Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bulan Mei Kardinal Ignatius Suharyo Uskup Agung Jakarta Akan Menghadiri Konklaf Pemilihan Paus Baru di Vatikan

Falakhudin • Jumat, 25 April 2025 | 12:48 WIB
Kardinal Ignatius Suharyo Uskup Agung dari Indonesia Masuk Nominasi Pengganti Paus Fransiskus, Berikut Nama-nama Kandidat Lainnya
Kardinal Ignatius Suharyo Uskup Agung dari Indonesia Masuk Nominasi Pengganti Paus Fransiskus, Berikut Nama-nama Kandidat Lainnya

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Kardinal Ignatius Suharyo mengatakan kemungkinan besar pemilihan akan dilakukan setelah masa berkabung selama sembilan hari atau novemdiales.

Hal ini disampaikan Kardinal Suharyo dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (23/4/2025).

 

“Saya sebagai Kardinal yang usianya belum 80 tahun, itu wajib ikut. Jadi saya pasti akan datang. Hanya pertanyaannya, sampai sekarang ini belum ada tanggal yang pasti,” ujar Kardinal Suharyo

Kardinal Ignatius Suharyo diketahui menjadi salah satu dari sedikit kardinal Asia Tenggara yang memiliki hak suara dalam konklaf karena usianya masih di bawah 80 tahun, sesuai dengan aturan Gereja Katolik.

Bahkan, ia termasuk dalam daftar nama-nama kardinal yang secara teologis memenuhi syarat untuk dipilih sebagai paus.

Meski demikian, Uskup Agung Jakarta itu menegaskan dirinya tidak memikirkan soal peluang menjadi pemimpin tertinggi Gereja Katolik menggantikan Paus Fransiskus.

”Saya tidak punya persiapan khusus, saya hanya akan datang dengan pikiran dan hati yang terbuka,” ujarnya.

 

Menurutnya, proses konklaf yang bersifat tertutup dan berlangsung secara ketat bukan sesuatu yang membuatnya tertekan.

”Saya tidak takut kepada siapa pun karena saya yakin saya tidak mempunyai musuh,” tegas Suharyo.

Disisi lain Kardinal Suharyo juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Paus Fransiskus yang tutup usia pada Senin (21/4/2025).

Ia menyebut Paus Fransisikus yang berasal Argentina itu sebagai pribadi yang sederhana dan menyebarkan nilai perdamaian.

”Tokoh istimewa itu tidak ada gantinya, tetapi fungsinya bisa dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.

 

Konklaf merupakan sidang tertutup yang hanya diikuti oleh para kardinal Gereja Katolik berusia di bawah 80 tahun.

Mereka nantinya akan dikunci di dalam Kapel Sistina di Vatikan hingga berhasil memilih Paus baru secara bulat.

Kegiatan itu merupakan pertemuan Dewan Kardinal yang dihelat di kapel Sistina, Vatikan untuk menentukan sri paus yang baru.

Suharyo adalah satu-satunya kardinal di Indonesia yang memenuhi syarat untuk menghadiri konklaf.

Dia akan memiliki hak untuk dipilih dan memilih menjadi paus baru.

 

Kardinal Ignatius Suharyo berencana akan berangkat ke Vatikan pada 3 atau 4 Mei untuk mengikuti konklaf.

Sebab, dia berujar, secara aturan konklaf akan dimulai 15 hari setelah Sri Paus wafat.

Adapun Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025.

Selain Kardinal Ignatius Suharyo, laman resmi Vatikan menyebut ada 135 kardinal yang memenuhi syarat memilih orang selanjutnya untuk mengisi Tahta Suci Vatikan.

Sementara itu, total kardinal di dunia terdapat 252 orang.

Konklaf akan segera digelar setelah Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025 atau satu hari setelah peringatan Paskah.

 

Dalam momen Paskah, Paus menyampaikan beberapa pesan melalui seorang ajudan, sementara laki-laki asal Argentina itu hanya muncul sesaat di balkon Basilika Santo Petrus.

Paus sempat dirawat di rumah sakit pada tanggal Februari 2025 karena menderita bronkitis yang berkembang menjadi pneumonia ganda.

Ia pernah menderita radang selaput dada saat beranjak dewasa dan sebagian paru-parunya telah diangkat.

Dokter ketika itu meminta Fransiskus untuk beristirahat selama dua bulan di kediamannya di Vatikan untuk pemulihan.

 

Sebelum wafat, dokter menyarankan Paus untuk membatasi aktivitasnya, sehingga ia tidak memimpin Misa Paskah di Vatikan.

Namun, ia tetap hadir di akhir acara untuk memberikan berkat Urbi et Orbi atau kepada kota dan dunia serta menyampaikan pesan perdamaian. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kardinal Ignatius Suharyo #gereja Katolik #paus baru #sosok Paus Fransiskus #misa paskah #Suharyo adalah #berangkat ke Vatikan #Konklaf merupakan #Kapel Sistina di Vatikan #uskup agung jakarta #kardinal suharyo #kardinal Asia Tenggara #Urbi et Orbi #proses konklaf #sembilan hari atau novemdiales #paus fransiskus