid yang baik. 

Guru ngaji juga mengajarkan berbagai aspek ajaran Islam, seperti cara shalat, puasa, zakat, dan lainnya. 

Guru ngaji berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang sesuai dengan ajaran Islam. 

 

Guru ngaji memberikan bimbingan keagamaan kepada santri untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam. 

Guru ngaji membantu santri untuk meningkatkan pemahaman agama dan memotivasi mereka untuk terus belajar. 

Dalam beberapa kasus, guru ngaji juga berperan sebagai problem solver dalam berbagai persoalan masyarakat. 

Kriteria Guru Ngaji:

•Berusia minimal 17 tahun/memiliki KTP.

•Memiliki santri minimal 10 orang yang berusia minimal 3 tahun. 

 

Peran Guru Ngaji dalam Masyarakat:

Guru ngaji berperan penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki pondasi agama yang kuat. 

Guru ngaji membantu masyarakat untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Guru ngaji menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam. 

Dalam upaya membantu percepatan untuk penyaluran insentif para guru ngaji yang ada di Kecamatan Haurwangi, Pemerintah Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, bekerja sama dengan pihak terkait menyalurkan buku tabungan.

 

Penyerahan tersebut dilaksanakan di aula desa. 

Dari total delapan desa, pembagian tersebut dibagi dua, pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB sebanyak empat desa, dan pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB sebanyak empat desa.

Kasi Kesejahteraan Desa Kertamukti, Dodo Mulyana menuturkan, pihaknya merasa bersyukur bisa membagikan buku tabungan untuk insentif guru ngaji yang ada di wilayahnya.

“Alhamdulillah untuk pembagian buku tabungan guru ngaji untuk wilayah Desa Kertamukti dapat dibagikan,” ujarnya.

 

Ia berharap setelah pembagian buku tabungan, pihak pemerintah busa secepatnya menyalurkan insentif tersebut.

“Mudah-mudahan setelah kami bagikan buku tabungan untuk para guru ngaji, insentifnya segera cair tidak terlalu lama. Sehingga insentif tersebut bisa segera dimanfaatkan,” harapannya.

 

Senada dengan Kasi Kesra Kertamukti, Kasi Kesra Ramasari, Endang Tarmin juga mengungkapkan harapannya kepada pemerintah untuk insentif guru ngaji tersebut.

“Semoga pembagian insentif ini konsisten diberikan kepada guru ngaji dan terus disalurkan setiap tahunnya. Karena untuk sedikit membantu kebutuhan sehari-hari,”tutupnya. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#problem solver #Peran Guru Ngaji dalam Masyarakat #Insentif Guru Ngaji Segera Cair #insentif para guru ngaji #insentif guru ngaji #Peran Guru Ngaji #buku tabungan #Guru ngaji adalah #Kriteria Guru Ngaji