Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengintip Profil Dedi Mulyadi, dari Anak Desa Hingga Dijuluki Gubernur Konten yang Disorot Publik

Aris Hariyanto • Kamis, 1 Mei 2025 | 01:55 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat debat wisuda soal polemik biaya perpisahan atau wisuda sekolah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat debat wisuda soal polemik biaya perpisahan atau wisuda sekolah.

RADARSEMARANG.ID - Dedi Mulyadi, nama yang kini menjadi sorotan publik adalah sosok yang tak asing lagi di dunia politik Indonesia.

Lahir di sebuah desa kecil di Subang, Perjalanan hidup Dedi Mulyadi penuh liku hingga kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Bahkan, Dedi Mulyadi mendapatkan julukan “Gubernur Konten” dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Namun, di balik popularitasnya, Dedi tetap menunjukkan sisi sederhana dan membumi.

Ia kerap mengingatkan bahwa keberhasilannya tak lepas dari kerja keras dan nilai-nilai yang ia pelajari sejak kecil.

"Saya ini hanya anak desa yang beruntung," ujarnya dalam sebuah wawancara seperti yang diberitakan.

Dedi Mulyadi diketahui lahir pada 11 April 1971 di Kampung Sukadaya, Subang. Ayahnya adalah seorang pensiunan tentara, sementara ibunya aktif di kegiatan sosial.

Sejak kecil, Dedi terbiasa membantu orang tuanya di ladang dan menggembala domba. Kehidupan sederhana ini membentuk karakter pekerja keras dan empatinya terhadap masyarakat kecil.

Pendidikan formalnya ditempuh di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman, Purwakarta. Di sana, ia aktif di organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa, dan serikat pekerja.

Karier politiknya dimulai sebagai anggota DPRD Purwakarta pada 1999, hingga akhirnya menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode.

Pada 2003, ia diangkat sebagai Wakil Bupati Purwakarta, menjadikannya sebagai yang termuda di posisi tersebut pada usia 32 tahun.

Dedi Mulyadi kemudian mencalonkan diri sebagai Gubernur dari Partai Gerindra di Pilkada Jawa Barat 2024. Dengan dukungan mayoritas, ia berhasil memenangkan pemilihan dan resmi dilantik pada 20 Februari 2025.

Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi membawa pendekatan baru dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

Ia sering membagikan aktivitasnya melalui kanal YouTube dan Instagram, yang membuatnya dijuluki Gubernur Konten oleh Gubernur, Kaltim Rudy Mas’ud.

Bahkan, ia berhasil memangkas anggaran belanja iklan pemerintah dari Rp50 miliar menjadi Rp3 miliar berkat konten-konten viralnya.

Namun, tak semua kebijakannya diterima dengan mudah. Salah satu yang menuai kontroversi adalah wacana vasektomi bagi penerima bantuan sosial.

Meski menuai kritik, Dedi tetap teguh pada prinsipnya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk di keluarga kurang mampu.

Sementara itu, video debat wisuda antara Dedi Mulyadi dengan seorang wanita muda Aura Cinta mendadak meramaikan jagat maya.

Dalam rekaman tersebut, perbincangan mereka yang cukup intens soal polemik biaya perpisahan atau wisuda sekolah jadi sorotan.

Tak butuh waktu lama, video debat wisuda ini pun viral di berbagai platform media sosial. Berita selengkapnya bisa baca DISINI.

Editor : Baskoro Septiadi
#Aura Cinta #Perjalanan hidup Dedi Mulyadi #Profil Dedi Mulyadi #Gubernur Konten #gubernur jawa barat #Video debat wisuda #dedi mulyadi