Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tak Puas Pembuktian, Massa Akan Ke Rumah Jokowi di Solo Untuk Membuktikan Keaslian Ijazah Lulusan Fakultas Kehutanan UGM

Falakhudin • Rabu, 16 April 2025 | 12:26 WIB

Massa Akan Ke Rumah Jokowi di Solo, Untuk Membuktikan Keaslian Ijazah Lulusan Fakultas Kehutanan UGM
Massa Akan Ke Rumah Jokowi di Solo, Untuk Membuktikan Keaslian Ijazah Lulusan Fakultas Kehutanan UGM

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Massa Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menyatakan akan menyambangi kediaman Joko Widodo alias Jokowi di Solo, Jawa Tengah untuk membuktikan langsung keaslian ijazah lulusan Fakultas Kehutanan UGM milik presiden ke-7 RI itu.

Hal itu disampaikan oleh Roy Suryo selaku Perwakilan TPUA yang mengikuti audiensi membuktikan keaslian Jokowi lulusan UGM.

Baca Juga: Polemik Ijazah Palsu Jokowi Hari Ini Aktivis Akan Datangi Rektorat UGM, Andi Arief Beberkan Cara Sederhana Buktikan Lulusan UGM

 

Salah satu yang ditinjau adalah ijazah.

“Memang kita tidak bisa lihat ijazah asli, karena ijazah asli tidak disimpan di kampus. Ijazah asli Insya Allah besok akan dilihat teman-teman yang bergerak ke Solo. Saya tidak ke Solo karena harus ke Jakarta, tapi moga-moga bisa diperlihatkan,” kata Roy Suryo di lingkungan Fakultas Kehutanan UGM, Sleman, DIY.

Perwakilan TPUA sendiri merasa kurang puas dengan pembuktian oleh UGM.

Kata Roy, ada beberapa temuan yang mengganjal, seperti skripsi pada bagian batang tubuh skripsi yang ditulis menggunakan mesin ketik, sementara bagian depan dicetak dengan font yang belum ada di era Jokowi kuliah.

 

Baca Juga: Sheila Mahasiswi UGM yang Disebut Hilang saat Mudik Ditemukan Tewas di Magetan

 

Selain itu skripsi tidak disertai elemen lembar pengesahan secara lengkap, seperti susunan dosen penguji.

Kejanggalan-kejanggalan itu, kata Roy, tentunya tidak membuat isu skripsi dan ijazah Jokowi makin terang.

Foto-foto jejak Jokowi di UGM yang dipaparkan oleh rekan-rekan seangkatan kala audiensi pun bagi Roy juga tidaklah cukup jadi pembukti.

“Seribu foto, seribu kawan tidak ada gunanya kalau tidak ada ijazah asli,” tegas eks Kemenpora itu.

Perwakilan lain dari TPUA, Tifauzia sementara itu meminta UGM agar bersikap netral dan jadi tameng yang justru melemahkan muruah mereka sendiri.

Baca Juga: Whatsapp Error Pemakai Tidak Bisa Kirim ke Grup WA, Begini Cara Mengatasinya

 

Pasalnya, kata Tifa, UGM tak menunjukkan dokumen-dokumen pendukung bukti Jokowi pernah kuliah di UGM, selain ijazah.

Semisal, transkrip nilai dan Kartu Hasil Studi (KHS).

“Kalau kita mau melihat ijazah ya kita minta sama yang bersangkutan. Satu-satunya cara kita ke kediaman beliau,” ujarnya.

Sebelumnya, UGM mengklaim telah menunjukkan bukti-bukti yang memastikan bahwa Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan kampus tersebut.

“Jadi kami tadi sampaikan bahwa dalam kapasitas kami UGM adalah memberikan informasi bahwa Joko Widodo itu tercatat dari awal sampai akhir melakukan tridharma perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada. Dan kami memiliki bukti-bukti, surat-surat, dokumen-dokumen yang ada di Fakultas Kehutanan,” kata Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro usai audiensi, Selasa (15/4).

 

Baca Juga: Klaim Sekarang Kode Redeem FF Free Fire Bundle Kamu Sesuai dengan Bulan Lahir

 

Wening bilang, pihaknya telah memaparkan mulai dari salinan STTB SMA hingga dokumen menyangkut proses verbal Jokowi ketika menjalani ujian skripsi.

Berkas skripsi, kata dia, juga sudah ditunjukkan ditambah kesaksian juga foto-foto dari sejumlah rekan satu angkatan Jokowi yang hadir saat audiensi.

Photo
Photo

 

“Bahwa kami dalam posisi ini adalah menjelaskan sebagai sebuah lembaga yang memiliki dokumen, ini mahasiswa kami dulu atau tidak, dan lulus atau tidak. Itu sudah kami jelaskan dan Joko Widodo itu lulus pada 5 November 1985. Sesuai dengan catatan di dokumen Fakultas Kehutanan,” kata Wening.

UGM menyatakan tidak dalam konteks membela Jokowi, melainkan berdiri sendiri sebagai sebuah institusi yang menjalankan prosedur perguruan tinggi.

Kampus pun enggan untuk terjun ke dalam polemik atau kasak-kusuk yang bertebaran di media sosial.

Baca Juga: Ruben Onsu Tersenyum Saat Ditanya Alasan Jadi Imam Salat Desy Ratnasari, Warganet Nebak Mungkin Sudah Menikah

 

“Apabila ada keinginan untuk kami menunjukkan data-data itu secara detail, secara telanjang itu, kami bertanya, kami harus, ini siapa yang paling berhak untuk membaca dokumen-dokumen kami. Tidak semua orang bisa datang dan melihat semua ya. Nah nanti kami persilakan apabila nanti kemudian ada proses pengadilan atau apapun, UGM siap misalnya sebagai saksi ya, kami siap,” tegas Wening.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta menambahkan, ijazah kelulusan Jokowi diberikan kampus setelah yang bersangkutan memenuhi segala persyaratan.

Baca Juga: Dua Wisatawan Banjarnegara Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Jogja

 

Persyaratan mulai dari pendaftaran mahasiswa, pelunasan SPP, heregistrasi, mengikuti kegiatan pendidikan, penelitian sampai pengabdian masyarakat, menempuh skripsi sampai dinyatakan lulus.

“Tentu ijazah asli yang memegang adalah Pak Jokowi jadi kami hanya memegang copyannya saja. Kalau skripsi asli karena dalam proses pembuatan skripsi itu ada skripsi yang dicopy menjadi beberapa eksemplar yang ditinggal ke kami ada beberapa kemudian yang dibawa mahasiswa juga ada,” ujarnya. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#Dekan Fakultas Kehutanan UGM #joko widodo #Universitas Gadjah Mada (UGM) #era jokowi #Wakil Rektor UGM #ijazah palsu jokowi #ijazah kelulusan Jokowi #fakultas kehutanan ugm #Universitas Gadjah Mada #Transkrip nilai #roy suryo #Ijazah Jokowi Palsu #media sosial #STTB SMA #Wening Udasmoro #lulusan Fakultas Kehutanan UGM #Ijazah Jokowi Asli #ijazah jokowi #Tim Pembela Ulama dan Aktivis #ujian skripsi #keaslian ijazah jokowi #Jokowi