RADARSEMARANG.ID, Semarang — Permadi Arya alias Abu Janda buka suara soal kabar yang menyebut dirinya diangkat sebagai Komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation (JMTO), anak usaha BUMN PT Jasamarga (Persero).
Kabar pengangkatan Permadi sebagai komisaris ini muncul setelah muncul poster bergambar dirinya dan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses atas terpilihnya Permadi Arya sebagai Komisari PT Jasamarga Tollroad Operation’.
Baca Juga: Film Spider Man Terbaru: Beyond the Spider-Verse Siap Tayang Begini Ceritanya
Permadi tak banyak berkomentar soal kabar tersebut.
Ia hanya mengatakan semoga dirinya bisa amanah dalam mengemban jabatan.
“Insyallah, doakan semoga amanah,” kata Permadi.
Ketika ditanya detail waktu penunjukan dirinya sebagai komisaris, Permadi hanya menjawab akan ada pengumuman resmi terkait hal tersebut.
Baca Juga: Klaim Kode Redeem FF (Free Fire) Sekarang Berhadiah Skin Senjata M4A1 dan 100 Diamond Gratis
“Nanti ada pengumuman resminya,” ucap dia.
Hingga saat ini belum ada pernyataan dari JMTO terkait penunjukan Permadi sebagai komisaris.
Pada pertengahan Oktober 2024 lalu, Abu Janda mengaku ikut dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Kertanegara.
Saat itu, Prabowo memanggil sejumlah tokoh yang digadang jadi pejabat di pemerintahannya.
Dalam unggahannya di akun Instagram @permadiaktivis2 saat itu, Abu Janda mengatakan dirinya masuk dari pintu belakang saat dipanggil Prabowo Subianto.
Baca Juga: Klaim Kode Redeem FF (Free Fire) Berhadiah Bundle Timnas Indonesia dan 28 Item Eksklusif
“dipanggil pak @prabowo ke kertanegara tapi disuruh masuk dari pintu belakang lewat dapur supaya gak keliatan wartawan ???? kata bapak “mas permadi tetap fokus urusin masalah INTOLERANSI aja yaa.. kalo jadi wamen nanti siapa yang bantu jemaat yang dibubarin ibadah nya?” ???? siap pak presiden,” tulis Abu Janda.
Dalam unggahannya, terlihat cuplikan video yang menunjukkan Abu Janda duduk di damping Prabowo Subianto yang mengenakan kemeja warna putih.
Tampak Abu Janda mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan Prabowo.
Abu Janda yang datang mengenakan batik merah dan blangkon itu terlihat manggut-manggut di depan Prabowo.
Baca Juga: Klaim Kode Redeem FF (Free Fire) Berhadiah Skin Machete dan 100X Token Katana
Profil Permadi Arya atau Abu Janda
Permadi Arya atau Abu Janda memiliki nama asli Heddy Setya Permadi.
Ia lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973.
Abu Janda merupakan anak dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin.
Permadi menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School Singapura (April 1997) dan menjadi Sarjana Business & Finance University of Wolverhampton Inggris (1999).
Abu Janda menjadi pendengung sejak tahun 2015, tetapi baru full menjadi pendengung pada tahun 2017.
Baca Juga: Akhirnya Luna Maya Dilamar Pacarnya Maxime Bouttier di Sakura Jepang
Pada 2018, ia bergabung menjadi pendengung dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019.
Sebelum menjadi pendengung garis keras Jokowi, Abu Janda bekerja sebagai karyawan di berbagai perusahaan.
Mulai dari perusahaan sekuritas, bank swasta hingga tambang batu bara (1999-2015).
Namun jauh sebelum dikenal sebagai pegiat media sosial, Permadi juga seorang reenactor, seorang penghobi reka ulang sejarah atau Historical Re-enactment dengan memerankan figur tertentu.
Permadi kerap memeragakan aksi prajurit dari negara lain dan pelbagai zaman, dari prajurit Romawi Kuno, kerajaan Inggris abad pertengahan, tentara pendudukan Jepang, hingga tentara Nazi Jerman.
Paling kontroversial, pernah beredat foto Permadi Arya tengah melakukan salam hormat Nazi (Hitlergruss) di samping patung lilin pemimpin Nazi, Adolf Hitler, yang dilarang di negara-negara Eropa.
Tak hanya itu, dia juga seorang kolektor benda antik militer. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi