RADARSEMARANG.ID, Semarang — Tudingan ijazah palsu Jokowi menjadi bola liar. Terutama di media sosial.
Terbaru, sejumlah aktivis akan mendatangi kampus UGM dan berlanjut ke rumah Jokowi di Kelurahan Sumber, Kota Solo.
Baca Juga: Apa Benar Tarian THR Mirip dengan Tarian Hora Yahudi?
Dalam video yang diunggah akun @Boediantar4 di media sosial X, seorang pria berkaca mata dan mengenakan peci mengatakan, pada Selasa (15/4/2025) pukul 13.00 sejumlah alumni UGM akan mendatangi rektorat UGM.
“Nanti pada tanggal 16-nya (16 April 2025) jam 10.00, kita akan ke Solo. Langsung ke rumahnya Pak Jokowi,” ujar pria tersebut.
“Ini suratnya (audiensi) ke bu rektor UGM sudah. Ini tanda bukti telah terkirimnya. Lengkap lah ya,” lanjut dia.
Sementara itu, Kader Partai Demokrat Andi Arief melalui unggahannya di X pada Senin (14/4/2025) menjelaskan, ada tiga indikasi untuk memastikan seseorang lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat di mana Jokowi kuliah.
“Lulus dari UGM itu sederhana, apabila memenuhi salah satu dari 3 hal ini,” ujar Andi Arief.
Tiga hal tersebut, yaitu pertama: keberadaan ijazah.
Kedua: adanya dokumentasi wisuda.
Dan ketiga, bukti skripsi yang tersedia di perpustakaan masing-masing fakultas.
Baca Juga: BI Checking Sudah Tidak Dipakai Lagi, Ganti Program Ini Untuk Cek Skor Kredit
Menurutnya, jika salah satu dari tiga bukti tersebut ada, maka seseorang sudah bisa dikatakan lulus.
Ia menambahkan bahwa ketiga hal tersebut menjadi standar umum yang digunakan oleh para alumni UGM dalam membuktikan status kelulusan mereka.
“Jika ada salah satu bukti, maka lulus. Itulah pengalaman saya dan kawan-kawan alumni UGM,” jelas Andi Arief.
Pernyataan ini, kata Andi Arief, berdasar pada pengalamannya selama menjadi alumni UGM.
Sementara itu, Muhammad Said Didu, aktivis senior juga memberikan komentarnya di X Senin (14/4/2025).
Baca Juga: Pewaris Maulid Dhiba Habib Ali Bin Sholeh Al Athos Meninggal Dunia, Ini Sosok Profilnya
Said Didu menganggap masalah ijazah Jokowi bisa diselesaikan dengan mudah.
“Tinggal tunjukkan – selesai,” tulisnya, yang langsung mendapat respons dari warganet.
Sedangkan mantan Wakil Ketum Partai Gerindra Arief Poyuono menegaskan, ijazah Jokowi asli.
“100 juta persen ijazah Jokowi asli, tidak perlu diragukan. Dan yang mempermasalahkan itu harus dipidana,” ujarnya.
Jokowi sendiri menanggapi tudingan ijazah palsu yang terus beredar dengan memastikan bahwa ijazahnya diterbitkan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca Juga: Film Spider Man Terbaru: Beyond the Spider-Verse Siap Tayang Begini Ceritanya
Jokowi mengungkapkan niat untuk mengambil langkah hukum terkait isu ini.
“Kita kan ingin menunjukkan bahwa betul-betul saya ini kuliah di Fakultas Kehutanan, betul-betul ijazah dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada,” ujarnya di kediamannya di Solo, Jumat (12/4/2025).
Jokowi menegaskan bahwa pihak terkait, seperti Rektor UGM dan Dekan Fakultas Kehutanan, sudah memberikan klarifikasi yang tegas terkait isu ini.
“Sudah disampaikan oleh rektor, dekan, tidak hanya sekali, sudah dibuka seperti itu,” ujarnya.
Baca Juga: Akhirnya Luna Maya Dilamar Pacarnya Maxime Bouttier di Sakura Jepang
Jokowi menekankan bahwa pihak yang menuduhnya harus membuktikan tuduhannya.
“Yang paling penting, siapa yang mendalilkan itu yang harus membuktikan. Yang menuduh harus membuktikan,” tambah Jokowi.
Ia mengungkapkan bahwa masalah ini masih dalam kajian oleh pengacaranya, dan berharap bisa segera diselesaikan. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi